PK atau Persiapan Keberangkatan, sebuah program pembekalan yang diberikan LPDP kepada (calon) awardeenya. PK berlangsung selama 5 hari plus 1 hari acara penutupan di akhir rangkaian acara.

Begitu banyak persepsi tentang PK bagi yang belum merasakan. Namun begitu banyak kenangan dari PK bagi yang telah mengikutinya. Kurang lebih seperti itulah fakta lapangannya. Silahkan tanya yang lain jika tak percaya.  Btw, beredar kabar bahwa PK sebenarnya singkatan dari Pak Kamil (PIC PK LPDP RI) bukan Persiapan keberangkatan. Entahlah ini benar atau tidak. Tapi satu hal yang pasti PK memang berada di bawah kendali PK.

Kali ini saya akan bercerita pengalaman saya selama Pra-PK hingga selesai PK. Terlalu sayang rasanya jika nilai-nilai yang saya dapatkan selama ini hanya menjadi konsumsi pribadi. Semua ini tentu bermula dari pendaftaran, wawancara hingga akhirnya masuklah masa-masa Pra-PK. Persepsi sebagian orang, lulus wawancara LPDP akan memasuki masa tenang dan tinggal menunggu jadwal PK. Namun kenyataannya, evolusi PK menyebabkan persepsi ini salah total. PK LPDP kini telah bertransformasi menjadi sebuah program yang tak hanya 1 pekan dan selesai, namun ada yang namanya Pra-PK. Pra-PK berisi berbagai tugas yang harus dikerjakan dan akan mendapatkan penilaian dari tim PK LPDP sebagai salah satu syarat mendapatkan Sertifikat PK LPDP (Kaos merah juga mungkin kali yaa :D).

Pra-PK dimulai ketika undangan masuk milis telah diterima. Selanjutnya angkatan biasanya membuat group di instant messenger seperti WA, Telegram, ataupun Line untuk memudahkan komunikasi. Soalnya milis kurang cepat untuk mengakomodasi kebutuhan atas informasi yang cepat. Tugas pertama memilih ketua angkatan yang akan berkoordinir dengan Tim PK LPDP. Posisi Ketua sangat vital karena segala komunikasi tentang PK harus lewat ketua. Jadi memilih ketua angkatan sangat disarankan memilih orang yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik sehingga segala pesan dapat tersampaikan dengan sempurna.
Selanjutnya akan ada pemilihan nama angkatan. Angkatan saya memilih nama Jivakalpa dengan tema diversifikasi pangan. Ada pembuatan logo dan maskot angkatan serta lagu angkatan. Ada juga pembagian kelompok dan pemberian nama kelompok. Kebetulan di saya berada di kelompok Papeda yang menurut lagu angkatan orangnya pada tenggang rasa. :)
Tugas lainnya pun menyusul dan jumlahnya tergantung kebijakan angkatan. Kata Pak Kamil “rule-nya adalah tugas sifatnya tidak wajib sampai angkatan memutuskan mengambil tugas tersebut”. Sekedar info teman-teman, Tim PK memiliki daftar tugas Pra-PK yang sangat banyak dan angkatanlah yang memutuskan mengambil tugas yang mana sebagai tugas pra-PK nya. Namun perlu dipahami esensi tugas pra-PK ini sangat penting untuk kesuksesan acara PK teman-teman. Jadi jangan malas mengerjakan tugas Pra-PK. Perkenalan dengan teman angkatan PK berawal dari tugas ini. Interaksi kalian terbentuk dengan adanya tugas ini. Coba dibayangkan tanpa tugas Pra-PK bagaimana cara berkenalan dengan teman angkatan PK. Coba bayangkan jika di hari pelaksanaan PK kalian baru ingin berkenalan satu sama lain. Coba bayangkan berapa besar jaringan yang akan kalian lewatkan tanpa kehadiran tugas Pra-PK. Maka PIC PK selalu mengulang pernyataan tentang pentingnya memahami esensi dari setiap tugas. Dengan memahami esensi tugas maka motivasi menyelesaikan tugas tentu akan berbeda dengan orang yang menganggap tugas sebagai beban.

Masuk ke acara inti, PK alias Persiapan Keberangkatan. Peserta diasramakan selama 5 hari untuk mengikuti berbagai macam materi dan aktivitas. Bagi saya, ada yang berbeda dengan konsep PK jika dibandingkan dengan training, atau pelatihan yang pernah saya ikuti. Teman-teman jangan membayangkan PK adalah pelatihan yang membosankan seluruhnya atau menyenangkan seluruhnya. Pelatihan ini begitu dinamis dengan peraturan yang sangat sederhana. Jika saya pinjam istilah teman, PK ini seperti naik roller coaster. Kadang begitu nikmat dan menyenangkan, kadang pula begitu mendebarkan dan menegangkan.

Bagi saya PK adalah sebuah program orientasi untuk membekali para awardee LPDP dengan nilai-nilai yang diusung oleh LPDP. Mengingat bahwa salah satu tugas Awardee LPDP adalah Duta LPDP. Selain itu, PK menjadi sebuah ajang mempertemukan para awardee LPDP dari berbagai wilayah di Indonesia sehingga sinergitas dalam angkatan bisa terbentuk. Jika bukan PK, entah dengan cara apa kami yang biasanya komunikasi via WA, milis bisa bertemu dan menjadi sebuah keluarga. Jika dibandingkan dengan materi yang didapatkan, maka ada pelajaran lain yang lebih berharga dari PK. Komitmen, sinergi, kerja keras, profesionalisme, dan masih banyak lagi nilai yang bisa didapatkan dari program ini. Banyaknya nilai yang didapatkan tergantung seberapa “kosong” diri kita ketika masuk ke dalam program ini.

Bagi yang belum PK, siapkan PK kalian menjadi sebuah momen yang tak terlupakan. Siapkan diri untuk mendapatkan manfaat sebanyak-banyaknya dari PK. PK adalah by you for you

Sumber : klik di sini