Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Delapan pemenang RIIM Award yang didanai LPDP. Foto oleh Diky Andika
Berita

BRIN–LPDP Anugerahkan RIIM Award 2025, Apresiasi Riset Berdaya Guna

Penulis
Tony Firman
Kamis,
18 Desember 2025

Jakarta, 18 Desember 2025 - Penganugerahan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Awards Tahun 2025 kembali digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Gedung BJ Habibie BRIN Jakarta pada Kamis (18/12) siang.

Total ada delapan orang pemenang yang dianggap berkontribusi besar dalam mengembangkan teknologi dan melakukan komersialisasi produknya. Mereka datang dari beragam latar belakang penelitian, mulai dari tema mitigasi bencana, pangan kesehatan, pengolahan limbah, dan lainnya.

Penyerahan penghargaan kepada delapan pemenang ini diberikan langsung oleh Kepala BRIN Arif Satria dan disaksikan oleh Direktur Fasilitasi Riset LPDP Ayom Widipaminto. Masing-masing juga berhak mendapat apresiasi sebesar Rp50 juta.

Ada dua kategori pemenang dalam RIIM Award, yaitu RIIM Kompetisi untuk lima periset yang memiliki kualitas penelitian dengan keilmuan tinggi dan potensi hilirisasi yang menjanjikan. Kedua adalah RIIM Startup yang diberikan kepada para inovator yang dianggap paling sukses mengimplementasikan hasil risetnya ke dalam produk maupun layanan yang berdampak langsung pada pasar.

Program RIIM adalah skema yang digagas BRIN pada tahun 2022 guna mendukung riset dan inovasi agar menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan nasional.

Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN Agus Haryono dalam sambutannya menekankan tentang bagaimana pendanaan LPDP terhadap program RIIM ini telah memberi dampak yang luar biasa secara statistik capaian riset.

“RIIM Award merupakan wujud nyata komitmen BRIN dan LPDP dalam mengapresiasi tumbuhnya ekosistem riset dan inovasi yang unggul inklusif dan berdaya saing. Berbeda dengan program Apresiasi Talenta yang (pemenangnya) ditujukan kepada talenta-talenta riset inovasi yang unggul, maka RIIM Award ini apresiasi kepada tim yang melaksanakan kegiatan riset inovasi.” ujar Agus Haryono.

Dampak Pendanaan LPDP Terhadap Program RIIM

Sepanjang periode 2022 hingga 2025, program Pendanaan Riset dan Inovasi Indonesia Maju (RIIM) yang dikelola oleh BRIN dan LPDP mencatatkan capaian kinerja signifikan dalam mendorong ekosistem riset nasional yang berdampak. Hingga akhir periode tersebut, sebanyak 1.543 proposal riset dan inovasi berhasil didanai dengan total anggaran mencapai Rp1,26 triliun.

Pendanaan RIIM menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Pulau Jawa menjadi lokasi dengan jumlah proyek terbanyak, yakni 1.313 proyek, disusul Sumatera sebanyak 96 proyek, Sulawesi 64 proyek, Kalimantan 28 proyek, Bali, NTB, dan NTT 30 proyek, serta Papua dan Maluku sebanyak 13 proyek. Sebaran ini mencerminkan upaya pemerataan riset di berbagai kawasan strategis nasional.

Dari sisi kolaborasi, RIIM melibatkan 200 perguruan tinggi, 90 institusi riset, serta 40 mitra startup dan industri, memperkuat sinergi antara dunia akademik, riset, dan sektor produktif. Kolaborasi tersebut menghasilkan 2.653 publikasi ilmiah, 1.210 kekayaan intelektual, serta 872 produk inovasi. Selain itu, program ini turut berkontribusi pada penguatan sumber daya manusia melalui lahirnya 1.385 lulusan jenjang S1, S2, dan S3.

Berdasarkan fokus tematik, pendanaan RIIM didominasi oleh riset ketahanan pangan sebesar 25 persen, diikuti ketahanan kesehatan 21 persen, kebencanaan dan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) 14 persen, ketahanan energi 10 persen, serta air dan lingkungan sebesar 2 persen, menunjukkan prioritas riset yang selaras dengan kebutuhan strategis nasional.

Capaian RIIM juga tercermin dari dampak yang dihasilkan. Tercatat 1.258 capaian academic excellence, 448 manfaat sosial dan ekonomi, serta 299 pendanaan eksternal yang berhasil dihimpun sebagai tindak lanjut dari riset yang didanai. Indikator ini menegaskan bahwa pendanaan RIIM tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga manfaat nyata bagi masyarakat dan keberlanjutan riset.

Acara penganugerahan RIIM Award 2025 dipandu oleh pemandu acara cum jurnalis senior Andy F. Noya. Beberapa perwakilan pemenang RIIM Award mendapat kesempatan sesi paparan riset dan tanya jawab bersama  Kepala BRIN Arif Satria.

Sementara itu dalam paparannya, Arif mengatakan ke depan RIIM Award akan memberikan penghargaan untuk kategori inovasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan skala industri. Ia menjelaskan bagaimana di negara-negara maju dengan tulang punggung industri besar berisi banyak sekali para peneliti di dalamnya. Inilah yang menjadi kunci perkembangan pesat inovasi produk yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi kesejahteraan bangsa. 

“Itu sekaligus kita mengukur sebenarnya bagaimana sih peran industri di Indonesia dalam R&D (Riset and Development)” tuturnya.

Berita Terkait

Kegiatan PK-273 LPDP di Lanud Halim Perdanakusuma, Pembekalan Akademik dan Kebangsaan Diisi Profesional

Berita | 09-05-2026

Kegiatan PK-273 LPDP di Lanud Halim Perdanakusuma, Pembekalan Akademik dan Kebangsaan Diisi Profesional

Beasiswa LPDP–UIII 2026 Resmi Dibuka, Untuk Jenjang Doktor di Empat Program Studi Pilihan

Berita | 05-05-2026

Beasiswa LPDP–UIII 2026 Resmi Dibuka, Untuk Jenjang Doktor di Empat Program Studi Pilihan

LPDP Pastikan Dukungan Penuh Dana Indonesiaraya, Ingin Tingkatkan Partisipasi Pelaku Budaya di Daerah 3T

Berita | 05-05-2026

LPDP Pastikan Dukungan Penuh Dana Indonesiaraya, Ingin Tingkatkan Partisipasi Pelaku Budaya di Daerah 3T