Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
BerandaBeritaLaunching Produk RISPRO: GamaWarna, Mesin Pewarna Kain dan Benang yang Menggunakan Pewarna Alami

Berita | 11-11-2023

Launching Produk RISPRO: GamaWarna, Mesin Pewarna Kain dan Benang yang Menggunakan Pewarna Alami

Penulis
Tony Firman

Fotografer
Dok. Budi Irawan

Yogyakarta, 10 November 2023 - Universitas Gadjah Mada baru saja memperkenalkan produk hasil riset mesin pewarna kain bernama GamaWarna. Mesin pewarna ini mampu menjadikan bahan pewarna alami untuk mewarnai kain dan benang. 

Sampai saat ini Indonesia masih menggunakan dan mengimpor pewarna sintetis untuk tekstil dalam kapasitas besar. Padahal di Indonesia memiliki budaya penggunaan pewarna alami warisan nenek moyang. Bahan baku pewarna alami juga melimpah dan mudah ditemukan di Indonesia lewat keanekaragaman hayati dan tentunya berpotensi ramah lingkungan mengikuti tren global.

Adalah tim riset yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Edia Rahayuningsih, MS., IPU., dari Teknik Kimia UGM yang mengembangkan penelitian GamaWarni dari 2020 hingga 2023. Riset ini melibatkan kolaborasi multidisiplin yaitu Program Studi Teknik Kimia UGM, Program Studi Teknik Perancangan Mekanik dan Mesin dari Politeknik ATMI Solo, dan Program Studi Teknik Mesin dan Industri UGM yang kemudian terlembaga bernama Indonesia Natural Dye Institute (INDI UGM).

Launching GamaWarni dilakukan di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC) di Fakultas Teknik pada Jumat (10/11) pagi yang dihadiri oleh ketua tim peneliti, dekan Fakultas Teknik UGM dan perwakilan mitra riset. Tak lupa hadir langsung Direktur Fasilitasi Riset LPDP Wisnu Sardjono Soenarso yang turut mengapresiasi atas diluncurkannya mesin GamaWarni. Wisnu berharap setelah diluncurkannya mesin pewarna alami ini agar dapat diproduksi dan digunakan secara masif baik di skala pengrajin maupun industri sebagai bentuk dari hasil penelitian ini.

"Kami sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi Universitas Gadjah Mada. Semoga momentum ini dapat menjadi motivasi dan semangat bagi seluruh jajaran dosen/peneliti untuk menghilirisasi produk riset kedepannya." ujar Wisnu di hadapan tamu undangan.

Riset mesin pewarna alami ini mendapat pendanaan dari LPDP selama tiga tahun dengan nilai total mencapai RRp4.522.661.000. Adapun mitra riset yang digandeng dalam penelitian GamaWarni adalah PT ATMI Solo, H&M dan KPWN (Koperasi Perumahan Wanabakti Nusantara).

LPDP terus mendukung riset di Indonesia dengan memberikan dana penelitian melalui program Riset Inovatif Produktif (RISPRO). Sejak 2013 sampai sekarang, tercatat LPDP mendukung pendanaan kepada 143 proyek riset di UGM.