Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Penampilan teater Longser Bandoengmooi dengan lakon “Pendekar Gunung Bohong” di Bandung
Berita

Manfaat Dana Abadi Kebudayaan untuk Pewarisan Pentas Teater Longser di Bandung

Penulis
Tony Firman
Sabtu,
1 Juni 2024

Bandung, 30 Mei 2024 - Ragam seni budaya nusantara memang kaya. Pernah mendengar longser? Ini adalah seni teater rakyat Sunda di tanah Priangan yang lahir dan dipopulerkan oleh seniman lokal Bandung sejak awal abad ke-19.

Sayup-sayup teater Longser makin jarang terdengar terutama ketika dihantam pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu. Adalah Yayasan Kebudayaan Bandoeng Mooi (YKBM) yang tergerak berinisiatif menyelenggarakan teater Longser di tiga lokasi berbeda di Bandung.

Yayasan Kebudayaan Bandoeng Mooi (YKBM) menggandeng komunitas Longser Bandoengmooi Kota Cimahi mengadakan gelar pertunjukan seni longser berlakon “Pendekar Gunung Bohong” di Gedung Pusat Kebudayaan Jawa Barat, Kota Bandung pada Kamis 30 Mei 2024 kemarin.

Teater Longser persembahan Bandoengmooi ini diselenggarakan selama tiga hari mulai tanggal 30 Mei sampai 2 Juni 2024 yang masing-masing berurutan diselenggarakan di Gedung Pusat Kebudayaan Jawa Barat, Komplek Rancamanyar, dan di Plaza Rakyat Pemkot Cimahi.

Seni tradisional longser menggabungkan unsur audio visual dalam satu penampilan teaternya. Ada tarian, nyanyi, lakon dan termasuk lelucon-lelucon yang mengundang gelak tawa. Secara umum penampilan longser dibawakan dalam bahasa Sunda yang menjadi ciri khas asal teater ini lahir dan dilestarikan.

Lakon Pendekar Gunung Bohong ini diambil langsung dari kisah warga di kampung Gunung Bohong, Cimahi pada masa kolonial. Kala itu warga diserang oleh para pasukan Belanda yang ingin mengambil tanah mereka yang dianggap tidak bersurat. Ketika itulah terjadi peristiwa perlawanan rakyat.

“Empat elemen itu yang berkesinambungan dengan cerita, pencak silat, tari, akting dan juga musik. Nah itu semua kita satukan, kami padukan dan hasilnya yang dapat disaksikan sendiri” ujar Fikri selaku pemimpin produksi di Komunitas Longser Bandoengmooi saat ditemui tim LPDP di sela-sela pementasan pada 30 Mei 2024.

Masing-masing mulanya dilakukan latihan secara terpisah sendiri kemudian mulai bertemu untuk membangun chemistry kemudian baru menjalankan cerita sesuai dengan naskah yang telah disiapkan.

Lebih lanjut Fikri juga memilih kata pewarisan budaya Longser agar para generasi keturunan merasa bertanggungjawab untuk memainkan teater rakyat ini.

“Pewarisan Seni Longser kita melakukan pendekatan-pendekatan dengan merumuskan beberapa konsep pementasan yang anak-anak sekarang itu bisa masuk. Misalnya konsep bodoran-bodoran atau humor yang sedang viral saat ini” ujarnya menjelaskan.

Ditambah menggunakan unsur musik yang sedang ngetren saat ini dan masuk ke sekolah-sekolah untuk melakukan pengenalan dan produksi teater adalah beberapa strategi pewarisan budaya Longser di kawula muda.

Menurut catatan sejarah komunitas, seni Longser mulai muncul sekitar tahun 1915 atas prakarsa dua orang seniman Bandung bernama Aleh dan Karna, selanjutnya dipopulerkan oleh dua tokoh besar seni Longser, Bang Tilil dan Ateng Japar. Sejak pendudukan Jepang sampai tahun 50-an aktifitas seni Longser mengalami kevakuman.

Ditambah kondisi sepeninggalan Ateng Japar tahun 1990-an, Longser semakin jarang tampil di panggung dan gagal diteruskan oleh anaknya. Setelah era tersebut, eksistensi Longser terus timbul tenggelam.

Baru di tahun 2007 sampai sekarang, Longser mulai diminati pelajar bukan semata-mata sebagai apresiator, tapi terjun langsung menjadi pelaku. Banyak kelompok teater dan festival yang menyajikan pertunjukan Longser. Meski begitu masih butuh penguatan dukungan keberlanjutan.

Pementasan seni Longser ini adalah bagian dari pemanfaatan penyaluran Dana Abadi Kebudayaan yang dikelola LPDP kepada Yayasan Kebudayaan Bandoeng Mooi (YKBM) sebagai penerima manfaat. Setidaknya YKBM menerima sekitar Rp354 juta hibah Dana Abadi Kebudayaan atau Dana Indonesiana untuk kategori Dukungan Institusional bagi Organisasi Budaya.

Bandoengmooi di bawah naungan YKBM sendiri adalah komunitas budaya yang berdiri sejak tahun 1996 dan senantiasa mengembangkan seni teater dengan konsep perpaduan teater modern dan tradisional (Longser).

Mulai tahun 2010, mereka memfokuskan diri menjaga eksistensi seni Longser dengan melakukan pewarisan teater Longser kepada masyarakat. Para calon ahli waris seni Longser benar-benar digodog dalam bentuk pelatihan yang lebih tearah dan terukur.

Pewarisan seni Longser bukan semata diarahkan pada penguasaan teknik bermain, dibalik itu juga membangun mental/spiritual dan tata kelola yang lebih baik. Hasilnya, ahli waris seni Longser memiliki karakteristik yang khas, baik sebagai pelaku budaya maupun menjadi individu-individu yang bergerak dibidang lain.

LPDP bertindak sebagai pengelola dan penyalur Dana Abadi Kebudayaan atau juga disebut Dana Indonesiana ini. Bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud), mereka bertindak selaku program management office untuk mengawal sosialisasi, pendaftaran, seleksi hingga penetapan penerima manfaat.

Kamu para pelaku budaya bisa pergi ke laman danaindonesiana.kemdikbud.go.id untuk informasi dan persyaratan lebih lengkapnya guna mendapatkan Dana Abadi Kebudayaan.

“Untuk LPDP dan Dana Indonesiana, alhamdulillah banget karena berkat bantuan itu kita bisa merealisasikan mimpi yang sebelum-sebelumnya ini itu hanya mimpi” tutupnya berterima kasih.

Berita Terkait

LPDP Kumpulkan 814 Pewawancara untuk Coaching dan Perkuat Kualitas Seleksi

Berita | 20-04-2026

LPDP Kumpulkan 814 Pewawancara untuk Coaching dan Perkuat Kualitas Seleksi

200 Mahasiswa President University Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Akselerasi Magister LPDP

Berita | 15-04-2026

200 Mahasiswa President University Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Akselerasi Magister LPDP

Beasiswa Akselerasi Magister, Peluang Emas S1 Lanjut S2 dan Sejumlah Pertanyaan yang Muncul

Berita | 10-04-2026

Beasiswa Akselerasi Magister, Peluang Emas S1 Lanjut S2 dan Sejumlah Pertanyaan yang Muncul