Jakarta, 26 Mei 2024 - Bahasa Inggris menjadi elemen penting yang dibutuhkan oleh para pendaftar beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) maupun untuk mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari kampus.
Masalahnya, proses mendapatkan sertifikat bahasa termasuk pelatihannya membutuhkan biaya yang tidak murah. Program Pengayaan Bahasa atau sering disebut PB dihadirkan oleh LPDP dalam rangka memangkas kendala pembiayaan ini.
Saat ini ada 54 putra-putri Papua yang sedang mengikuti PB di Inlingua International Indonesia di Jakarta. Melalui proses belajar dan kurikulum intensif selama enam bulan, mereka semua ditargetkan mampu menembus skor IELTS minimal 7.0 agar dapat melanjutkan studi di berbagai kampus top pilihan luar negeri.
Tidak hanya belajar materi bahasa Inggris biasa, penuansanaan kelas saat belajar mengajar juga dibuat layaknya mahasiswa internasional pada umumnya saat kegiatan belajar. Mereka diajarkan bagaimana menyampaikan pendapat, bertanya, dan hal-hal lainnya yang bisa membentuk kesiapan dan kepercayaan diri mereka. Tentunya semua disimulasikan dengan penyampaian bahasa Inggris.
Beberapa fasilitas lainnya yang tersedia sangat membantu dalam kenyamanan dan memaksimalkan mereka belajar bahasa Inggris. Ririn, salah satu peserta Pengayaan Bahasa dari Serui, Distrik Yapen di Provinsi Papua mengatakan bahwa peserta juga dapat fasilitas tinggal di dorm yang tak jauh dari gedung belajar di Inlingua.
Masing-masing peserta juga mendapat uang saku bulanan dan transportasi sebagai penunjang.
“Kami juga disediakan fasilitas untuk konsul terkait kampus tujuan. Living allowance tiap bulan mendapat Rp1,8 juta juga biaya transportasi nanti di-reimburse” ujar Ririn menceritakan.
Seperti yang dikatakan Ririn, program PB di Inlingua International Indonesia ini turut menyediakan fasilitas konsultasi studi. Di sini para peserta PB akan dibantu untuk memetakan kampus dan tujuan studi berdasarkan kemampuannya seperti dari dokumen, nilai, dan persyaratan lainnya yang diminta.
Pengayaan Bahasa saat ini diberikan kepada peserta yang lolos program Beasiswa Daerah Afirmasi. Ini adalah wujud keberpihakan LPDP terhadap kelompok afirmasi. No one left behind. Bahwa kebijakan LPDP turut memaksimalkan #UangKita yang digunakan untuk memberikan pelayanan prima dan solutif demi investasi sumber daya manusia secara merata.
Motto #EksplorPotensimu



