Jakarta, 19 Juli 2024 - Kegiatan Persiapan Keberangkatan (PK) telah menjadi titik temu putra-putri terpilih para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Raut ceria para penerus kemajuan bangsa ini tak bisa ditutupi dari wajah ratusan peserta PK-236 Bharama Patria.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar hadir di hari kedua rangkaian PK-236 Bharama Patria. Ia mengaku bangga berada di peristiwa yang akan diingat sebagai bagian dari perjalanan hidup masing-masing penerima beasiswa sebagai seorang pembelajar.
“Kebahagiaan saya sangat tinggi, dan saya bersyukur karena orang yang paling mulia itu adalah orang yang sedang menuntut ilmu” ujar Abdul halim di hadapan peserta dan jajaran direksi LPDP yang hadir pada Selasa (16/7) siang.
Abdul Halim sempat menceritakan bagaimana saat di bangku kuliah dahulu juga sempat mendapatkan beasiswa saat berkuliah walau hanya dua tahun saja. Ia ingat betul bagaimana bahagianya mendapat bantuan keuangan di keluarga yang membutuhkan pada saat itu.
Lebih lanjut Abdul Halim menyinggung bahwa di kementeriannya tercatat ada 75.000 desa di Indonesia yang perlu dan sedang dilakukan pembangunan manusia. Abdul Halim yang mengaku juga berasal dari desa di Jombang, Jawa Timur ini melihat pola identifikasi masalah di desa membutuhkan kejelian dan perspektif yang luas.
“Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh kita di desa di dalam menyusun perencanaan pembangunan adalah permasalahan bahwa kita tidak tahu kalau kita punya masalah, ini masalah utama” ungkapnya.
Ia mencontohkan seperti kemiskinan struktural yang dihadapi penduduk desa tak terasa telah menjadi sebuah siklus naluri hidup yang wajar dan sebenarnya menimbulkan permasalahan seperti gizi buruk, tingkat pendidikan dan literasi pengetahuan rendah.
Tentunya peran penerima beasiswa LPDP yang pulang membawa segudang ilmu global diharapkan dapat membantu mengurai benang kusut untuk memberdayakan desa yang unggul.
Peserta PK-236 Bharama Patria total berjumlah 316 orang dengan 53 persen perempuan dan 47 persen laki-laki. Peserta terbanyak tercatat melanjutkan jenjang studi magister di kampus dalam negeri mencapai 189 orang, disusul magister luar negeri 76 orang, doktor dalam negeri 46 orang, dan doktor luar negeri lima orang.
Sedangkan demografi berdasarkan latar belakang pekerjaan terakhir saat mendaftar dipuncaki oleh pekerja swasta sebanyak 57 orang, fresh graduate 44 orang, tidak bekerja 34 orang, dan PNS 28 orang.
Kegiatan PK merupakan agenda wajib yang harus diikuti oleh seluruh penerima beasiswa LPDP saat dinyatakan lolos seleksi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pembekalan visi misi beasiswa LPDP dan harapan di masa mendatang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia unggul yang berkelanjutan.
Melalui rangkaian PK inilah para sesama penerima beasiswa LPDP dari seluruh penjuru nusantara bertemu dalam satu angkatan. Diharapkan menjadi ajang berjejaring, berkolaborasi, dan membangun kepedulian bersama untuk menuntaskan kewajiban studi dan berkontribusi.
Untuk mengetahui siaran lengkapnya, Anda dapat mengunjungi kanal YouTube resmi LPDP RI di bawah ini
