{"componentChunkName":"component---src-pages-informasi-berita-single-js","path":"/informasi/berita/di-balik-produk-gently-ada-inovator-jebolan-mit","result":{"data":{"locales":{"edges":[{"node":{"ns":"common","data":"{\"Welcome to {{siteTitle}}\":\"Selamat Datang di {{siteTitle}}\"}","language":"id"}},{"node":{"ns":"index","data":"{\"Home\":\"Beranda\",\"Selengkapnya\":\"Selengkapnya\",\"Lebih lanjut\":\"Lebih lanjut\",\"Lebih Lanjut\":\"Lebih Lanjut\",\"Lihat Lebih Lanjut\":\"Lihat Lebih Lanjut\",\"Tentang LPDP\":\"Tentang LPDP\",\"Sebaran Penerima Layanan\":\"Sebaran Penerima Layanan\",\"Berita & Pengumuman Terbaru\":\"Berita & Pengumuman Terbaru\",\"Lihat Semua Berita & Pengumuman\":\"Lihat Semua Berita & Pengumuman\",\"Lihat Semua Berita\":\"Lihat Semua Berita\",\"Lihat Live Video\":\"Lihat Live Video\",\"Putar Video\":\"Putar Video\",\"Lihat Sejarah Kami\":\"Lihat Sejarah Kami\",\"Lihat Selengkapnya\":\"Lihat Selengkapnya\",\"Lihat Detail\":\"Lihat Detail\",\"Gedung Danadyaksa Cikini, Jalan Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat 10330\":\"Gedung Danadyaksa Cikini, Jalan Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat 10330\",\"Call Center 134, +62-21-23507011\":\"Call Center 134, +62-21-23507011\",\"Tentang\":\"Tentang\",\"Investasi\":\"Investasi\",\"Beasiswa\":\"Beasiswa\",\"Awardee\":\"Awardee\",\"Berita\":\"Berita\",\"Riset\":\"Riset\",\"Testimoni\":\"Testimoni\",\"Grantee\":\"Grantee\",\"Informasi\":\"Informasi\",\"Peta Situs\":\"Peta Situs\",\"Hubungi Kami\":\"Hubungi Kami\",\"Prasyarat\":\"Prasyarat\",\"Penghargaan\":\"Penghargaan\",\"Terbaru\":\"Terbaru\",\"Filter berdasarkan\":\"Filter berdasarkan\",\"Urutkan berdasarkan\":\"Urutkan berdasarkan\",\"FAQ\":\"FAQ\",\"Ikuti Kami\":\"Ikuti Kami\",\"Pengaduan Pelanggaran Pegawai LPDP\":\"Pengaduan Pelanggaran Pegawai LPDP\",\"Pengaduan Pelanggaran Penerima Dana LPDP\":\"Pengaduan Pelanggaran Penerima Dana LPDP\",\"Informasi dan Bantuan\":\"Informasi dan Bantuan\",\"Website Kementerian Keuangan Lainnya\":\"Website Kementerian Keuangan Lainnya\",\"Website Kemenkeu\":\"Kementerian Keuangan RI\",\"Sekretariat Jenderal\":\"Sekretariat Jenderal\",\"Inspektorat Jenderal\":\"Inspektorat Jenderal\",\"Direktorat Jenderal Anggaran\":\"Direktorat Jenderal Anggaran\",\"Direktorat Jenderal Pajak\":\"Direktorat Jenderal Pajak\",\"Direktorat Jenderal Bea dan Cukai\":\"Direktorat Jenderal Bea dan Cukai\",\"Bea Cukai\":\"Bea Cukai\",\"Direktorat Jenderal Perbendaharaan\":\"Direktorat Jenderal Perbendaharaan\",\"Direktorat Jenderal Kekayaan Negara\":\"Direktorat Jenderal Kekayaan Negara\",\"Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan\":\"Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan\",\"Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko\":\"Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko\",\"Badan Kebijakan Fiskal\":\"Badan Kebijakan Fiskal\",\"Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan\":\"Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan\",\"Halo\":\"Halo\",\"Apa yang ingin Anda lakukan\":\"Apa yang ingin Anda lakukan\",\"Saya ingin mendaftar Beasiswa\":\"Saya ingin mendaftar Beasiswa\",\"Saya ingin mendaftar pendanaan riset\":\"Saya ingin mendaftar pendanaan riset\",\"Pendaftaran Beasiswa\":\"Pendaftaran Beasiswa\",\"Nilai dan Budaya\":\"Nilai dan Budaya\",\"Beranda\":\"Beranda\",\"Berlangganan Newsletter Sekarang!\":\"Berlangganan Newsletter Sekarang!\",\"Nikmati berbagai konten menarik dan pengumuman terbaru dari LPDP langsung di inbox kamu.\":\"Nikmati berbagai konten menarik dan pengumuman terbaru dari LPDP langsung di inbox kamu.\",\"Email Anda\":\"Email Anda\",\"Dana Abadi\":\"Dana Abadi\",\"Skema dan Kebijakan\":\"Skema dan Kebijakan\",\"Sumber Dana Abadi\":\"Sumber Dana Abadi\",\"Dana Abadi yang Dititipkan\":\"Dana Abadi yang Dititipkan\",\"Anda Memiliki Pertanyaan?\":\"Anda Memiliki Pertanyaan?\",\"Instrumen dan Portofolio\":\"Instrumen dan Portofolio\",\"Instrumen Investasi\":\"Instrumen Investasi\",\"*Investasi pada instrument berikut bertujuan untuk menjaga kestabilan nominal dana abadi di masa mendatang.\":\"*Investasi pada instrument berikut bertujuan untuk menjaga kestabilan nominal dana abadi di masa mendatang.\",\"Portofolio Pilihan\":\"Portofolio Pilihan\",\"Pendaftaran dan Penjadwalan\":\"Pendaftaran dan Penjadwalan\",\"More\":\"More\",\"Bagikan cerita pengalamanmu bersama LPDP!\":\"Bagikan cerita pengalamanmu bersama LPDP!\",\"Kirim Testimoni\":\"Kirim Testimoni\",\"Masukkan Testimoni Anda\":\"Masukkan Testimoni Anda\",\"Nama\":\"Nama\",\"Tulis title anda\":\"Tulis title anda\",\"Tulis nama anda\":\"Tulis nama anda\",\"Kategori\":\"Kategori\",\"Pilih kategori\":\"Pilih kategori\",\"Tulis pengalaman Anda selama mengikuti program LPDP. Maksimum dalam 400 karakter.\":\"Tulis pengalaman Anda selama mengikuti program LPDP. Maksimum dalam 400 karakter.\",\"Foto dapat berupa file .jpeg, .jpg, .png, atau HEIC dengan maksimum ukuran sebesar 5 Mb.\":\"Foto dapat berupa file .jpeg, .jpg, .png, atau HEIC dengan maksimum ukuran sebesar 5 Mb.\",\"Foto Anda\":\"Foto Anda\",\"Masukkan resume atau CV terbaru Anda\":\"Masukkan resume atau CV terbaru Anda\",\"Visi, Misi, & Fokus\":\"Visi, Misi, & Fokus\",\"Struktur Organisasi\":\"Struktur Organisasi\",\"Dewan Penyantun\":\"Dewan Penyantun\",\"Dewan Pengawas\":\"Dewan Pengawas\",\"Direksi\":\"Direksi \",\"Kebijakan Umum\":\"Kebijakan Umum\",\"Beasiswa Afirmasi\":\"Beasiswa Afirmasi\",\"Beasiswa Targeted\":\"Beasiswa Targeted\",\"Beasiswa Umum\":\"Beasiswa Umum\",\"Beasiswa Kolaborasi\":\"Beasiswa Kolaborasi\",\"Penerima Beasiswa\":\"Penerima Beasiswa\",\"Pendaftaran dan Jadwal\":\"Pendaftaran dan Jadwal\",\"Kebijakan Umum RISPRO\":\"Kebijakan Umum RISPRO\",\"RISPRO Kompetisi\":\"RISPRO Kompetisi\",\"Laporan\":\"Laporan\",\"Laporan Keuangan\":\"Laporan Keuangan\",\"Laporan Tahunan\":\"Laporan Tahunan\",\"Laporan Kinerja\":\"Laporan Kinerja\",\"Laporan Lainnya\":\"Laporan Lainnya\",\"Infografik\":\"Infografik\",\"Daftar Pertanyaan\":\"Daftar Pertanyaan\",\"Manajemen\":\"Manajemen\",\"...Muat Lebih\":\"...Muat Lebih\",\"Selayang Pandang\":\"Selayang Pandang\",\"Persiapan Keberangkatan\":\"Persiapan Keberangkatan\",\"Kebijakan\":\"Kebijakan\",\"Angkatan\":\"Angkatan\",\"Monev Perguruan Tinggi\":\"Monev Perguruan Tinggi\",\"Kontribusi\":\"Kontribusi\",\"RISPRO Invitasi\":\"RISPRO Invitasi\",\"RISPRO Mandatori\":\"RISPRO Mandatori\",\"RISPRO Kolaborasi Internasional\":\"RISPRO Kolaborasi Internasional\",\"Daftar Grantees\":\"Daftar Grantees\",\"Kisah Inpiratif RISPRO\":\"Kisah Inpiratif RISPRO\",\"Karir\":\"Karir\",\"Berita Terbaru\":\"Berita Terbaru\",\"Semua\":\"Semua\",\"Lihat FAQ\":\"Lihat FAQ\",\"Call Center\":\"Call Center\",\"Alamat Kantor\":\"Alamat Kantor\",\"Lihat Lokasi\":\"Lihat Lokasi\",\"Atau hubungi dan follow kami di media sosial\":\"Atau hubungi dan follow kami di media sosial\",\"Hari\":\"Hari\",\"Jam\":\"Jam\",\"Menit\":\"Menit\",\"Apa yang ingin Anda lakukan?\":\"Apa yang ingin Anda lakukan?\",\"Saya Ingin...\":\"Saya Ingin...\",\"Pengelolaan Alumni\":\"Pengelolaan Alumni\",\"org\":\"org\",\"judul\":\"judul\",\"Afirmasi dan Targeted\":\"Afirmasi dan Targeted\",\"Riset Didanai\":\"Riset Didanai\",\"Terimakasih atas Testimoni Anda\":\"Terimakasih atas Testimoni Anda\",\"Pengajuan testimoni Anda sudah berhasil terkirim dan akan melalui proses editorial oleh tim kami.\":\"Pengajuan testimoni Anda sudah berhasil terkirim dan akan melalui proses editorial oleh tim kami.\",\"Waktu\":\"Waktu\",\"s.d. selesai\":\"s.d. selesai\",\"Disiarkan Melalui\":\"Disiarkan Melalui\",\"Penulis\":\"Penulis\",\"Fotografer\":\"Fotografer\",\"Kelolaan Dana Abadi Lainnya\":\"Kelolaan Dana Abadi Lainnya\",\"Navigasi\":\"Navigasi\",\"SELEBIHNYA\":\"SELEBIHNYA\",\"TUTUP\":\"TUTUP\",\"Periode Pendaftaran\":\"Periode Pendaftaran\",\"Jadwal Saat Ini\":\"Jadwal Saat Ini\",\"Video Tutorial\":\"Video Tutorial\",\"Unduhan\":\"Unduhan\",\"DAFTAR\":\"DAFTAR\",\"Cari Periset, Judul Riset, Institusi, atau Fokus di sini...\":\"Cari Periset, Judul Riset, Institusi, atau Fokus di sini...\",\"Ketua Riset\":\"Ketua Riset\",\"Institusi\":\"Institusi\",\"Fokus Riset\":\"Fokus Riset\",\"Tahun Kontrak\":\"Tahun Kontrak\",\"Tujuan Persiapan Keberangkatan\":\"Tujuan Persiapan Keberangkatan\",\"Video PK\":\"Video PK\",\"Cari Nama Angkatan\":\"Cari Nama Angkatan\",\"Jumlah Peserta\":\"Jumlah Peserta\",\"Tanggal Pelaksanaan\":\"Tanggal Pelaksanaan\",\"Pengayaan Bahasa\":\"Pengayaan Bahasa\",\"Cari di sini...\":\"Cari di sini...\",\"Bergabung dengan Kami\":\"Bergabung dengan Kami\",\"Kontrak\":\"Kontrak\",\"Semua Tipe\":\"Semua Tipe\",\"Cari Posisi...\":\"Cari Posisi...\",\"Keterangan Umum\":\"Keterangan Umum\",\"Dengar Pengalaman Mereka\":\"Dengar Pengalaman Mereka\",\"Lokasi\":\"Lokasi\",\"Kode\":\"Kode\",\"Tipe Pekerjaan\":\"Tipe Pekerjaan\",\"Lamar Sekarang\":\"Lamar Sekarang\",\"Posisi Sudah Terisi\":\"Posisi Sudah Terisi\",\"Tentang Pekerjaan\":\"Tentang Pekerjaan\",\"Apa yang Akan Anda Kerjakan\":\"Apa yang Akan Anda Kerjakan\",\"Persyaratan\":\"Persyaratan\",\"Cara Mendaftar\":\"Cara Mendaftar\",\"Dokumen yang Dibutuhkan\":\"Dokumen yang Dibutuhkan\",\"Tahapan Seleksi\":\"Tahapan Seleksi\",\"Mengapa LPDP\":\"Mengapa LPDP\",\"Syarat Penerima Program\":\"Syarat Penerima Program\",\"Mengapa Bergabung Bersama Kami\":\"Mengapa Bergabung Bersama Kami\",\"Tujuan\":\"Tujuan\",\"Lihat Panduan\":\"Lihat Panduan\",\"Panduan Lainnya\":\"Panduan Lainnya\",\"Saya ingin menghubungi LPDP\":\"Saya ingin menghubungi LPDP\",\"Form Pendaftaran Business Competition\":\"Form Pendaftaran Business Competition\",\"Form Pendaftaran\":\"Form Pendaftaran\",\"Data Pribadi\":\"Data Pribadi\",\"Pilih salah satu\":\"Pilih salah satu\",\"Masukan bukan email yang valid!\":\"Masukan bukan email yang valid!\",\"Silakan masukan email Anda!\":\"Silakan masukan email Anda!\",\"Kirim\":\"Kirim\",\"Submit\":\"Submit\",\"Saya ingin berbicara dengan CSOnline LPDP\":\"Saya ingin berbicara dengan CS Online LPDP\"}","language":"id"}}]}},"pageContext":{"data":{"id":{"news_category":"Awardeestory","image":"https://lpdp.kemenkeu.go.id/storage/information/news/article/image/image_1680710849.jpg","title":"Di Balik Produk Gently, Ada Inovator Jebolan MIT","slug":"di-balik-produk-gently-ada-inovator-jebolan-mit","content":"<p style=\"text-align:justify\">Anda terutama para ibu yang sedang mengurus si buah hati mungkin sudah mendengar produk baby care bernama Gently. Brand lokal ini berfokus menyediakan produk-produk personal care untuk bayi dan ibu. Gently mengedepankan formula yang lembut, aman, berkhasiat, dan tentunya disajikan dengan harga terjangkau. Namun, tahukah bahwa innovator Gently adalah anak Indonesia jebolan Massachusetts Institute of Technology (MIT)?</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Adalah Nyoman Anjani, co-founder Gently yang turut membangun <em>brand local</em> yang menyediakan produk personal <em>baby care</em>. Idenya berangkat dari pengalaman pribadi Nyoman sebagai ibu yang melihat produk baby care didominasi merek impor, kekhawatiran adanya efek samping dari kandungan berbahaya, dan harga tinggi yang sulit terjangkau.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Nyoman Anjani sendiri adalah perempuan priangan yang lahir dan besar di Bandung, Jawa Barat. Nama Nyoman yang identik dengan Pulau Dewata memang didapat dari ayahnya yang keturunan Bali.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sejak dini, Nyoman sudah mengenal bab-bab ajar seputar teknik dari kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai dosen teknik di ITB. Ayahnya pensiunan profesor Teknik Mesin, sedangkan ibunya adalah dosen di Teknik Industri.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Jejak langkah keluarga Teknik ITB mewaris saat Nyoman akhirnya mengambil jurusan Teknik Mesin guna mempelajari industri manufaktur. Kata-kata yang diingat Nyoman dari ayahnya adalah, &ldquo;Jika ingin Indonesia maju, industrinya juga harus maju.&rdquo;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Meski berada di jurusan yang identik didominasi laki-laki, sama sekali tak menjadi gangguan bagi Nyoman. Ia merasa lingkungan tetap suportif dan memacunya untuk lebih giat belajar agar tidak kalah pintar.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Di ITB Nyoman pernah menjadi Presiden Kabinet Keluarga Mahasiswa (K3M) periode 2013/2024. Ia pun turut membidani lahirnya program Ekspedisi Pelita Muda yang mahasiswa ITB untuk melakukan ekspedisi di daerah tertinggal dan memberdayakan masyarakat sekitar. Baginya, selain akademik, bekal organisasi tak kalah penting karena ia merasa bekal soft skill yang didapat cukup membantu saat ia bekerja.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Sempat Gagal Beasiswa LPDP</strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Selepas mendapat gelar Sarjana Teknik pada 2014 dengan predikat cum laude, Nyoman sebenarnya sudah nyaman di salah satu perusahaan barang konsumen multinasional terkemuka. Namun, ia merasa butuh pengembangan pengetahuan dan karier di tahun ketiga kerjanya.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dipilih Nyoman agar bisa mewujudkan keinginannya untuk bersekolah di Amerika Serikat. &ldquo;Saya meluangkan waktu kosong pulang kerja di malam hari dan subuh sebelum kerja untuk belajar, untuk preparation,&rdquo; terangnya seperti dilansir dari Media Keuangan.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Tak sekali coba langsung dapat. Nyoman pernah gagal dalam seleksi beasiswa LPDP tahun 2018 karena skor bahasa Inggris belum mencukupi. Barulah di percobaan berikutnya ia berhasil mendapatkan tiket ke kampus impiannya di MIT, mengambil jurusan Integrated Design &amp; Management untuk memperkaya ilmunya terkait industri manufaktur.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Adaptasi Belajar di Kampus Top Dunia</strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong><img alt=\"\" src=\"https://lpdp.kemenkeu.go.id/storage/photos/shares/68666640_164075168085512_5046485931015323407_n.jpg\" style=\"height:600px; width:600px\" /></strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Menjadi mahasiswa cerdas lulusan ITB nyatanya tetap membuat Nyoman berjuang keras mengikuti perkuliahan di salah satu kampus terbaik dunia ini.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Menurutnya, sekolah di luar negeri sangatlah menantang. Ia merasakan lebih capek kuliah S2 ketimbang saat bekerja. &ldquo;Saya bisa mengerjakan itu (tugas) sampai tengah malam jam satu baru tidur, jam 2 baru tidur, terus jam 7 harus ke kampus lagi buat kuliah,&rdquo; sambungnya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Kekagetan Nyoman juga terjadi saat ia melihat tingkat keaktifan para mahasiswa di luar negeri ini. Dengan kultur yang lebih egaliter, mahasiswa di sana tak canggung untuk angkat tangan menyela dengan pertanyaan saat dosen belum selesai menjelaskan.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">MIT yang berada di ranking wahid universitas dunia tentunya memiliki fasilitas, tenaga pengajar, dan kurikulum yang di atas rata-rata. Berada di lingkungan orang-orang cerdas membuat Nyoman bersemangat dalam belajar.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Bahkan, mahasiswa yang mengajukan proposal ide startup akan diberi modal $2500 sampai $5000 lengkap dengan mentornya dari MIT. Menurutnya, ekosistem di sana sangat mendukung untuk berinovasi dan membuat usaha.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Saat menjadi mahasiswa MIT, dirinya permah tergabung sebagai peneliti bidang manufaktur di MIT Indonesia Research Alliance (MIRA), sebuah badan riset kolaborasi antara MIT dengan ITB atau dan Universitas Indonesia, selama setahun lebih.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Pulang dan Membangun Usaha</strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Lulus dari MIT membuat Nyoman semakin terbuka wawasan sekaligus tekadnya untuk memilih berwirausaha. Nyoman bisa saja tetap pragmatis dengan menjadi karyawan, tapi baginya hal itu kurang berdampak bagi masyarakat luas.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Impact yang dihasilkan ke masyarakat nggak ada. Kita cuma dapat gaji besar buat kita sendiri.&rdquo; kata Nyoman. Terlebih, Indonesia punya pasar yang potensial untuk digarap.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Dalam masa pencarian ide usaha dan bertepatan dengan masa kehamilannya itulah Nyoman mendapat inspirasi untuk menciptakan produk baby care. Prinsipnya, ia ingin menghadirkan produk berkualitas dengan harga terjangkau serta tentunya buatan lokal. Proses penelitian dan pengembangan pun dilakukan dengan memakan cukup waktu hingga akhirnya dapat launching produk Gently pada April 2022.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Meski telah memutuskan berwirausaha di bidang produk baby care, Nyoman tak merasa latar belakang teknik mesin menjadi sia-sia. Ia menyebut bahwa logika berpikir dalam produksi diperlukan untuk mengembangkan usaha. Hambatan usaha yang ia rasakan seperti marketing, talent, dan distribusi terus ia pelajari.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Keputusan Nyoman untuk berwirausaha dan berjuang membesarkan brand adalah bentuk pengabdiannya pada masyarakat luas. Nyoman berharap bisnisnya mampu menyerap tenaga kerja yang luas serta membuat produknya dapat memberi khasiat terbaik untuk bayi dan ibu Indonesia.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Jadi tentang manfaat, bagaimana memberi manfaat buat masyarakat luas, bukan cuma dari lapangan pekerjaan, tapi juga dari produk yang kita ciptakan,&rdquo; ujar semifinalis Puteri Indonesia 2010 ini.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Kepada para pembaca yang sedang menggapai cita-cita melanjutkan pendidikan, Nyoman berpesan agar terus semangat, berusaha keras dan jangan mudah menyerah. Tak lupa mengajak agar berani berwirausaha agar bisa berdikari di negeri sendiri dan memberi manfaat kepada orang lain.</p>","created_at":"05-04-2023","is_highlight":"0","photographer_name":"Dok. Pribadi Nyoman Anjani/Media Keuangan","writer_name":"Tony Firman"},"en":{"news_category":"Awardeestory","image":"https://lpdp.kemenkeu.go.id/storage/information/news/article/image/image_1680710849.jpg","title":"Di Balik Produk Gently, Ada Inovator Jebolan MIT","slug":"di-balik-produk-gently-ada-inovator-jebolan-mit","content":"<p style=\"text-align:justify\">Anda terutama para ibu yang sedang mengurus si buah hati mungkin sudah mendengar produk baby care bernama Gently. Brand lokal ini berfokus menyediakan produk-produk personal care untuk bayi dan ibu. Gently mengedepankan formula yang lembut, aman, berkhasiat, dan tentunya disajikan dengan harga terjangkau. Namun, tahukah bahwa innovator Gently adalah anak Indonesia jebolan Massachusetts Institute of Technology (MIT)?</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Adalah Nyoman Anjani, co-founder Gently yang turut membangun <em>brand local</em> yang menyediakan produk personal <em>baby care</em>. Idenya berangkat dari pengalaman pribadi Nyoman sebagai ibu yang melihat produk baby care didominasi merek impor, kekhawatiran adanya efek samping dari kandungan berbahaya, dan harga tinggi yang sulit terjangkau.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Nyoman Anjani sendiri adalah perempuan priangan yang lahir dan besar di Bandung, Jawa Barat. Nama Nyoman yang identik dengan Pulau Dewata memang didapat dari ayahnya yang keturunan Bali.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sejak dini, Nyoman sudah mengenal bab-bab ajar seputar teknik dari kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai dosen teknik di ITB. Ayahnya pensiunan profesor Teknik Mesin, sedangkan ibunya adalah dosen di Teknik Industri.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Jejak langkah keluarga Teknik ITB mewaris saat Nyoman akhirnya mengambil jurusan Teknik Mesin guna mempelajari industri manufaktur. Kata-kata yang diingat Nyoman dari ayahnya adalah, &ldquo;Jika ingin Indonesia maju, industrinya juga harus maju.&rdquo;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Meski berada di jurusan yang identik didominasi laki-laki, sama sekali tak menjadi gangguan bagi Nyoman. Ia merasa lingkungan tetap suportif dan memacunya untuk lebih giat belajar agar tidak kalah pintar.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Di ITB Nyoman pernah menjadi Presiden Kabinet Keluarga Mahasiswa (K3M) periode 2013/2024. Ia pun turut membidani lahirnya program Ekspedisi Pelita Muda yang mahasiswa ITB untuk melakukan ekspedisi di daerah tertinggal dan memberdayakan masyarakat sekitar. Baginya, selain akademik, bekal organisasi tak kalah penting karena ia merasa bekal soft skill yang didapat cukup membantu saat ia bekerja.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Sempat Gagal Beasiswa LPDP</strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Selepas mendapat gelar Sarjana Teknik pada 2014 dengan predikat cum laude, Nyoman sebenarnya sudah nyaman di salah satu perusahaan barang konsumen multinasional terkemuka. Namun, ia merasa butuh pengembangan pengetahuan dan karier di tahun ketiga kerjanya.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dipilih Nyoman agar bisa mewujudkan keinginannya untuk bersekolah di Amerika Serikat. &ldquo;Saya meluangkan waktu kosong pulang kerja di malam hari dan subuh sebelum kerja untuk belajar, untuk preparation,&rdquo; terangnya seperti dilansir dari Media Keuangan.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Tak sekali coba langsung dapat. Nyoman pernah gagal dalam seleksi beasiswa LPDP tahun 2018 karena skor bahasa Inggris belum mencukupi. Barulah di percobaan berikutnya ia berhasil mendapatkan tiket ke kampus impiannya di MIT, mengambil jurusan Integrated Design &amp; Management untuk memperkaya ilmunya terkait industri manufaktur.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Adaptasi Belajar di Kampus Top Dunia</strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Menjadi mahasiswa cerdas lulusan ITB nyatanya tetap membuat Nyoman berjuang keras mengikuti perkuliahan di salah satu kampus terbaik dunia ini.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Menurutnya, sekolah di luar negeri sangatlah menantang. Ia merasakan lebih capek kuliah S2 ketimbang saat bekerja. &ldquo;Saya bisa mengerjakan itu (tugas) sampai tengah malam jam satu baru tidur, jam 2 baru tidur, terus jam 7 harus ke kampus lagi buat kuliah,&rdquo; sambungnya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Kekagetan Nyoman juga terjadi saat ia melihat tingkat keaktifan para mahasiswa di luar negeri ini. Dengan kultur yang lebih egaliter, mahasiswa di sana tak canggung untuk angkat tangan menyela dengan pertanyaan saat dosen belum selesai menjelaskan.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">MIT yang berada di ranking wahid universitas dunia tentunya memiliki fasilitas, tenaga pengajar, dan kurikulum yang di atas rata-rata. Berada di lingkungan orang-orang cerdas membuat Nyoman bersemangat dalam belajar.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Bahkan, mahasiswa yang mengajukan proposal ide startup akan diberi modal $2500 sampai $5000 lengkap dengan mentornya dari MIT. Menurutnya, ekosistem di sana sangat mendukung untuk berinovasi dan membuat usaha.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Saat menjadi mahasiswa MIT, dirinya permah tergabung sebagai peneliti bidang manufaktur di MIT Indonesia Research Alliance (MIRA), sebuah badan riset kolaborasi antara MIT dengan ITB atau dan Universitas Indonesia, selama setahun lebih.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Pulang dan Membangun Usaha</strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Lulus dari MIT membuat Nyoman semakin terbuka wawasan sekaligus tekadnya untuk memilih berwirausaha. Nyoman bisa saja tetap pragmatis dengan menjadi karyawan, tapi baginya hal itu kurang berdampak bagi masyarakat luas.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Impact yang dihasilkan ke masyarakat nggak ada. Kita cuma dapat gaji besar buat kita sendiri.&rdquo; kata Nyoman. Terlebih, Indonesia punya pasar yang potensial untuk digarap.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Dalam masa pencarian ide usaha dan bertepatan dengan masa kehamilannya itulah Nyoman mendapat inspirasi untuk menciptakan produk baby care. Prinsipnya, ia ingin menghadirkan produk berkualitas dengan harga terjangkau serta tentunya buatan lokal. Proses penelitian dan pengembangan pun dilakukan dengan memakan cukup waktu hingga akhirnya dapat launching produk Gently pada April 2022.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Meski telah memutuskan berwirausaha di bidang produk baby care, Nyoman tak merasa latar belakang teknik mesin menjadi sia-sia. Ia menyebut bahwa logika berpikir dalam produksi diperlukan untuk mengembangkan usaha. Hambatan usaha yang ia rasakan seperti marketing, talent, dan distribusi terus ia pelajari.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Keputusan Nyoman untuk berwirausaha dan berjuang membesarkan brand adalah bentuk pengabdiannya pada masyarakat luas. Nyoman berharap bisnisnya mampu menyerap tenaga kerja yang luas serta membuat produknya dapat memberi khasiat terbaik untuk bayi dan ibu Indonesia.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Jadi tentang manfaat, bagaimana memberi manfaat buat masyarakat luas, bukan cuma dari lapangan pekerjaan, tapi juga dari produk yang kita ciptakan,&rdquo; ujar semifinalis Puteri Indonesia 2010 ini.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Kepada para pembaca yang sedang menggapai cita-cita melanjutkan pendidikan, Nyoman berpesan agar terus semangat, berusaha keras dan jangan mudah menyerah. Tak lupa mengajak agar berani berwirausaha agar bisa berdikari di negeri sendiri dan memberi manfaat kepada orang lain.</p>","created_at":"05-04-2023","is_highlight":"0","photographer_name":"Dok. Pribadi Nyoman Anjani/Media Keuangan","writer_name":"Tony Firman"}},"language":"id","i18n":{"language":"id","languages":["id","en"],"defaultLanguage":"id","generateDefaultLanguagePage":false,"routed":false,"originalPath":"/informasi/berita/di-balik-produk-gently-ada-inovator-jebolan-mit","path":"/informasi/berita/di-balik-produk-gently-ada-inovator-jebolan-mit"}}},"staticQueryHashes":["2587593488","3120664252","3218363658","596699432","696143187"]}