{"componentChunkName":"component---src-pages-informasi-berita-single-js","path":"/informasi/berita/melihat-prototipe-kereta-cepat-surabaya-jakarta-buatan-its","result":{"data":{"locales":{"edges":[{"node":{"ns":"common","data":"{\"Welcome to {{siteTitle}}\":\"Selamat Datang di {{siteTitle}}\"}","language":"id"}},{"node":{"ns":"index","data":"{\"Home\":\"Beranda\",\"Selengkapnya\":\"Selengkapnya\",\"Lebih lanjut\":\"Lebih lanjut\",\"Lebih Lanjut\":\"Lebih Lanjut\",\"Lihat Lebih Lanjut\":\"Lihat Lebih Lanjut\",\"Tentang LPDP\":\"Tentang LPDP\",\"Sebaran Penerima Layanan\":\"Sebaran Penerima Layanan\",\"Berita & Pengumuman Terbaru\":\"Berita & Pengumuman Terbaru\",\"Lihat Semua Berita & Pengumuman\":\"Lihat Semua Berita & Pengumuman\",\"Lihat Semua Berita\":\"Lihat Semua Berita\",\"Lihat Live Video\":\"Lihat Live Video\",\"Putar Video\":\"Putar Video\",\"Lihat Sejarah Kami\":\"Lihat Sejarah Kami\",\"Lihat Selengkapnya\":\"Lihat Selengkapnya\",\"Lihat Detail\":\"Lihat Detail\",\"Gedung Danadyaksa Cikini, Jalan Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat 10330\":\"Gedung Danadyaksa Cikini, Jalan Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat 10330\",\"Call Center 134, +62-21-23507011\":\"Call Center 134, +62-21-23507011\",\"Tentang\":\"Tentang\",\"Investasi\":\"Investasi\",\"Beasiswa\":\"Beasiswa\",\"Awardee\":\"Awardee\",\"Berita\":\"Berita\",\"Riset\":\"Riset\",\"Testimoni\":\"Testimoni\",\"Grantee\":\"Grantee\",\"Informasi\":\"Informasi\",\"Peta Situs\":\"Peta Situs\",\"Hubungi Kami\":\"Hubungi Kami\",\"Prasyarat\":\"Prasyarat\",\"Penghargaan\":\"Penghargaan\",\"Terbaru\":\"Terbaru\",\"Filter berdasarkan\":\"Filter berdasarkan\",\"Urutkan berdasarkan\":\"Urutkan berdasarkan\",\"FAQ\":\"FAQ\",\"Ikuti Kami\":\"Ikuti Kami\",\"Pengaduan Pelanggaran Pegawai LPDP\":\"Pengaduan Pelanggaran Pegawai LPDP\",\"Pengaduan Pelanggaran Penerima Dana LPDP\":\"Pengaduan Pelanggaran Penerima Dana LPDP\",\"Informasi dan Bantuan\":\"Informasi dan Bantuan\",\"Website Kementerian Keuangan Lainnya\":\"Website Kementerian Keuangan Lainnya\",\"Website Kemenkeu\":\"Kementerian Keuangan RI\",\"Sekretariat Jenderal\":\"Sekretariat Jenderal\",\"Inspektorat Jenderal\":\"Inspektorat Jenderal\",\"Direktorat Jenderal Anggaran\":\"Direktorat Jenderal Anggaran\",\"Direktorat Jenderal Pajak\":\"Direktorat Jenderal Pajak\",\"Direktorat Jenderal Bea dan Cukai\":\"Direktorat Jenderal Bea dan Cukai\",\"Bea Cukai\":\"Bea Cukai\",\"Direktorat Jenderal Perbendaharaan\":\"Direktorat Jenderal Perbendaharaan\",\"Direktorat Jenderal Kekayaan Negara\":\"Direktorat Jenderal Kekayaan Negara\",\"Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan\":\"Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan\",\"Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko\":\"Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko\",\"Badan Kebijakan Fiskal\":\"Badan Kebijakan Fiskal\",\"Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan\":\"Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan\",\"Halo\":\"Halo\",\"Apa yang ingin Anda lakukan\":\"Apa yang ingin Anda lakukan\",\"Saya ingin mendaftar Beasiswa\":\"Saya ingin mendaftar Beasiswa\",\"Saya ingin mendaftar pendanaan riset\":\"Saya ingin mendaftar pendanaan riset\",\"Pendaftaran Beasiswa\":\"Pendaftaran Beasiswa\",\"Nilai dan Budaya\":\"Nilai dan Budaya\",\"Beranda\":\"Beranda\",\"Berlangganan Newsletter Sekarang!\":\"Berlangganan Newsletter Sekarang!\",\"Nikmati berbagai konten menarik dan pengumuman terbaru dari LPDP langsung di inbox kamu.\":\"Nikmati berbagai konten menarik dan pengumuman terbaru dari LPDP langsung di inbox kamu.\",\"Email Anda\":\"Email Anda\",\"Dana Abadi\":\"Dana Abadi\",\"Skema dan Kebijakan\":\"Skema dan Kebijakan\",\"Sumber Dana Abadi\":\"Sumber Dana Abadi\",\"Dana Abadi yang Dititipkan\":\"Dana Abadi yang Dititipkan\",\"Anda Memiliki Pertanyaan?\":\"Anda Memiliki Pertanyaan?\",\"Instrumen dan Portofolio\":\"Instrumen dan Portofolio\",\"Instrumen Investasi\":\"Instrumen Investasi\",\"*Investasi pada instrument berikut bertujuan untuk menjaga kestabilan nominal dana abadi di masa mendatang.\":\"*Investasi pada instrument berikut bertujuan untuk menjaga kestabilan nominal dana abadi di masa mendatang.\",\"Portofolio Pilihan\":\"Portofolio Pilihan\",\"Pendaftaran dan Penjadwalan\":\"Pendaftaran dan Penjadwalan\",\"More\":\"More\",\"Bagikan cerita pengalamanmu bersama LPDP!\":\"Bagikan cerita pengalamanmu bersama LPDP!\",\"Kirim Testimoni\":\"Kirim Testimoni\",\"Masukkan Testimoni Anda\":\"Masukkan Testimoni Anda\",\"Nama\":\"Nama\",\"Tulis title anda\":\"Tulis title anda\",\"Tulis nama anda\":\"Tulis nama anda\",\"Kategori\":\"Kategori\",\"Pilih kategori\":\"Pilih kategori\",\"Tulis pengalaman Anda selama mengikuti program LPDP. Maksimum dalam 400 karakter.\":\"Tulis pengalaman Anda selama mengikuti program LPDP. Maksimum dalam 400 karakter.\",\"Foto dapat berupa file .jpeg, .jpg, .png, atau HEIC dengan maksimum ukuran sebesar 5 Mb.\":\"Foto dapat berupa file .jpeg, .jpg, .png, atau HEIC dengan maksimum ukuran sebesar 5 Mb.\",\"Foto Anda\":\"Foto Anda\",\"Masukkan resume atau CV terbaru Anda\":\"Masukkan resume atau CV terbaru Anda\",\"Visi, Misi, & Fokus\":\"Visi, Misi, & Fokus\",\"Struktur Organisasi\":\"Struktur Organisasi\",\"Dewan Penyantun\":\"Dewan Penyantun\",\"Dewan Pengawas\":\"Dewan Pengawas\",\"Direksi\":\"Direksi \",\"Kebijakan Umum\":\"Kebijakan Umum\",\"Beasiswa Afirmasi\":\"Beasiswa Afirmasi\",\"Beasiswa Targeted\":\"Beasiswa Targeted\",\"Beasiswa Umum\":\"Beasiswa Umum\",\"Beasiswa Kolaborasi\":\"Beasiswa Kolaborasi\",\"Penerima Beasiswa\":\"Penerima Beasiswa\",\"Pendaftaran dan Jadwal\":\"Pendaftaran dan Jadwal\",\"Kebijakan Umum RISPRO\":\"Kebijakan Umum RISPRO\",\"RISPRO Kompetisi\":\"RISPRO Kompetisi\",\"Laporan\":\"Laporan\",\"Laporan Keuangan\":\"Laporan Keuangan\",\"Laporan Tahunan\":\"Laporan Tahunan\",\"Laporan Kinerja\":\"Laporan Kinerja\",\"Laporan Lainnya\":\"Laporan Lainnya\",\"Infografik\":\"Infografik\",\"Daftar Pertanyaan\":\"Daftar Pertanyaan\",\"Manajemen\":\"Manajemen\",\"...Muat Lebih\":\"...Muat Lebih\",\"Selayang Pandang\":\"Selayang Pandang\",\"Persiapan Keberangkatan\":\"Persiapan Keberangkatan\",\"Kebijakan\":\"Kebijakan\",\"Angkatan\":\"Angkatan\",\"Monev Perguruan Tinggi\":\"Monev Perguruan Tinggi\",\"Kontribusi\":\"Kontribusi\",\"RISPRO Invitasi\":\"RISPRO Invitasi\",\"RISPRO Mandatori\":\"RISPRO Mandatori\",\"RISPRO Kolaborasi Internasional\":\"RISPRO Kolaborasi Internasional\",\"Daftar Grantees\":\"Daftar Grantees\",\"Kisah Inpiratif RISPRO\":\"Kisah Inpiratif RISPRO\",\"Karir\":\"Karir\",\"Berita Terbaru\":\"Berita Terbaru\",\"Semua\":\"Semua\",\"Lihat FAQ\":\"Lihat FAQ\",\"Call Center\":\"Call Center\",\"Alamat Kantor\":\"Alamat Kantor\",\"Lihat Lokasi\":\"Lihat Lokasi\",\"Atau hubungi dan follow kami di media sosial\":\"Atau hubungi dan follow kami di media sosial\",\"Hari\":\"Hari\",\"Jam\":\"Jam\",\"Menit\":\"Menit\",\"Apa yang ingin Anda lakukan?\":\"Apa yang ingin Anda lakukan?\",\"Saya Ingin...\":\"Saya Ingin...\",\"Pengelolaan Alumni\":\"Pengelolaan Alumni\",\"org\":\"org\",\"judul\":\"judul\",\"Afirmasi dan Targeted\":\"Afirmasi dan Targeted\",\"Riset Didanai\":\"Riset Didanai\",\"Terimakasih atas Testimoni Anda\":\"Terimakasih atas Testimoni Anda\",\"Pengajuan testimoni Anda sudah berhasil terkirim dan akan melalui proses editorial oleh tim kami.\":\"Pengajuan testimoni Anda sudah berhasil terkirim dan akan melalui proses editorial oleh tim kami.\",\"Waktu\":\"Waktu\",\"s.d. selesai\":\"s.d. selesai\",\"Disiarkan Melalui\":\"Disiarkan Melalui\",\"Penulis\":\"Penulis\",\"Fotografer\":\"Fotografer\",\"Kelolaan Dana Abadi Lainnya\":\"Kelolaan Dana Abadi Lainnya\",\"Navigasi\":\"Navigasi\",\"SELEBIHNYA\":\"SELEBIHNYA\",\"TUTUP\":\"TUTUP\",\"Periode Pendaftaran\":\"Periode Pendaftaran\",\"Jadwal Saat Ini\":\"Jadwal Saat Ini\",\"Video Tutorial\":\"Video Tutorial\",\"Unduhan\":\"Unduhan\",\"DAFTAR\":\"DAFTAR\",\"Cari Periset, Judul Riset, Institusi, atau Fokus di sini...\":\"Cari Periset, Judul Riset, Institusi, atau Fokus di sini...\",\"Ketua Riset\":\"Ketua Riset\",\"Institusi\":\"Institusi\",\"Fokus Riset\":\"Fokus Riset\",\"Tahun Kontrak\":\"Tahun Kontrak\",\"Tujuan Persiapan Keberangkatan\":\"Tujuan Persiapan Keberangkatan\",\"Video PK\":\"Video PK\",\"Cari Nama Angkatan\":\"Cari Nama Angkatan\",\"Jumlah Peserta\":\"Jumlah Peserta\",\"Tanggal Pelaksanaan\":\"Tanggal Pelaksanaan\",\"Pengayaan Bahasa\":\"Pengayaan Bahasa\",\"Cari di sini...\":\"Cari di sini...\",\"Bergabung dengan Kami\":\"Bergabung dengan Kami\",\"Kontrak\":\"Kontrak\",\"Semua Tipe\":\"Semua Tipe\",\"Cari Posisi...\":\"Cari Posisi...\",\"Keterangan Umum\":\"Keterangan Umum\",\"Dengar Pengalaman Mereka\":\"Dengar Pengalaman Mereka\",\"Lokasi\":\"Lokasi\",\"Kode\":\"Kode\",\"Tipe Pekerjaan\":\"Tipe Pekerjaan\",\"Lamar Sekarang\":\"Lamar Sekarang\",\"Posisi Sudah Terisi\":\"Posisi Sudah Terisi\",\"Tentang Pekerjaan\":\"Tentang Pekerjaan\",\"Apa yang Akan Anda Kerjakan\":\"Apa yang Akan Anda Kerjakan\",\"Persyaratan\":\"Persyaratan\",\"Cara Mendaftar\":\"Cara Mendaftar\",\"Dokumen yang Dibutuhkan\":\"Dokumen yang Dibutuhkan\",\"Tahapan Seleksi\":\"Tahapan Seleksi\",\"Mengapa LPDP\":\"Mengapa LPDP\",\"Syarat Penerima Program\":\"Syarat Penerima Program\",\"Mengapa Bergabung Bersama Kami\":\"Mengapa Bergabung Bersama Kami\",\"Tujuan\":\"Tujuan\",\"Lihat Panduan\":\"Lihat Panduan\",\"Panduan Lainnya\":\"Panduan Lainnya\",\"Saya ingin menghubungi LPDP\":\"Saya ingin menghubungi LPDP\",\"Form Pendaftaran Business Competition\":\"Form Pendaftaran Business Competition\",\"Form Pendaftaran\":\"Form Pendaftaran\",\"Data Pribadi\":\"Data Pribadi\",\"Pilih salah satu\":\"Pilih salah satu\",\"Masukan bukan email yang valid!\":\"Masukan bukan email yang valid!\",\"Silakan masukan email Anda!\":\"Silakan masukan email Anda!\",\"Kirim\":\"Kirim\",\"Submit\":\"Submit\",\"Saya ingin berbicara dengan CSOnline LPDP\":\"Saya ingin berbicara dengan CS Online LPDP\"}","language":"id"}}]}},"pageContext":{"data":{"id":{"news_category":"Risprostory","title":"Melihat Prototipe Kereta Cepat Surabaya – Jakarta Buatan ITS","slug":"melihat-prototipe-kereta-cepat-surabaya-jakarta-buatan-its","image":"https://lpdp.kemenkeu.go.id/storage/information/news/article/image/image_1693189119.jpg","content":"<p style=\"text-align:justify\">Kereta api merupakan moda transportasi massal tertua di Indonesia. Daya angkut yang besar, menghubungkan antar kota antar provinsi, dan memiliki jalurnya sendiri membuat kereta api menjadi salah satu moda transportasi darat favorit.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Jalur kereta api pertama dibuka pada era kolonial Hindia Belanda yang menghubungkan antara Semarang - Vorstenlanden (Solo - Yogyakarta) pada 1867. Kecepatan boleh dibilang merupakan daya tarik paling utama sejak kereta api hadir di tengah-tengah masyarakat nusantara</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Dalam pembuka novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer, tokoh Minke mengungkapkan kekagumannya atas teknologi transportasi kereta api pada akhir abad ke-19. Betapa jarak antara Jakarta - Surabaya bisa ditempuh dalam waktu sehari semalam saja. Sebelumnya, butuh waktu sampai tiga hari bila menggunakan moda transportasi lainnya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sampai detik ini, geliat kereta api masih terus berjalan dan bisa dinikmati. Teknologi kereta api juga terus berlangsung. Kereta cepat menjadi saat ini menjadi capaian perkembangan perkeretaapian negara-negara maju.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Anak bangsa tak mau ketinggalan dalam upaya menghadirkan teknologi kereta cepat. Proyek panjang bernama Kereta Cepat Merah Putih sedang digarap, salah satunya menghubungkan rute Jakarta - Surabaya.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sebenarnya keberadaan kereta diesel yang menghubungkan kedua kota besar ini sudah mengalami peningkatan dari masa ke masa. Mulai dari 13 jam hingga meningkat menjadi 8,5 jam saja. Namun, Kereta Cepat Merah Putih menawarkan waktu yang lebih singkat, Jakarta - Surabaya dapat ditempuh dengan waktu 3 jam 40 menit saja. Sungguh layak mengundang kekaguman.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Riset terhadap rancang bangunan dan prototype Kereta Cepat Merah Putih Jakarta - Surabaya diketahui dilakukan oleh tim peneliti dari Departemen Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Adalah Dr. Agus Windharto, DEA yang merupakan kepala riset yang mendapatkan pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui skema Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Kompetisi. Penelitian yang didanai selama tiga tahun ini berfokus pada rancang bangunan eksterior dan interior dari Kereta Cepat Indonesia.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Di dalam tim kami, saya selaku peneliti utama yang bertugas melakukan rancang bangunan eksterior dan interior carbody (badan kereta) dari Kereta Cepat Indonesia. Jadi, lingkup pekerjaan kami adalah carbody, yaitu mulai dari ujung depan sampai ujung belakang, bagian luar dan bagian dalam.&rdquo; ujar Agus Windharto saat ditemui di booth pameran riset LPDP Fest 2023.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Dari segi teknologi, rancang bangunan yang dikerjakan Agus Windharto ini mampu menunjang kecepatan kereta. Dengan rancang badan buatannya, Kereta Cepat Merah Putih mampu digeber maksimal hingga 250 km per jam dengan operasionalnya di angka 200 sampai 200 km per jam. Tak heran Jakarta Surabaya bisa ditempuh kurang dari lima jam.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Perbedaan berat gerbong cukup signifikan. Bila berat satu gerbong kereta konvensional dengan 50 penumpang kelas eksekutif mencapai 50 sampai 60 ton, maka gerbong kereta cepat yang didesain Agus Windharto ini hanya 40 sampai 45 ton saja karena berbasis Extruded Aluminium Alloy 6061.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Meski memakai bahan alumunium bukan stainless steel dan berbobot lebih ringan bukan berarti menurunkan kualitas dan mengabaikan keselamatan. Semuanya telah dirancang dan dihitung sedemikian rupa dengan berbasis empat aspek wajib yang melekat, yaitu reliability, availability, maintainability, dan safety (RAMS).&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Riset lain yang dilakukan tim dari Desain Produk Industri ITS untuk kereta cepat ini termasuk studi geometri, desain kokpit, kursi dan kabin penumpang, dan semuanya yang berkaitan dengan badan kereta cepat.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Agus Windharto sendiri optimis produk rancangannya tidak kalah dengan negara-negara maju yang sudah identik dengan kereta cepat seperti Jepang, Prancis, Jerman, lainnya. Sosok yang juga mendesain LRT Jabodetabek ini berlatar pendidikan S2 dan S3 di Universit&eacute; de Technologie de Compi&egrave;gne (UTC) Prancis. Tesisnya adalah tentang desain pesawat terbang dan sempat tergabung dalam industri pesawat Airbus.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Saat Prancis sedang mengembangkan kereta cepat TGV (Train &agrave; Grande Vitesse) itulah Agus turut menjalani beberapa internship dan menjadi pembuka ketertarikannya dengan dunia perkeretaapian. Dengan riwayat riset dan benchmarking ke pusat-pusat pengembangan kereta cepat dunia, ia pun optimis bisa mempersembahkan karya terbaik buatan anak bangsa.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Wujudkan Kereta Cepat Buatan Anak Bangsa</strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Menurut Agus Windharto, proyek kereta cepat memang sebuah &ldquo;state of the art&rdquo; dari teknologi kereta api. Puncak dari industri perkeretaapian adalah ketika bisa membuat dan merancang kereta api, terlebih dalam hal ini adalah teknologi kereta cepat.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Jadi dengan kereta cepat ini akan terjadi akselerasi penguasaan teknologi ya. Baik di pihak perguruan tinggi, sebagai peneliti, dan juga ada BRIN (Badan Riset Inovasi Nasional) di sini yang juga bertindak sebagai mitra peneliti, lembaga riset dan pengujian, dan juga PT INKA sebagai manufaktur,&rdquo; jelas dosen di Departemen Desain Produk Industri ITS ini.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Diharapkan masuknya era kereta cepat juga turut berdampak pada peningkatan riset produksi komponen dalam negeri dengan mengurangi impor. Agus menyebut bahwa inilah kesempatan bagi generasi berikutnya untuk melakukan riset di komponen-komponen sekitar kereta cepat. Prospeknya cukup menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan transportasi publik apabila Indonesia ingin mewujudkan mimpi menjadi negara maju.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Jadi kesempatan riset strategis ini saya kira perlu dikembangkan terus kepada generasi muda. Para mahasiswa S1 sampai S3 dan juga anak-anak milenial untuk tertarik tidak hanya di bidang digital startup, tapi juga teknologi manufaktur, teknologi transportasi. Karena ini sangat dibutuhkan di negara kita yang kepulauan,&rdquo; harap Agus.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Proyek pengerjaan Kereta Cepat Merah Putih ini bisa dibilang cukup prestisius dan kolosal. Digarap secara keroyokan menggandeng banyak pihak. Kebutuhan riset seperti mesin, kelistrikan, material, dan banyak lagi&nbsp; dilakukan secara kolaboratif dengan sejumlah perguruan tinggi Indonesia.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Riset rancang bangun dan prototyping Kereta Cepat Merah Putih telah melalui serangkaian tahap analisis dan uji digital yang siap dilanjutkan dengan proses produksi fisik. Biaya produksi untuk dua carbody kereta cepat ini diperkirakan tidak kurang dari 80 miliar rupiah. Adapun proses produksi kereta cepat dilakukan oleh PT INKA (Industri Kereta Api) yang bermarkas di Madiun, Jawa Timur. Kereta cepat ditargetkan rampung dibuat pada 2025 dan melalui uji coba sistem pada 2026.</p>","created_at":"28-08-2023","is_highlight":"0","photographer_name":"Dok. Tony Firman","writer_name":"Tony Firman"},"en":{"news_category":"Risprostory","title":"Melihat Prototipe Kereta Cepat Surabaya – Jakarta Buatan ITS","slug":"melihat-prototipe-kereta-cepat-surabaya-jakarta-buatan-its","image":"https://lpdp.kemenkeu.go.id/storage/information/news/article/image/image_1693189119.jpg","content":"<p style=\"text-align:justify\">Kereta api merupakan moda transportasi massal tertua di Indonesia. Daya angkut yang besar, menghubungkan antar kota antar provinsi, dan memiliki jalurnya sendiri membuat kereta api menjadi salah satu moda transportasi darat favorit.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Jalur kereta api pertama dibuka pada era kolonial Hindia Belanda yang menghubungkan antara Semarang - Vorstenlanden (Solo - Yogyakarta) pada 1867. Kecepatan boleh dibilang merupakan daya tarik paling utama sejak kereta api hadir di tengah-tengah masyarakat nusantara</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Dalam pembuka novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer, tokoh Minke mengungkapkan kekagumannya atas teknologi transportasi kereta api pada akhir abad ke-19. Betapa jarak antara Jakarta - Surabaya bisa ditempuh dalam waktu sehari semalam saja. Sebelumnya, butuh waktu sampai tiga hari bila menggunakan moda transportasi lainnya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sampai detik ini, geliat kereta api masih terus berjalan dan bisa dinikmati. Teknologi kereta api juga terus berlangsung. Kereta cepat menjadi saat ini menjadi capaian perkembangan perkeretaapian negara-negara maju.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Anak bangsa tak mau ketinggalan dalam upaya menghadirkan teknologi kereta cepat. Proyek panjang bernama Kereta Cepat Merah Putih sedang digarap, salah satunya menghubungkan rute Jakarta - Surabaya.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sebenarnya keberadaan kereta diesel yang menghubungkan kedua kota besar ini sudah mengalami peningkatan dari masa ke masa. Mulai dari 13 jam hingga meningkat menjadi 8,5 jam saja. Namun, Kereta Cepat Merah Putih menawarkan waktu yang lebih singkat, Jakarta - Surabaya dapat ditempuh dengan waktu 3 jam 40 menit saja. Sungguh layak mengundang kekaguman.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Riset terhadap rancang bangunan dan prototype Kereta Cepat Merah Putih Jakarta - Surabaya diketahui dilakukan oleh tim peneliti dari Departemen Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Adalah Dr. Agus Windharto, DEA yang merupakan kepala riset yang mendapatkan pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui skema Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Kompetisi. Penelitian yang didanai selama tiga tahun ini berfokus pada rancang bangunan eksterior dan interior dari Kereta Cepat Indonesia.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Di dalam tim kami, saya selaku peneliti utama yang bertugas melakukan rancang bangunan eksterior dan interior carbody (badan kereta) dari Kereta Cepat Indonesia. Jadi, lingkup pekerjaan kami adalah carbody, yaitu mulai dari ujung depan sampai ujung belakang, bagian luar dan bagian dalam.&rdquo; ujar Agus Windharto saat ditemui di booth pameran riset LPDP Fest 2023.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Dari segi teknologi, rancang bangunan yang dikerjakan Agus Windharto ini mampu menunjang kecepatan kereta. Dengan rancang badan buatannya, Kereta Cepat Merah Putih mampu digeber maksimal hingga 250 km per jam dengan operasionalnya di angka 200 sampai 200 km per jam. Tak heran Jakarta Surabaya bisa ditempuh kurang dari lima jam.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Perbedaan berat gerbong cukup signifikan. Bila berat satu gerbong kereta konvensional dengan 50 penumpang kelas eksekutif mencapai 50 sampai 60 ton, maka gerbong kereta cepat yang didesain Agus Windharto ini hanya 40 sampai 45 ton saja karena berbasis Extruded Aluminium Alloy 6061.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Meski memakai bahan alumunium bukan stainless steel dan berbobot lebih ringan bukan berarti menurunkan kualitas dan mengabaikan keselamatan. Semuanya telah dirancang dan dihitung sedemikian rupa dengan berbasis empat aspek wajib yang melekat, yaitu reliability, availability, maintainability, dan safety (RAMS).&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Riset lain yang dilakukan tim dari Desain Produk Industri ITS untuk kereta cepat ini termasuk studi geometri, desain kokpit, kursi dan kabin penumpang, dan semuanya yang berkaitan dengan badan kereta cepat.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Agus Windharto sendiri optimis produk rancangannya tidak kalah dengan negara-negara maju yang sudah identik dengan kereta cepat seperti Jepang, Prancis, Jerman, lainnya. Sosok yang juga mendesain LRT Jabodetabek ini berlatar pendidikan S2 dan S3 di Universit&eacute; de Technologie de Compi&egrave;gne (UTC) Prancis. Tesisnya adalah tentang desain pesawat terbang dan sempat tergabung dalam industri pesawat Airbus.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Saat Prancis sedang mengembangkan kereta cepat TGV (Train &agrave; Grande Vitesse) itulah Agus turut menjalani beberapa internship dan menjadi pembuka ketertarikannya dengan dunia perkeretaapian. Dengan riwayat riset dan benchmarking ke pusat-pusat pengembangan kereta cepat dunia, ia pun optimis bisa mempersembahkan karya terbaik buatan anak bangsa.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Wujudkan Kereta Cepat Buatan Anak Bangsa</strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Menurut Agus Windharto, proyek kereta cepat memang sebuah &ldquo;state of the art&rdquo; dari teknologi kereta api. Puncak dari industri perkeretaapian adalah ketika bisa membuat dan merancang kereta api, terlebih dalam hal ini adalah teknologi kereta cepat.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Jadi dengan kereta cepat ini akan terjadi akselerasi penguasaan teknologi ya. Baik di pihak perguruan tinggi, sebagai peneliti, dan juga ada BRIN (Badan Riset Inovasi Nasional) di sini yang juga bertindak sebagai mitra peneliti, lembaga riset dan pengujian, dan juga PT INKA sebagai manufaktur,&rdquo; jelas dosen di Departemen Desain Produk Industri ITS ini.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Diharapkan masuknya era kereta cepat juga turut berdampak pada peningkatan riset produksi komponen dalam negeri dengan mengurangi impor. Agus menyebut bahwa inilah kesempatan bagi generasi berikutnya untuk melakukan riset di komponen-komponen sekitar kereta cepat. Prospeknya cukup menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan transportasi publik apabila Indonesia ingin mewujudkan mimpi menjadi negara maju.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Jadi kesempatan riset strategis ini saya kira perlu dikembangkan terus kepada generasi muda. Para mahasiswa S1 sampai S3 dan juga anak-anak milenial untuk tertarik tidak hanya di bidang digital startup, tapi juga teknologi manufaktur, teknologi transportasi. Karena ini sangat dibutuhkan di negara kita yang kepulauan,&rdquo; harap Agus.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Proyek pengerjaan Kereta Cepat Merah Putih ini bisa dibilang cukup prestisius dan kolosal. Digarap secara keroyokan menggandeng banyak pihak. Kebutuhan riset seperti mesin, kelistrikan, material, dan banyak lagi&nbsp; dilakukan secara kolaboratif dengan sejumlah perguruan tinggi Indonesia.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Riset rancang bangun dan prototyping Kereta Cepat Merah Putih telah melalui serangkaian tahap analisis dan uji digital yang siap dilanjutkan dengan proses produksi fisik. Biaya produksi untuk dua carbody kereta cepat ini diperkirakan tidak kurang dari 80 miliar rupiah. Adapun proses produksi kereta cepat dilakukan oleh PT INKA (Industri Kereta Api) yang bermarkas di Madiun, Jawa Timur. Kereta cepat ditargetkan rampung dibuat pada 2025 dan melalui uji coba sistem pada 2026.</p>","created_at":"28-08-2023","is_highlight":"0","photographer_name":"Dok. Tony Firman","writer_name":"Tony Firman"}},"language":"id","i18n":{"language":"id","languages":["id","en"],"defaultLanguage":"id","generateDefaultLanguagePage":false,"routed":false,"originalPath":"/informasi/berita/melihat-prototipe-kereta-cepat-surabaya-jakarta-buatan-its","path":"/informasi/berita/melihat-prototipe-kereta-cepat-surabaya-jakarta-buatan-its"}}},"staticQueryHashes":["2587593488","3120664252","3218363658","596699432","696143187"]}