{"componentChunkName":"component---src-pages-informasi-berita-single-js","path":"/informasi/berita/widya-putra-alumni-beasiswa-lpdp-angkatan-pertama-yang-sukses-berwirausaha-jamur","result":{"data":{"locales":{"edges":[{"node":{"ns":"index","data":"{\"Home\":\"Beranda\",\"Selengkapnya\":\"Selengkapnya\",\"Lebih lanjut\":\"Lebih lanjut\",\"Lebih Lanjut\":\"Lebih Lanjut\",\"Lihat Lebih Lanjut\":\"Lihat Lebih Lanjut\",\"Tentang LPDP\":\"Tentang LPDP\",\"Sebaran Penerima Layanan\":\"Sebaran Penerima Layanan\",\"Berita & Pengumuman Terbaru\":\"Berita & Pengumuman Terbaru\",\"Lihat Semua Berita & Pengumuman\":\"Lihat Semua Berita & Pengumuman\",\"Lihat Semua Berita\":\"Lihat Semua Berita\",\"Lihat Live Video\":\"Lihat Live Video\",\"Putar Video\":\"Putar Video\",\"Lihat Sejarah Kami\":\"Lihat Sejarah Kami\",\"Lihat Selengkapnya\":\"Lihat Selengkapnya\",\"Lihat Detail\":\"Lihat Detail\",\"Gedung Danadyaksa Cikini, Jalan Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat 10330\":\"Gedung Danadyaksa Cikini, Jalan Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat 10330\",\"Call Center 134, +62-21-23507011\":\"Call Center 134, +62-21-23507011\",\"Tentang\":\"Tentang\",\"Investasi\":\"Investasi\",\"Beasiswa\":\"Beasiswa\",\"Awardee\":\"Awardee\",\"Berita\":\"Berita\",\"Riset\":\"Riset\",\"Testimoni\":\"Testimoni\",\"Grantee\":\"Grantee\",\"Informasi\":\"Informasi\",\"Peta Situs\":\"Peta Situs\",\"Hubungi Kami\":\"Hubungi Kami\",\"Prasyarat\":\"Prasyarat\",\"Penghargaan\":\"Penghargaan\",\"Terbaru\":\"Terbaru\",\"Filter berdasarkan\":\"Filter berdasarkan\",\"Urutkan berdasarkan\":\"Urutkan berdasarkan\",\"FAQ\":\"FAQ\",\"Ikuti Kami\":\"Ikuti Kami\",\"Saran dan Pengaduan\":\"Pengaduan\",\"Informasi dan Bantuan\":\"Informasi dan Bantuan\",\"Website Kementerian Keuangan Lainnya\":\"Website Kementerian Keuangan Lainnya\",\"Website Kemenkeu\":\"Kementerian Keuangan RI\",\"Sekretariat Jenderal\":\"Sekretariat Jenderal\",\"Inspektorat Jenderal\":\"Inspektorat Jenderal\",\"Direktorat Jenderal Anggaran\":\"Direktorat Jenderal Anggaran\",\"Direktorat Jenderal Pajak\":\"Direktorat Jenderal Pajak\",\"Direktorat Jenderal Bea dan Cukai\":\"Direktorat Jenderal Bea dan Cukai\",\"Bea Cukai\":\"Bea Cukai\",\"Direktorat Jenderal Perbendaharaan\":\"Direktorat Jenderal Perbendaharaan\",\"Direktorat Jenderal Kekayaan Negara\":\"Direktorat Jenderal Kekayaan Negara\",\"Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan\":\"Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan\",\"Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko\":\"Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko\",\"Badan Kebijakan Fiskal\":\"Badan Kebijakan Fiskal\",\"Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan\":\"Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan\",\"Halo\":\"Halo\",\"Apa yang ingin Anda lakukan\":\"Apa yang ingin Anda lakukan\",\"Saya ingin mendaftar Beasiswa\":\"Saya ingin mendaftar Beasiswa\",\"Saya ingin mendaftar pendanaan riset\":\"Saya ingin mendaftar pendanaan riset\",\"Pendaftaran Beasiswa\":\"Pendaftaran Beasiswa\",\"Nilai dan Budaya\":\"Nilai dan Budaya\",\"Beranda\":\"Beranda\",\"Berlangganan Newsletter Sekarang!\":\"Berlangganan Newsletter Sekarang!\",\"Nikmati berbagai konten menarik dan pengumuman terbaru dari LPDP langsung di inbox kamu.\":\"Nikmati berbagai konten menarik dan pengumuman terbaru dari LPDP langsung di inbox kamu.\",\"Email Anda\":\"Email Anda\",\"Dana Abadi\":\"Dana Abadi\",\"Skema dan Kebijakan\":\"Skema dan Kebijakan\",\"Sumber Dana Abadi\":\"Sumber Dana Abadi\",\"Dana Abadi yang Dititipkan\":\"Dana Abadi yang Dititipkan\",\"Anda Memiliki Pertanyaan?\":\"Anda Memiliki Pertanyaan?\",\"Instrumen dan Portofolio\":\"Instrumen dan Portofolio\",\"Instrumen Investasi\":\"Instrumen Investasi\",\"*Investasi pada instrument berikut bertujuan untuk menjaga kestabilan nominal dana abadi di masa mendatang.\":\"*Investasi pada instrument berikut bertujuan untuk menjaga kestabilan nominal dana abadi di masa mendatang.\",\"Portofolio Pilihan\":\"Portofolio Pilihan\",\"Pendaftaran dan Penjadwalan\":\"Pendaftaran dan Penjadwalan\",\"More\":\"More\",\"Bagikan cerita pengalamanmu bersama LPDP!\":\"Bagikan cerita pengalamanmu bersama LPDP!\",\"Kirim Testimoni\":\"Kirim Testimoni\",\"Masukkan Testimoni Anda\":\"Masukkan Testimoni Anda\",\"Nama\":\"Nama\",\"Tulis title anda\":\"Tulis title anda\",\"Tulis nama anda\":\"Tulis nama anda\",\"Kategori\":\"Kategori\",\"Pilih kategori\":\"Pilih kategori\",\"Tulis pengalaman Anda selama mengikuti program LPDP. Maksimum dalam 400 karakter.\":\"Tulis pengalaman Anda selama mengikuti program LPDP. Maksimum dalam 400 karakter.\",\"Foto dapat berupa file .jpeg, .jpg, .png, atau HEIC dengan maksimum ukuran sebesar 5 Mb.\":\"Foto dapat berupa file .jpeg, .jpg, .png, atau HEIC dengan maksimum ukuran sebesar 5 Mb.\",\"Foto Anda\":\"Foto Anda\",\"Masukkan resume atau CV terbaru Anda\":\"Masukkan resume atau CV terbaru Anda\",\"Visi, Misi, & Fokus\":\"Visi, Misi, & Fokus\",\"Struktur Organisasi\":\"Struktur Organisasi\",\"Dewan Penyantun\":\"Dewan Penyantun\",\"Dewan Pengawas\":\"Dewan Pengawas\",\"Direksi\":\"Direksi \",\"Kebijakan Umum\":\"Kebijakan Umum\",\"Beasiswa Afirmasi\":\"Beasiswa Afirmasi\",\"Beasiswa Targeted\":\"Beasiswa Targeted\",\"Beasiswa Umum\":\"Beasiswa Umum\",\"Beasiswa Kolaborasi\":\"Beasiswa Kolaborasi\",\"Penerima Beasiswa\":\"Penerima Beasiswa\",\"Pendaftaran dan Jadwal\":\"Pendaftaran dan Jadwal\",\"Kebijakan Umum RISPRO\":\"Kebijakan Umum RISPRO\",\"RISPRO Kompetisi\":\"RISPRO Kompetisi\",\"Laporan\":\"Laporan\",\"Laporan Keuangan\":\"Laporan Keuangan\",\"Laporan Tahunan\":\"Laporan Tahunan\",\"Laporan Kinerja\":\"Laporan Kinerja\",\"Laporan Lainnya\":\"Laporan Lainnya\",\"Infografik\":\"Infografik\",\"Daftar Pertanyaan\":\"Daftar Pertanyaan\",\"Manajemen\":\"Manajemen\",\"...Muat Lebih\":\"...Muat Lebih\",\"Selayang Pandang\":\"Selayang Pandang\",\"Persiapan Keberangkatan\":\"Persiapan Keberangkatan\",\"Kebijakan\":\"Kebijakan\",\"Angkatan\":\"Angkatan\",\"Monev Perguruan Tinggi\":\"Monev Perguruan Tinggi\",\"Kontribusi\":\"Kontribusi\",\"RISPRO Invitasi\":\"RISPRO Invitasi\",\"RISPRO Mandatori\":\"RISPRO Mandatori\",\"RISPRO Kolaborasi Internasional\":\"RISPRO Kolaborasi Internasional\",\"Daftar Grantees\":\"Daftar Grantees\",\"Kisah Inpiratif RISPRO\":\"Kisah Inpiratif RISPRO\",\"Karir\":\"Karir\",\"Berita Terbaru\":\"Berita Terbaru\",\"Semua\":\"Semua\",\"Lihat FAQ\":\"Lihat FAQ\",\"Call Center\":\"Call Center\",\"Alamat Kantor\":\"Alamat Kantor\",\"Lihat Lokasi\":\"Lihat Lokasi\",\"Atau hubungi dan follow kami di media sosial\":\"Atau hubungi dan follow kami di media sosial\",\"Hari\":\"Hari\",\"Jam\":\"Jam\",\"Menit\":\"Menit\",\"Apa yang ingin Anda lakukan?\":\"Apa yang ingin Anda lakukan?\",\"Saya Ingin...\":\"Saya Ingin...\",\"Pengelolaan Alumni\":\"Pengelolaan Alumni\",\"org\":\"org\",\"judul\":\"judul\",\"Afirmasi dan Targeted\":\"Afirmasi dan Targeted\",\"Riset Didanai\":\"Riset Didanai\",\"Terimakasih atas Testimoni Anda\":\"Terimakasih atas Testimoni Anda\",\"Pengajuan testimoni Anda sudah berhasil terkirim dan akan melalui proses editorial oleh tim kami.\":\"Pengajuan testimoni Anda sudah berhasil terkirim dan akan melalui proses editorial oleh tim kami.\",\"Waktu\":\"Waktu\",\"s.d. selesai\":\"s.d. selesai\",\"Disiarkan Melalui\":\"Disiarkan Melalui\",\"Penulis\":\"Penulis\",\"Fotografer\":\"Fotografer\",\"Kelolaan Dana Abadi Lainnya\":\"Kelolaan Dana Abadi Lainnya\",\"Navigasi\":\"Navigasi\",\"SELEBIHNYA\":\"SELEBIHNYA\",\"TUTUP\":\"TUTUP\",\"Periode Pendaftaran\":\"Periode Pendaftaran\",\"Jadwal Saat Ini\":\"Jadwal Saat Ini\",\"Video Tutorial\":\"Video Tutorial\",\"Unduhan\":\"Unduhan\",\"DAFTAR\":\"DAFTAR\",\"Cari Periset, Judul Riset, Institusi, atau Fokus di sini...\":\"Cari Periset, Judul Riset, Institusi, atau Fokus di sini...\",\"Ketua Riset\":\"Ketua Riset\",\"Institusi\":\"Institusi\",\"Fokus Riset\":\"Fokus Riset\",\"Tahun Kontrak\":\"Tahun Kontrak\",\"Tujuan Persiapan Keberangkatan\":\"Tujuan Persiapan Keberangkatan\",\"Video PK\":\"Video PK\",\"Cari Nama Angkatan\":\"Cari Nama Angkatan\",\"Jumlah Peserta\":\"Jumlah Peserta\",\"Tanggal Pelaksanaan\":\"Tanggal Pelaksanaan\",\"Pengayaan Bahasa\":\"Pengayaan Bahasa\",\"Cari di sini...\":\"Cari di sini...\",\"Bergabung dengan Kami\":\"Bergabung dengan Kami\",\"Kontrak\":\"Kontrak\",\"Semua Tipe\":\"Semua Tipe\",\"Cari Posisi...\":\"Cari Posisi...\",\"Keterangan Umum\":\"Keterangan Umum\",\"Dengar Pengalaman Mereka\":\"Dengar Pengalaman Mereka\",\"Lokasi\":\"Lokasi\",\"Kode\":\"Kode\",\"Tipe Pekerjaan\":\"Tipe Pekerjaan\",\"Lamar Sekarang\":\"Lamar Sekarang\",\"Posisi Sudah Terisi\":\"Posisi Sudah Terisi\",\"Tentang Pekerjaan\":\"Tentang Pekerjaan\",\"Apa yang Akan Anda Kerjakan\":\"Apa yang Akan Anda Kerjakan\",\"Persyaratan\":\"Persyaratan\",\"Cara Mendaftar\":\"Cara Mendaftar\",\"Dokumen yang Dibutuhkan\":\"Dokumen yang Dibutuhkan\",\"Tahapan Seleksi\":\"Tahapan Seleksi\",\"Mengapa LPDP\":\"Mengapa LPDP\",\"Syarat Penerima Program\":\"Syarat Penerima Program\",\"Mengapa Bergabung Bersama Kami\":\"Mengapa Bergabung Bersama Kami\",\"Tujuan\":\"Tujuan\",\"Lihat Panduan\":\"Lihat Panduan\",\"Panduan Lainnya\":\"Panduan Lainnya\",\"Saya ingin menghubungi LPDP\":\"Saya ingin menghubungi LPDP\",\"Form Pendaftaran Business Competition\":\"Form Pendaftaran Business Competition\",\"Form Pendaftaran\":\"Form Pendaftaran\",\"Data Pribadi\":\"Data Pribadi\",\"Pilih salah satu\":\"Pilih salah satu\",\"Masukan bukan email yang valid!\":\"Masukan bukan email yang valid!\",\"Silakan masukan email Anda!\":\"Silakan masukan email Anda!\",\"Kirim\":\"Kirim\",\"Submit\":\"Submit\",\"Saya ingin berbicara dengan CSOnline LPDP\":\"Saya ingin berbicara dengan CS Online LPDP\"}","language":"id"}},{"node":{"ns":"common","data":"{\"Welcome to {{siteTitle}}\":\"Selamat Datang di {{siteTitle}}\"}","language":"id"}}]}},"pageContext":{"data":{"id":{"news_category":"Awardeestory","title":"Widya Putra, Alumni Beasiswa LPDP Angkatan Pertama yang Sukses Berwirausaha Jamur","slug":"widya-putra-alumni-beasiswa-lpdp-angkatan-pertama-yang-sukses-berwirausaha-jamur","image":"https://lpdp.kemenkeu.go.id/storage/information/news/article/image/image_1692606444.jpg","content":"<p style=\"text-align:justify\">Di mata Widya Putra (32), jamur merupakan tanaman yang sangat menarik perhatiannya. Terlebih saat jamur menjadi salah satu kajian jurusannya di Program Studi Mikrobiologi Institut Teknologi Bandung (ITB) yang makin membuka mata Widya akan segudang manfaat baik dari jamur.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Pemuda kelahiran Sibolga, Sumatera Utara ini memang menyukai ilmu biologi sejak bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Tak heran apabila di jurusan mikrobiologi membuatnya kian mengetahui banyak hal termasuk manfaat jamur.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Di mikrobiologi sendiri, kita mempelajari makhluk hidup mikroskopis seperti bakteri, virus, jamur. Dan yang menarik perhatian saya adalah jamur. Kenapa? Karena ternyata jamur itu kan banyak khasiatnya, khususnya jamur yang bisa dikonsumsi, kemudian juga rasanya yang enak teksturnya menyerupai daging&rdquo; ujar Widya yang skripsinya meneliti budidaya jamur tiram dengan kandungan senyawa yang bagus untuk kesehatan itu.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Dari kandungan gizi tinggi hingga teksturnya yang enak inilah membuat Widya melirik potensi budidaya jamur. Magang kuliahnya dihabiskan di perusahaan budidaya jamur di Malang, Jawa Timur untuk menambah pengetahuan dan pengalaman seiring dengan tumbuhnya jiwa-jiwa entrepreneur dalam dirinya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Tekad kuatnya untuk berwirausaha inilah yang mendorong Widya untuk melanjutkan studi S2 ke Belanda.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Angkatan Pertama Beasiswa LPDP</strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pertama kali membuka layanan beasiswanya di tahun 2013. Bila bertanya siapa dan dimana alumni penerima beasiswa LPDP angkatan pertama? Widya Putra adalah salah satunya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Cerita Widya mendapatkan beasiswa LPDP berawal dari ajakan rekannya. Saat itu Widya memang berminat ingin mempelajari bidang manajemen kualitas makanan untuk bekal pengetahuannya dalam berwirausaha nantinya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Setahun setelah Widya lulus dari ITB pada 2012, ia diajak oleh dua rekannya yang lebih dahulu tahu beasiswa LPDP. Widya bersama kedua rekannya kemudian mendaftar beasiswa LPDP dan langsung diterima dengan mulus.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Ternyata opportunity-nya masih sangat besar. Baru buka dan saya jadi salah satu angkatan PK (Persiapan Keberangkatan) pertama gitu pada saat itu,&rdquo; kenang Widya. Ketika itu angkatan PK-1 LPDP berjumlah 60-an orang. Ia juga mengenang masa-masa kegiatan PK yang sangat berkesan salah satunya ketika berkesempatan menaiki kapal selam Angkatan Laut dan menginap tiga hari.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sebenarnya Widya sudah mengantongi tiga LoA (Letter of Acceptance) dari tiga kampus dunia yang berbeda, ada Wageningen University, Ghent University, dan University of New South Wales. Pada akhirnya ia memilih Wageningen University di Belanda dengan jurusan Food Quality Management.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Proses perkuliahan di negeri Belanda menurut Widya berjalan dengan lancar. Ia juga mendapat inspirasi untuk mengenalkan produk jamur yang berbeda dari di Indonesia. Adapun kendala bahasa Inggris yang dialami Widya juga bisa ia tangani. Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Wageningen University ini biasanya merekam materi dan pemaparan dosen agar dapat dipelajari kembali.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Widya mengaku sangat beruntung bisa merasakan beasiswa LPDP. Beasiswa dengan komunitas terbesar di Indonesia, all over the world, menurutnya akan sangat berguna dalam menambah teman dan relasi, &ldquo;One day mungkin pemimpin-pemimpin masa depan gitu pejabat, mayoritas akan di-lead oleh alumni-alumni LPDP mungkin ya, baik di sektor BUMN, pemerintah gitu. Dan one day mungkin ya koneksi itulah yang membuat kita lebih cair&rdquo;, jelas Widya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Berwirausaha makanan plant based berbasis jamur</strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sedari di bangku kuliah Widya bercita-cita ingin membuka lapangan pekerjaan agar tidak hanya bergantung bekerja kepada orang lain saja. Terlebih jika ingin Indonesia menjadi maju, jumlah wirausahawan pencipta lapangan kerja harus ditingkatkan.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Karena banyak yang bilang 2045 Indonesia generasi emas, tapi kalau lapangan pekerjaan terbatas juga kan banyak pengangguran. Jadi saya mencoba eksplor lah apa yang bisa dikerjakan dari bidang keilmuan saya&rdquo; ujarnya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sepulang menggaet gelar master dari Belanda, hal pertama yang dilakukan Widya adalah langsung menjajal menjadi penjual produk organik. Usaha yang dijalankan bersama rekan-rekan sesama alumni penerima beasiswa LPDP ini hanya bertahan sampai sekitar tahun 2016.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Pulang ke Bandung lagi dan masih di tahun yang sama, Widya lantas menjajal mengembangkan jamur dari ilmu pengetahuan yang telah ia dapat. Brand pertamanya bernama Mushome untuk mengenalkan jamur tiram sebagai media edukasi bagi anak-anak serta sejumlah produk jamur olahan kepada masyarakat.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Produk Mushome adalah berupa mushroom kit, yaitu jamur yang bisa ditanam di rumah dengan media tanam serbuk gergaji. Dengan mushroom kit ini anak-anak bisa teredukasi tentang bagaimana menanam dan menumbuhkan makanan sendiri yang berbasis jamur. Pada 2018 produk Mushome bertambah menjadi keripik jamur dan rumput laut.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Di tahun berikutnya inilah brand kedua Widya yang dinamai Meatless Kingdom lahir dan berkembang pesat hingga kini. Keduanya berada di bawah naungan PT Yasa Jamur Sriwijaya. Produk Meatless Kingdom sendiri adalah makanan olahan seperti keripik jamur, kaldu jamur, hingga daging nabati berbahan dasar jamur dan kedelai.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Bagi Widya yang penganut Buddha, makan makanan vegetarian termasuk nabati tentu sudah tak asing lagi. Widya berpikir selama ini produk makanan nabati di dalam negeri banyak dipasok dari produk impor. Jadi kenapa tidak untuk memproduksi sendiri dengan citarasa yang juga khas Indonesia. Itulah yang mendasari berdirinya Meatless Kingdom milik Widya Putra.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sebagai seorang yang merintis usaha dari nol, Widya merasakan betul tantangan yang dihadapi pada saat awal pembentukan. Mulai dari mencari petani untuk dijadikan rekanan, hingga dia mencoba bertani jamur sendiri. Ada masa-masa di mana Widya harus pontang-panting penuh effort angkat barang membawa media tanam jamur sendiri menggunakan sepeda motor.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;itu kiri kanan saya bawa sendiri. Naik dari tempat saya ngontrak menuju Lembang setengah jam (saat) pagi. Nanti siang atau sore pulang&rdquo; kenang Widya saat itu. Dirinya pun tak menampik timbul pikiran mempertanyakan kegiatannya itu di tengah status lulusan S2 Eropa yang lazimnya pergi bekerja di korporat multinasional dan berada di posisi yang nyaman.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Tapi saya kuatkan diri lagi bahwa saya yakini ini proses yang harus dilalui untuk membuat saya berkembang sebagai pribadi dan juga berkembang nanti sebagai bisnis&rdquo;, ungkap Widya yang akhirnya sukses menjadi seorang food tech entrepreneur ini.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Kini baik Mushome dan Meatless Kingdom sudah memiliki 240 store di seluruh Indonesia. Selain itu produk-produknya juga sudah diekspor ke sejumlah negara seperti Singapura, Belanda, dan Hongkong. Tersedia juga di e-commerce untuk melayani para konsumen daring. Ia dibantu oleh 20 karyawan dan delapan orang anak magang. Meatless Kingdom sekarang tersedia berbagai bentuk dan rasa seperti rendang, gepuk, dendeng pedas, manis hingga dendeng asap.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Tantangan terbesar yang sedang Widya hadapi saat ini menurutnya adalah membawa awareness terhadap plant based meat termasuk produk olahan jamur ke masyarakat yang lebih luas. Ia berharap produk makanan vegetarian dapat menjadi opsi di kala orang mulai peduli dengan kesehatan dan mulai bosan makan makanan daging.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Perjalanan Meatless Kingdom di tangan Widya masih panjang. Setidaknya itulah tekadnya yang masih ingin terus mengembangkan usahanya sehingga dapat berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, mendorong perekonomian negara, dan menjangkau masalah kesehatan dengan penciptaan pangan sehat bergizi.</p>","created_at":"21-08-2023","is_highlight":"0","photographer_name":"Dok. Widya Putra","writer_name":"Tony Firman dan Irfan Bayu"},"en":{"news_category":"Awardeestory","title":"Widya Putra, Alumni Beasiswa LPDP Angkatan Pertama yang Sukses Berwirausaha Jamur","slug":"widya-putra-alumni-beasiswa-lpdp-angkatan-pertama-yang-sukses-berwirausaha-jamur","image":"https://lpdp.kemenkeu.go.id/storage/information/news/article/image/image_1692606444.jpg","content":"<p style=\"text-align:justify\">Di mata Widya Putra (32), jamur merupakan tanaman yang sangat menarik perhatiannya. Terlebih saat jamur menjadi salah satu kajian jurusannya di Program Studi Mikrobiologi Institut Teknologi Bandung (ITB) yang makin membuka mata Widya akan segudang manfaat baik dari jamur.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Pemuda kelahiran Sibolga, Sumatera Utara ini memang menyukai ilmu biologi sejak bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Tak heran apabila di jurusan mikrobiologi membuatnya kian mengetahui banyak hal termasuk jamur.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Di mikrobiologi sendiri, kita mempelajari makhluk hidup mikroskopis seperti bakteri, virus, jamur. Dan yang menarik perhatian saya adalah jamur. Kenapa? Karena ternyata jamur itu kan banyak khasiatnya, khususnya jamur yang bisa dikonsumsi, kemudian juga rasanya yang enak teksturnya menyerupai daging&rdquo; ujar Widya yang skripsinya meneliti budidaya jamur tiram dengan kandungan senyawa yang bagus untuk kesehatan itu.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Dari kandungan gizi tinggi hingga teksturnya yang enak inilah membuat Widya melirik potensi budidaya jamur. Magang kuliahnya dihabiskan di perusahaan budidaya jamur di Malang, Jawa Timur untuk menambah pengetahuan dan pengalaman seiring dengan tumbuhnya jiwa-jiwa entrepreneur dalam dirinya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Tekad kuatnya untuk berwirausaha inilah yang mendorong Widya untuk melanjutkan studi S2 ke Belanda.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Angkatan Pertama Beasiswa LPDP</strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pertama kali membuka layanan beasiswanya di tahun 2013. Bila bertanya siapa dan dimana alumni penerima beasiswa LPDP angkatan pertama? Widya Putra adalah salah satunya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Cerita Widya mendapatkan beasiswa LPDP berawal dari ajakan rekannya. Saat itu Widya memang berminat ingin mempelajari bidang manajemen kualitas makanan untuk bekal pengetahuannya dalam berwirausaha nantinya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Setahun setelah Widya lulus dari ITB pada 2012, ia diajak oleh dua rekannya yang lebih dahulu tahu beasiswa LPDP. Widya bersama kedua rekannya kemudian mendaftar beasiswa LPDP dan langsung diterima dengan mulus.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Ternyata opportunity-nya masih sangat besar. Baru buka dan saya jadi salah satu angkatan PK (Persiapan Keberangkatan) pertama gitu pada saat itu,&rdquo; kenang Widya. Ketika itu angkatan PK-1 LPDP berjumlah 60-an orang. Ia juga mengenang masa-masa kegiatan PK yang sangat berkesan salah satunya ketika berkesempatan menaiki kapal selam Angkatan Laut dan menginap tiga hari.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sebenarnya Widya sudah mengantongi tiga LoA (Letter of Acceptance) dari tiga kampus dunia yang berbeda, ada Wageningen University, Ghent University, dan University of New South Wales. Pada akhirnya ia memilih Wageningen University di Belanda dengan jurusan Food Quality Management.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Proses perkuliahan di negeri Belanda menurut Widya berjalan dengan lancar. Ia juga mendapat inspirasi untuk mengenalkan produk jamur yang berbeda dari di Indonesia. Adapun kendala bahasa Inggris yang dialami Widya juga bisa ia tangani. Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Wageningen University ini biasanya merekam materi dan pemaparan dosen agar dapat dipelajari kembali.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Widya mengaku sangat beruntung bisa merasakan beasiswa LPDP. Beasiswa dengan komunitas terbesar di Indonesia, all over the world, menurutnya akan sangat berguna dalam menambah teman dan relasi, &ldquo;One day mungkin pemimpin-pemimpin masa depan gitu pejabat, mayoritas akan di-lead oleh alumni-alumni LPDP mungkin ya, baik di sektor BUMN, pemerintah gitu. Dan one day mungkin ya koneksi itulah yang membuat kita lebih cair&rdquo;, jelas Widya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\"><strong>Berwirausaha makanan plant based berbasis jamur</strong></p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sedari di bangku kuliah Widya bercita-cita ingin membuka lapangan pekerjaan agar tidak hanya bergantung bekerja kepada orang lain saja. Terlebih jika ingin Indonesia menjadi maju, jumlah wirausahawan pencipta lapangan kerja harus ditingkatkan.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Karena banyak yang bilang 2045 Indonesia generasi emas, tapi kalau lapangan pekerjaan terbatas juga kan banyak pengangguran. Jadi saya mencoba eksplor lah apa yang bisa dikerjakan dari bidang keilmuan saya&rdquo; ujarnya.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sepulang menggaet gelar master dari Belanda, hal pertama yang dilakukan Widya adalah langsung menjajal menjadi penjual produk organik. Usaha yang dijalankan bersama rekan-rekan sesama alumni penerima beasiswa LPDP ini hanya bertahan sampai sekitar tahun 2016.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Pulang ke Bandung lagi dan masih di tahun yang sama, Widya lantas menjajal mengembangkan jamur dari ilmu pengetahuan yang telah ia dapat. Brand pertamanya bernama Mushome untuk mengenalkan jamur tiram sebagai media edukasi bagi anak-anak serta sejumlah produk jamur olahan kepada masyarakat.&nbsp;</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Produk Mushome adalah berupa mushroom kit, yaitu jamur yang bisa ditanam di rumah dengan media tanam serbuk gergaji. Dengan mushroom kit ini anak-anak bisa teredukasi tentang bagaimana menanam dan menumbuhkan makanan sendiri yang berbasis jamur. Pada 2018 produk Mushome bertambah menjadi keripik jamur dan rumput laut.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Di tahun berikutnya inilah brand kedua Widya yang dinamai Meatless Kingdom lahir dan berkembang pesat hingga kini. Keduanya berada di bawah naungan PT Yasa Jamur Sriwijaya. Produk Meatless Kingdom sendiri adalah makanan olahan seperti keripik jamur, kaldu jamur, hingga daging nabati berbahan dasar jamur dan kedelai.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Bagi Widya yang penganut Buddha, makan makanan vegetarian termasuk nabati tentu sudah tak asing lagi. Widya berpikir selama ini produk makanan nabati di dalam negeri banyak dipasok dari produk impor. Jadi kenapa tidak untuk memproduksi sendiri dengan citarasa yang juga khas Indonesia. Itulah yang mendasari berdirinya Meatless Kingdom milik Widya Putra.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Sebagai seorang yang merintis usaha dari nol, Widya merasakan betul tantangan yang dihadapi pada saat awal pembentukan. Mulai dari mencari petani untuk dijadikan rekanan, hingga dia mencoba bertani jamur sendiri. Ada masa-masa di mana Widya harus pontang-panting penuh effort angkat barang membawa media tanam jamur sendiri menggunakan sepeda motor.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;itu kiri kanan saya bawa sendiri. Naik dari tempat saya ngontrak menuju Lembang setengah jam (saat) pagi. Nanti siang atau sore pulang&rdquo; kenang Widya saat itu. Dirinya pun tak menampik timbul pikiran mempertanyakan kegiatannya itu di tengah status lulusan S2 Eropa yang lazimnya pergi bekerja di korporat multinasional dan berada di posisi yang nyaman.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">&ldquo;Tapi saya kuatkan diri lagi bahwa saya yakini ini proses yang harus dilalui untuk membuat saya berkembang sebagai pribadi dan juga berkembang nanti sebagai bisnis&rdquo;, ungkap Widya yang akhirnya sukses menjadi seorang food tech entrepreneur ini.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Kini baik Mushome dan Meatless Kingdom sudah memiliki 240 store di seluruh Indonesia. Selain itu produk-produknya juga sudah diekspor ke sejumlah negara seperti Singapura, Belanda, dan Hongkong. Tersedia juga di e-commerce untuk melayani para konsumen daring. Ia dibantu oleh 20 karyawan dan delapan orang anak magang. Meatless Kingdom sekarang tersedia berbagai bentuk dan rasa seperti rendang, gepuk, dendeng pedas, manis hingga dendeng asap.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Tantangan terbesar yang sedang Widya hadapi saat ini menurutnya adalah membawa awareness terhadap plant based meat termasuk produk olahan jamur ke masyarakat yang lebih luas. Ia berharap produk makanan vegetarian dapat menjadi opsi di kala orang mulai peduli dengan kesehatan dan mulai bosan makan makanan daging.</p>\r\n\r\n<p style=\"text-align:justify\">Perjalanan Meatless Kingdom di tangan Widya masih panjang. Setidaknya itulah tekadnya yang masih ingin terus mengembangkan usahanya sehingga dapat berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, mendorong perekonomian negara, dan menjangkau masalah kesehatan dengan penciptaan pangan sehat bergizi.</p>","created_at":"21-08-2023","is_highlight":"0","photographer_name":"Dok. Widya Putra","writer_name":"Tony Firman dan Irfan Bayu"}},"language":"id","i18n":{"language":"id","languages":["id","en"],"defaultLanguage":"id","generateDefaultLanguagePage":false,"routed":false,"originalPath":"/informasi/berita/widya-putra-alumni-beasiswa-lpdp-angkatan-pertama-yang-sukses-berwirausaha-jamur","path":"/informasi/berita/widya-putra-alumni-beasiswa-lpdp-angkatan-pertama-yang-sukses-berwirausaha-jamur"}}},"staticQueryHashes":["2587593488","3120664252","3218363658","596699432","696143187"]}