Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011

Featured Alumni

Urutkan berdasarkan
Direktur & Founder CELIOS (Center of Economic and Law Studies)

Bhima Yudhistira Adhinegara

Direktur & Founder CELIOS (Center of Economic and Law Studies)

University of BradfordMaster in Finance

Bhima Yudhistira Adhinegara dikenal sebagai pengamat ekonomi yang aktif memberikan pandangannya tentang perekonomian nasional di banyak media massa baik cetak maupun elektronik. Ia diketahui aktif menulis beragam opini dan memiliki pengalaman dalam kegiatan riset ekonomi di International Finance Corporation World Bank, Staff Asistensi Ketua Umum Kadin 2015-2020, Fair Labor Association-US, dan Friedrich Ebert Stiftung serta INDEF (Institute for Development of Economics and Finance). Selama berkarir Bhima banyak melakukan analisis terkait makro-ekonomi, keuangan keberlanjutan, perkembangan ekonomi digital seperti e-commerce, digital infrastructure, hingga perkembangan kecerdasan buatan. 

Karier Bhima sebagai seorang ekonom mulai ditapaki sejak duduk di bangku SMA. Saat itu Bhima sudah menyukai kegiatan membaca dan menulis. Ketika masuk di International Undergraduate Program (IUP) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Bhima juga aktif mengikuti berbagai penelitian dari dosen. Saat ini Bhima menjabat sebagai Direktur Center of Economics and Law Studies (CELIOS), sebuah lembaga think tank untuk pengkajian masalah ekonomi, isu transisi energi dan transformasi digital. 

Prestasi:

  • Milenial ke-4 dengan jumlah kutipan di media massa paling banyak mencapai 17.175 quotes versi Koaksi Indonesia pada 2019.
  • Top 5 Key Opinion Leader di media massa versi Lokadata pada 2020.
Founder & CEO Askara Berkarya

Adinda Nindyachandra

Founder & CEO Askara Berkarya

University of MelbourneMaster of Arts (MA) in Arts and Cultural Management

Adinda Nindyachandra adalah seorang profesional di bidang seni pertunjukan dan manajemen budaya yang dikenal luas sebagai pendiri sekaligus CEO dari ASKARA, sebuah platform seni pertunjukan dan social enterprise yang fokus mengembangkan karya dan peluang bagi pelaku seni. Di bawah kepemimpinannya, ASKARA memproduseri “Musikal Untuk Perempuan” pada Maret 2025, sebuah produksi teater besar yang mengangkat narasi kesetaraan dan pilihan hidup perempuan dengan apresiasi penonton yang tinggi dan semangat inklusif dalam penontonnya.

Adinda juga aktif dalam program sosial seperti Gerak Aja Dulu, yang menyediakan kelas tari gratis bagi anak-anak dari komunitas kurang beruntung sebagai bentuk akses seni yang lebih adil. Sebelum mengabdikan diri penuh di ASKARA, ia berkarier sebagai Senior Program Officer di Bakti Budaya Djarum Foundation, serta aktif mengajar komunikasi dan seni, menjadi mentor di berbagai program pengembangan karier, dan membagikan pengalamannya untuk memperluas jangkauan seni dan pendidikan di Indonesia. Adinda meraih gelar Master of Arts in Arts and Cultural Management dari University of Melbourne dan Bachelor of Business Administration dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.

Senior Vice President / VP Operations di Eratani Teknologi Nusantara

Adwin Pratama Anas

Senior Vice President / VP Operations di Eratani Teknologi Nusantara

Leeds University Business SchoolMaster di Leeds University Business School

Adwin Pratama Anas adalah profesional di sektor teknologi pertanian yang menjabat Senior Vice President / VP Operations di Eratani Teknologi Nusantara, sebuah perusahaan agritech yang fokus pada transformasi digital pertanian di Indonesia. Dalam peran kepemimpinan operasionalnya, Adwin bertanggung jawab mengembangkan produk dan operasi yang mendorong adopsi teknologi berbasis data di sektor pertanian, memperkuat sistem distribusi, manajemen risiko, dan efisiensi rantai pasok untuk mendukung petani kecil.

Pendekatannya yang integratif, termasuk mengimplementasikan solusi seperti smart farming berbasis IoT dan memperluas program pendampingan budidaya telah membantu petani mengakses pembiayaan, pendampingan teknis, serta pasar yang lebih baik, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan komunitas tani di berbagai wilayah. Sebelum berkarya di Eratani, Adwin memiliki pengalaman luas di perusahaan teknologi besar seperti Gojek dan Telkomsel, serta aktif berbagi wawasan karier dan kepemimpinan melalui kegiatan mentoring dan komunitas profesional.

Founder & Executive Director Kakha Series (PT Kakha Berdaya Bersama)

Juwairiyyah Jafar

Founder & Executive Director Kakha Series (PT Kakha Berdaya Bersama)

Lancaster UniversityMagister E-Business and Innovation

Juwairiyyah Jafar dikenal sebagai Founder & Executive Director Kakha Series (PT Kakha Berdaya Bersama), sebuah brand dan perusahaan ritel yang bertumbuh dengan semangat kewirausahaan berbasis pemberdayaan. Melalui Kakha Series, ia tidak hanya membangun bisnis yang berkelanjutan, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi sekitar 50 karyawan tetap serta ratusan karyawan tidak tetap, sekaligus memberdayakan puluhan penjahit lokal di wilayah Bandung dan sekitarnya sebagai bagian dari rantai produksi yang inklusif. Kiprahnya mencerminkan komitmen awardee LPDP dalam menghadirkan dampak nyata pascastudi—menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat UMKM, dan menciptakan ekosistem kerja yang memberi ruang tumbuh bagi banyak keluarga.

Co-Founder Niion Bag

Tunjung Larasati

Co-Founder Niion Bag

Institut Teknologi BandungMagister Creative and Cultural Entrepreneurship (MBA)

Tunjung Larasati adalah sosok entrepreneur kreatif Indonesia dan alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang berkontribusi dalam pengembangan industri fashion dan desain produk lokal. Ia dikenal luas sebagai Co-Founder dari Niion Indonesia, sebuah merek tas yang lahir sejak 2013 dengan ciri khas desain fungsional, warna-warna cerah, dan gaya urban yang terus berevolusi mengikuti tren pasar, sehingga menjangkau konsumen dari Bandung hingga retail nasional. Niion tidak hanya memperkuat identitas fashion buatan Indonesia tetapi juga membuka peluang kerja dan kolaborasi kreatif dalam ekosistem UMKM di sektor fashion lokal.

Selain itu, Tunjung juga merupakan pendiri GET Dailygear, sebuah venture lifestyle yang menghadirkan produk kebutuhan harian dengan pendekatan desain praktis dan estetika modern yang relevan dengan gaya hidup kontemporer, sekaligus menguatkan diversifikasi bisnis berbasis inovasi desain produk. Selain kiprahnya di dunia usaha, profil Tunjung menunjukkan latar belakang kuat di bidang desain produk dan kewirausahaan kreatif, serta keterlibatannya dalam menghubungkan nilai estetika dengan strategi bisnis yang adaptif di industri fashion dan lifestyle Indonesia.

Guru Sekolah Dasar Negeri di Jakarta

Galih Sulistyaningra

Guru Sekolah Dasar Negeri di Jakarta

University College LondonMaster, Educational Planning, Economics and International Development

Belum banyak guru Sekolah Dasar yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi hingga S2. Galih Suryaningtyas adalah salah satu pengecualian. Pasca merampungkan studi magister di University College London bidang pendidikan, Galih justru mantap berkarier menjadi guru Sekolah Dasar Negeri di Jakarta. Dalam menjalani perannya sebagai guru, ia sering membagikan metode pengajaran inovatif dan kreatif melalui platform media sosial Instagram. Galih juga kerap kali meningkatkan kesadaran tentang isu-isu sosial dan pendidikan di Indonesia dan topik-topik seperti pendidikan inklusif, sejarah kritis, hingga kesejahteraan guru.