Jakarta, 23 Agustus 2024 - Program Apresiasi Talenta kembali hadir tahun ini menyapa para peneliti nasional. Sarwono Award 2024 resmi diberikan kepada Prof. Dr. Bens Pardamean atas dedikasinya dalam membawa dan mengembangkan teknologi bioinformatika di tanah air.
Bens adalah profesor bidang bioinformatika yang dikenal belasan tahun berkiprah di dunia informatika sebagai peneliti, praktisi, konsultan, pengusaha, maupun akademisi. Saat pulang ke Indonesia tahun 2007 setelah meraih gelar Doktor Informatika dari University of Southern California, Bens mengembangkan pusat riset bioinformatika dengan fokus pada genomic research genetic yang belum banyak dikembangkan di Indonesia kala itu.
Penelitian bioinformatika merupakan multidisiplin di bidang teknologi informasi, medical science, dan mathematical science. Bens yakin bahwa penelitian bioinformatika akan sangat penting bagi kemajuan bangsa.
“Menggabungkan tiga multidisiplin ini dengan data sciences di era artificial intelligence ini perlu kita perkuat dan kembangkan oleh para peneliti di Indonesia,” pesannya dalam sambutan penerimaan Sarwono Award.
Lebih lanjut Bens menyarankan kolaborasi antar peneliti sangat diperlukan untuk sharing resource apabila ingin ilmu bioinformatika di Indonesia dapat berkembang lebih besar. Adanya kerja sama antar pusat penelitian akan membuka banyak sumber daya yang dilibatkan dalam penelitian serta membuat lebih efektif dan cepat.
Berbagai publikasi jurnal internasional terkemuka telah ia kerjakan. Bens tercatat menjadi salah satu anggota fakultas yang produktif dalam riset dan jurnal ilmiah terindex scopus hingga meraih Top Scopus Award.
Kini dengan jabatannya sebagai Direktur Pusat Bioinformatics & Data Science Research Center NVIDIA-BINUS AI R&D Center Universitas Bina Nusantara sejak 2017, Bens terus menggalakkan disiplin ilmu dan penelitian terkait artificial intelligence.
Atas semua dedikasi dan kontribusi riset inilah Bens mendapat pengakuan dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di tanah air. Selain Sarwono Award, BRIN dan LPDP juga memberikan Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture kepada Prof. Dr. Trina Ekawati Tallei dari Universitas Sam Ratulangi, yang diakui atas keahliannya dalam bidang biodiversitas dan ekosistem Indonesia.
Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto turut hadir dalam memberikan Sarwono Award bersama dengan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko. Terlibatnya LPDP dalam pemberian Sarwono Award merupakan tindak lanjut dari Program Apresiasi Talenta Riset dan Inovasi yang disepakati pada Juni tahun lalu.
Komitmen LPDP melalui Direktorat Fasilitasi Riset terhadap program apresiasi penghargaan adalah dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 3,675 M kepada BRIN. Para pemenang masing-masing prize maupun award mendapat hadiah apresiasi sebesar Rp 400 juta, dan untuk orasi ilmiah memorial lecture memperoleh Rp 25 juta.
Diharapkan penghargaan ini dapat mendorong lebih banyak ilmuwan dan akademisi nasional untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi bangsa.
Penggunaan nama "Sarwono" dimaksudkan untuk mengenang jasa pengabdian Prof. Dr. Sarwono Prawirohardjo (Kepala LIPI pertama) dalam membangun ilmu pengetahuan Indonesia.
Pemberian Sarwono Award dan Sarwono dan Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture 2024 dilaksanakan di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo Gedung BJ Habibie Lantai 3 kantor BRIN pada Jumat (23/8/2024) siang. Acara juga disiarkan langsung di kanal YouTube BRIN Indonesia.



