Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Ketujuh mahasiswa dan alumni Harvard dalam sesi HISA Talk 2024 saat memberikan materi dan tanya jawab kepada peserta pada Sabtu (3/8) pagi, di Gedung Jusuf Anwar, komplek Kementerian Keuangan.
News

HISA TALK 2024, Berbagi Inspirasi dan Dorong Anak Muda Indonesia Kuliah di Harvard

Penulis
Tony Firman
Sabtu,
3 Agustus 2024

Jakarta, 4 Agustus 2024 - Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik sejagat, sejarah Harvard University telah membentang setidaknya 388 tahun. Didirikan dengan mengambil nama penyumbang pembangunannya kala itu, John Harvard, pada tahun 1636. Itu artinya sezaman dengan tahun meninggalnya Sultan Iskandar Muda dari Kesultanan Aceh Darussalam.

Terkenal kompetitif, Harvard tentu tak mudah untuk ditembus, sepanjang 12 tahun LPDP memberikan layanan, mahasiswa Indonesia yang dikirim untuk studi di Harvard baru 122 orang dan seluruhnya menempuh jenjang studi S2, namun susah tentu tak berarti mustahil.

Nyatanya, dari tahun ke tahun makin banyak mahasiswa Indonesia yang diterima di Harvard, menandakan kemampuan anak Indonesia juga tak kalah saing. Melalui LPDP, kesempatan telah terbuka lebar. Harvard masuk dalam daftar jalur Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) beasiswa LPDP. Keputusan sepenuhnya ada di tangan generasi muda bangsa yang mau memanfaatkan beasiswa jenjang S2 dan S3.

Guna mendongkrak jumlah mahasiswa Indonesia yang tembus ke Harvard, Harvard Indonesian Student Association (HISA) bekerja sama dengan LPDP menggelar HISA TALK 2024: Navigating the Path to Harvard yang digelar pada Sabtu (3/8) pagi, di Gedung Jusuf Anwar, komplek Kementerian Keuangan.

Tujuh mahasiswa dan alumni Harvard dari berbagai bidang berperan sebagai narasumber, mereka adalah Agnes (Harvard Law School), Ariel (Harvard Graduate School of Design), Aufar (Harvard Kennedy School), Heidi (Harvard Graduate School of Education), Kezia (Harvard Medical School), dan Nilam (Harvard Business School), acara dimoderatori oleh Erin (Harvard Law School). Tujuh puluh peserta menghadiri acara tersebut.

Para narasumber berbagi pengalaman mereka tentang bagaimana Harvard mendukung dan mendorong mereka untuk mengembangkan passion. Mulai dari eksplorasi akademik hingga keterlibatan dalam proyek-proyek yang berdampak sosial, setiap mahasiswa didorong untuk merealisasikan aspirasi tertinggi mereka.

Dalam upaya mendongkrak jumlah mahasiswa Indonesia agar tembus Harvad, HISA berkolaborasi dengan LPDP untuk menyediakan program berkelanjutan berupa mentorship eksklusif. Melalui program ini, para calon mahasiswa dapat memperoleh bimbingan langsung dari mahasiswa Harvard saat ini, yang akan membantu dalam berbagai aspek mendaftar di sekolah pascasarjana, seperti penulisan esai, peninjauan CV, simulasi wawancara, dan banyak lagi. 

Program tersebut dirancang untuk memberikan wawasan dan panduan praktis yang dapat memperkuat aplikasi calon mahasiswa dan meningkatkan peluang diterima di universitas bergengsi ini.

Relate Articles

LPDP Pastikan Dukungan Penuh Dana Indonesiaraya, Ingin Tingkatkan Partisipasi Pelaku Budaya di Daerah 3T

Berita | 05-05-2026

LPDP Pastikan Dukungan Penuh Dana Indonesiaraya, Ingin Tingkatkan Partisipasi Pelaku Budaya di Daerah 3T

LPDP Danai Riset Bestari Saintek  dan Semesta tahun 2026 untuk Perkuat Hilirisasi Riset dan Kolaborasi Lintas Sektor

Berita | 04-05-2026

LPDP Danai Riset Bestari Saintek dan Semesta tahun 2026 untuk Perkuat Hilirisasi Riset dan Kolaborasi Lintas Sektor

LPDP Buka 6 Program Beasiswa Co-Funding di Empat Negara, Peluang Lebih Besar bagi Calon Pendaftar

Berita | 20-04-2026

LPDP Buka 6 Program Beasiswa Co-Funding di Empat Negara, Peluang Lebih Besar bagi Calon Pendaftar