Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Ilustrasi Kilas Balik LPDP 2024 oleh Ghilman Aminullah
News

Kilas Balik LPDP 2024: Manfaat APBN #UangKita Hasilkan 54.000 Penerima Beasiswa, 3.241 Judul Riset, Rp178,8 M Pemajuan Seni Budaya

Penulis
Tony Firman
Selasa,
31 Desember 2024

Tiba waktunya di penghujung 2024. Menit, jam, hari, dan bulan yang dilalui menjadi jejak langkah penanda denyut aktivitas setiap insan yang terus bertumbuh berkemajuan. Begitu pula dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan yang selama 12 bulan penuh terus menyalurkan berbagai manfaat hasil kelolaan Dana Abadi di Bidang Pendidikan sebesar Rp154,11 triliun untuk kemajuan sumber daya manusia Indonesia.

Pengelolaan Dana Abadi di Bidang Pendidikan oleh LPDP telah diinvestasikan pada portofolio investasi yang aman, transparan dan akuntabel guna memastikan imbal hasil yang maksimal. Dana Abadi di Bidang Pendidikan kemudian terbagi menjadi empat kategori guna memaksimalkan tiap program pendanaan.

Data per 30 November menunjukkan, Dana Abadi Pendidikan (DAP) memiliki porsi saldo terbesar yang mencapai Rp126,1 triliun. Disusul Dana Abadi Penelitian (DAPL) Rp12,99 triliun, Dana Abadi Perguruan Tinggi (DAPT) Rp10 triliun, dan disusul Dana Abadi Kebudayaan (DAKB) yang baru terbentuk pada 2021 sebesar Rp5 triliun.

Imbal hasil dari kinerja investasi Dana Abadi inilah yang kemudian digunakan untuk berbagai program beasiswa, riset, hingga pemajuan kebudayaan. Manfaatnya dirasakan langsung oleh ratusan ribu penerima yang terbantu dengan adanya jaminan pembiayaan.

Beasiswa Perguruan Tinggi

Pendaftaran Beasiswa LPDP dibuka dua kali sepanjang tahun ini dan telah menerima 8.508 awardee jenjang S2 dan S3 di dalam maupun luar negeri. Rinciannya untuk Program Umum 24.791 awardee, Program Targeted 15.074 awardee, Program Afirmasi 13.722 awardee, dan Program Prioritas 421 awardee. Berbagai program beasiswa dirancang untuk memenuhi demografi pendaftar dalam upaya menciptakan keadilan dan pemerataan.

LPDP juga mendanai berbagai program beasiswa yang dijalankan oleh Kemendikbudristek dan Kemenag. Bila di total, maka jumlah adalah 54.008 orang yang telah menerima pendanaan beasiswa dari LPDP.

Kontribusi pengabdian para alumni penerima beasiswa LPDP turut dipanen. Sampai saat ini tercatat ada 20.824 orang alumni yang berkarya di banyak sektor bidang sesuai keahlian masing-masing. Memastikan bahwa SDM unggul sedang mengaplikasikan hasil pendidikan terbaik dari beasiswa LPDP.

Pendanaan Riset Inovatif

Riset adalah wajah peradaban bangsa modern. Semakin banyak riset berbasis ilmu pengetahuan yang dilakukan oleh anak bangsa, makin mandiri dan bereputasi pula bangsa ini. Kemajuan teknologi juga kian bisa dicapai dan membawa dampak besar pada peningkatan kesejahteraan ekonomi.

Sedari awal LPDP punya keberpihakan pada pemajuan iklim riset di Indonesia. Salah satu isu utama dalam riset adalah perlunya jaminan pendanaan berkelanjutan, mengingat biaya besar menanti dalam tiap proyek riset. Layanan perdana LPDP adalah pembiayaan riset yang kemudian dikenal sebagai program RISPRO (Riset Inovatif Produktif).

Dari kelolaan DAPL, sejak 2013 program pendanaan berjalan telah menghasilkan 3.241 judul riset. Sebanyak 1.069 diantaranya kini telah selesai dan hasilnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Pemajuan Seni Budaya

Kebudayaan adalah aspek yang tak boleh ditinggal dalam kerangka kemajuan peradaban bangsa. Di negara-negara maju, kegiatan kebudayaan telah menjadi perhatian pendanaan oleh pemerintah guna memastikan para pelaku seni budaya dapat terus berkarya mengekspresikan kebebasan. Lebih dari itu, geliat perputaran ekonomi kreatif juga mampu menumbuhkan ruang-ruang kerja baru yang luar biasa.

LPDP turut mendapat amanat mengelola DAKB yang memungkinkan penyaluran dukungan pendanaan besar kepada suatu institusi seni budaya. Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Kebudayaan bertindak sebagai pelaksana program yang disebut Dana Indonesiana.

Berbagai kegiatan bergengsi tanah air tak lepas dari kucuran DAKB. Sepanjang tahun ini, telah tersalur Rp176,6 miliar untuk mendukung 348 pelaku seni budaya dalam menjalankan berbagai program mereka. Beberapa kegiatan bergengsi mulai dari festival film JAFF, festival literasi UWRF dan MIWF, seni pertunjukan Longser, Indonesia Art Movement, dan banyak lagi.

Peningkatan Kapasitas Perguruan Tinggi

Kualitas perguruan tinggi sebagai kawah candradimuka para kaum terpelajar pencetak sumber daya unggul perlu terus ditingkatkan agar setara dengan negara-negara maju.

World Class University (WCU) merupakan gelar yang diberikan kepada kampus yang memenuhi sejumlah syarat bertaraf internasional. Pemeringkatan WCU dilakukan dari berbagai aspek, seperti operasional, fasilitas, metode, dan lulusan.

Peran kelolaan DAPT memastikan peningkatan kapasitas kampus seperti WCU menjadi program prioritas. Tahun ini, tersalur dana Rp108,15 miliar kepada 21 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH). Pemanfaatan dana ini untuk menunjang kegiatan kolaborasi riset, pendampingan dari perguruan tinggi dan profesor luar negeri, hingga program Post-Doctoral.

Akhirnya, segala capaian ini tak bisa tersalur maksimal tanpa adanya para penerima manfaaat, para insan bertalenta yang dengan gigih memperjuangkan mendapatkan pendanaan.

Terima kasih telah merawat mimpi dan mewujudkannya bersama LPDP. Menunjukkan bahwa #UangKita, manfaat APBN yang berpihak pada kepentingan rakyat, tersalurkan untuk pemajuan SDM penerus bangsa.

Segera persiapkan diri, wujudkan mimpimu di tahun 2025!

Relate Articles

Narasi Kuat, Reputasi Meningkat: LPDP Borong 6 Piala PRIA 2026

Berita | 20-02-2026

Narasi Kuat, Reputasi Meningkat: LPDP Borong 6 Piala PRIA 2026

20 Miliar Pendanaan Riset LPDP dan Muhammadiyah, Hasilkan 26 Proposal Riset Siap Tepat Guna

Berita | 19-02-2026

20 Miliar Pendanaan Riset LPDP dan Muhammadiyah, Hasilkan 26 Proposal Riset Siap Tepat Guna

Sosialisasi Beasiswa LPDP 2026 di UKI Toraja, Dorong Agar Semakin Banyak Putra Putri Toraja yang Mendaftar

Berita | 13-02-2026

Sosialisasi Beasiswa LPDP 2026 di UKI Toraja, Dorong Agar Semakin Banyak Putra Putri Toraja yang Mendaftar