Registration for LPDP Scholarship Batch 2 of 2026 is Now Open!
21 Days
:
11 Hours
:
56 Minutes
Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Direktur Fasilitasi Riset LPDP Ayom Widipaminto saat memberikan sambutan dalam Peluncuran di Kantor Kementerian Kesehatan pada Rabu (8/7) siang.
News

LPDP Danai Riset Prototype Vaksin Dengue mRNA Pertama Berbasis Strain Indonesia Bernilai Miliaran

Penulis
Evan Nuryadi
Kamis,
9 Juli 2026

Jakarta, 8 Juli 2026 - Tonggak penting Indonesia dalam memperkuat kemandirian bidang kesehatan baru saja ditorehkan. Prototype Vaksin Dengue Tetravalen Berbasis mRNA yang dikembangkan menggunakan gen preM-E dari virus dengue strain Indonesia secara resmi diluncurkan pada Rabu (8/7) di Kantor Kementerian Kesehatan.

Vaksin yang memanfaatkan materi genetik (gen preM-E) virus dengue strain asli Indonesia ini merupakan hasil riset bersama Universitas Indonesia (UI) Prof. Dra. Beti Ernawati Dewi, Ph.D sebagai Principal Investigator, Tsinghua University (Tiongkok) Prof. Zhang Linqi, dan PT Etana Biotechnologies Indonesia. Jika berhasil, produk ini akan menjadi vaksin mRNA pertama di dunia untuk penyakit demam berdarah, sekaligus menjadi antigen ke 6 yang mampu diproduksi Indonesia dari hulu ke hilir.

"Kalau ini berhasil, ini akan menjadi salah satu vaksin baru yang diproduksi di Indonesia dengan teknologi paling mutakhir. Kita harus berterima kasih kepada para peneliti Indonesia yang sudah mampu setara dengan peneliti dunia," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang hadir memberikan sambutan.

Sementara itu Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie dalam pidatonya mengungkapkan bahwa dirinya saat masih berstatus profesor mempertemukan tim peneliti UI dengan Profesor Zhang Linqi dari Tsinghua University, salah satu ahli vaksin terkemuka di dunia.

"Hampir semua vaksin manjur di dunia lahir dari riset di universitas. Model kerja sama seperti ini penting; kita tidak menandatangani MOU dulu baru bekerja, tapi justru mulai bekerja bersama secara sungguh-sungguh terlebih dahulu, baru MOU menyusul. Analisis kebutuhan, dukungan anggaran, dan komitmen kementerian, semuanya harus berjalan bersama," ungkap Stella.

Negara beriklim tropis seperti Indonesia adalah tempat favorit penyebaran virus dengue. Suhu hangat bertemu dengan kelembaban yang tinggi telah menciptakan lingkungan terbaik bagi berkembangbiaknya nyamuk jenis Aedes aegypti dan Aedes albopictus pembawa virus dengue.

Pemilihan dengue sebagai salah satu prioritas objek riset didasarkan pada tingginya angka kejadian kasus di Indonesia. Data Kemenkes mencatat setiap tahunnya terdapat sekitar 151 ribu kasus dengue dengan 650 kematian. Jumlah ini menempatkannya di antara penyakit dengan angka beban tinggi bersama TBC (1 juta kasus dengan 125 ribu kematian), HIV (570 ribu kasus dengan 25 ribu kematian), dan malaria (520 ribu kasus dengan 132 kematian).

Peluncuran prototype ini juga merupakan implementasi kerja sama strategis Indonesia dan China di bidang riset vaksin, genomik, dan bioteknologi kesehatan yang telah dibangun sejak penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Ministry of Science and Technology (MOST) Republik Rakyat Tiongkok pada tahun 2022 mengenai pembentukan Indonesia–China Joint Research and Development Center on Vaccine and Genomics.

Dukungan Pendanaan dari LPDP

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) hadir menjamin pendanaan riset Prototype Vaksin Dengue Tetravalen Berbasis mRNA melalui skema RISPRO Invitasi selama tiga tahun. Saat ini riset menginjak tahun kedua dengan nilai pendanaan LPDP yang telah berlangsung sebesar Rp7,64 Miliar. Adapun kontribusi pendanaan dari PT ETANA adalah sebesar Rp9,34 miliar (inkind dan incash) sehingga total pendanaan riset senilai Rp16,98 miliar.

Direktur Fasilitasi Riset LPDP Ayom Widipaminto dalam sambutannya menjelaskan bahwa program riset ini sejalan dengan misi utama LPDP dalam menjadi katalisator yang dinamis bagi riset dan inovasi di Indonesia. LPDP dalam memberikan pendanaan riset senantiasa berorientasi pada dampak, aktif mentransformasi cara riset yang dilakukan, didanai, dan dimanfaatkan di negara kita.

“Kami memainkan peran aktif dalam mempercepat hilirisasi riset dengan mendorong inovasi keluar dari laboratorium untuk secara langsung memecahkan tantangan nasional dan global yang mendesak. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan menghasilkan nilai komersial, dan dampak sosial” tegas Ayom.

Ayom juga menambahkan bahwa riset yang dilakukan LPDP berkomitmen dalam menjembatani kesenjangan akademisi dengan industri, mendorong penyelarasan tujuan strategis serta memperkuat integrasi riset internasional bersama dengan institusi riset global terkemuka untuk meningkatkan daya saing sains indonesia di kancah dunia.

Peluncuran riset kolaborasi ini juga dihadiri oleh Rektor Universitas Indonesia Heri Hermansyah, Vice President Tsinghua University Prof. Wu Huaqiang, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria danKepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar.


Editor: Tony Firman

Relate Articles

Ada Kelonggaran Syarat Bahasa, Penghapusan Personal Statement, hingga Penambahan Universitas Unggulan di Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026

Berita | 03-07-2026

Ada Kelonggaran Syarat Bahasa, Penghapusan Personal Statement, hingga Penambahan Universitas Unggulan di Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026

LPDP Perkuat Budaya Integritas dan Anti Penyuapan Bersama Mitra dan Pemangku Kepentingan

Berita | 01-07-2026

LPDP Perkuat Budaya Integritas dan Anti Penyuapan Bersama Mitra dan Pemangku Kepentingan

Wujudkan Layanan Inklusif, LPDP Hadirkan Fitur Ramah Disabilitas di Seluruh Laman Website

Berita | 30-06-2026

Wujudkan Layanan Inklusif, LPDP Hadirkan Fitur Ramah Disabilitas di Seluruh Laman Website