Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Ilustrasi bidang STEM LPDP
News

Mendidik Saintis, Mencetak Innovator: Dukungan LPDP di Bidang STEM untuk Masa Depan Bangsa

Penulis
Tony Firman
Rabu,
9 Juli 2025

Indonesia memerlukan talenta STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematic) berkualitas tinggi guna menangani tren kebutuhan global seperti transisi energi, disrupsi digital, pangan, pertahanan, dan lainnya. Berbagai sektor strategis tersebut berperan vital dalam mendongkrak produktivitas nasional yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja, kemajuan teknologi, hingga peningkatan kesejahteraan. Masalahnya, masih sedikit minat mahasiswa yang melirik rumpun keilmuan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 2023 pernah menyebut bahwa hanya ada 18,47% lulusan STEM di Indonesia. Angka ini masih di bawah negara-negara tetangga seperti Malaysia yang mencapai 37,19%, Singapura dengan 34,30%, dan India dengan 31,41%. Perlu adanya dukungan dan perhatian lebih untuk mengatasi permasalahan sumber daya STEM agar tidak semakin melorot jatuh menjadi krisis.

Apabila merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, dalam Sasaran Utama pada Prioritas Nasional 4 telah menyebut adanya penguatan sains, teknologi, hingga kesehatan. Ini berarti peningkatan literasi STEM sejak pendidikan dasar, hingga pengembangan riset dan inovasi di tingkat perguruan tinggi menjadi urgensi besar.

Rendahnya lulusan STEM di Indonesia bukan datang tiba-tiba. Dalam rilis yang diungkap Bappenas beberapa tahun terakhir menunjukkan tren lesunya minat STEM yang konsisten. Pemenuhan kebutuhan tenaga kerja, akademisi, ilmuwan yang berlatar belakang STEM menjadi jauh dari cukup. Sementara itu data yang dimiliki Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mencatat proporsi penerima beasiswa LPDP dari 2013 sampai 2022 menunjukkan ada 47 persen saja yang mengambil studi rumpun STEM.

Sebagai salah satu penyelenggara beasiswa jenjang magister (S2) dan doktor (S3), LPDP sedang melakukan rencana aksi nyata dengan meningkatkan peluang studi di bidang STEM. Tujuannya jelas untuk memberikan peluang besar dalam mendorong lahirnya talenta-talenta unggul terutama di bidang industri strategis seperti pangan, energi, pertahanan, transportasi/IT cyber, atau material maju/teknologi nano.

Peningkatan peluang program studi rumpun STEM ini berlaku untuk semua jenis beasiswa yang dibuka oleh LPDP dan di kampus dalam maupun luar negeri dan dibutuhkan antusiasme dari pendaftar untuk memanfaatkan peluang minat studi STEM. Di sisi lain, dapat dipastikan pula LPDP tetap mendukung penuh rumpun studi sosial humaniora (soshum) di berbagai kampus terbaik nasional maupun dunia. 

Bidang soshum tetap sangat dibutuhkan terutama untuk mengaitkan aspek kebijakan publik, komunikasi sains, pembangunan sosial, hingga etika teknologi. Dengan begitu kolaborasi lintas disiplin dengan STEM menjadi krusial. Langkah penguatan STEM bukan berarti mematikan soshum, melainkan justru membuka ruang kerja lintas disiplin yang lebih luas untuk tata kelola dan kemajuan yang lebih baik.

Meningkatnya Program Beasiswa Kerja Sama

Selain penguatan pada bidang STEM, LPDP terus mengembangkan program kerja sama dalam skema pembiayaan beasiswa. Tahun 2025 menjadi penanda penguatan hubungan LPDP dengan berbagai universitas ternama di dunia melalui skema pendanaan bersama (co-funding). Banyak negara-negara maju dengan masing-masing kampus top dunia telah terlibat. Mulai dari 22 kampus top Australia seperti ANU dan University of Melbourne, hingga kampus unggulan di Inggris, Prancis, Tiongkok, dan Singapura.

Secara khusus bidang studi yang tersedia pada beasiswa co-funding disesuaikan untuk mendukung area prioritas termasuk bidang-bidang STEM seperti seperti metalurgi, sains material, teknologi informasi, maupun bidang sosial humaniora seperti blue economy, perdagangan, diplomasi dan banyak lainnya. Semuanya bertujuan untuk memberi kesempatan yang lebih luas menjaring talenta muda anak bangsa di bidang terkait.

Fleksibilitas Memilih Kampus hingga Double Degree Parsial

Komitmen LPDP untuk mendukung pendidikan terbaik termasuk dengan membuka opsi memilih program studi di kampus terbaik yang belum masuk dalam daftar kampus tujuan LPDP. Dengan tetap memperhatikan kampus dan program studi tersebut memenuhi kriteria akademik dan memiliki relevansi yang tinggi dengan proyeksi ke depan, maka LPDP siap memfasilitasi proses seleksi dan pembiayaan.

Selain itu terdapat kebijakan penguatan skema parsial double degree. Dalam skema ini, pendaftar dapat menempuh sebagian masa studi di dalam negeri dengan pembiayaan mandiri, lalu melanjutkan ke kampus luar negeri dengan dukungan penuh LPDP.

Langkah ini sejalan dengan semangat kolaborasi antara kampus dalam negeri dan luar negeri, serta membuka ruang pertukaran pengetahuan yang lebih luas. Ini juga memberi peluang bagi peningkatan kapasitas institusi pendidikan tinggi di Indonesia melalui jejaring akademik global.

Inilah saatnya mengambil peran, menjadi bagian dari perubahan dengan memanfaatkan beasiswa LPDP untuk masa depan yang lebih cerah, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun Indonesia.

LPDP kembali mengingatkan bahwa seluruh proses seleksi beasiswa dilakukan secara profesional, transparan, dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Pelamar diminta mewaspadai segala bentuk penipuan atau tawaran bantuan dari pihak tidak bertanggung jawab. Segala bentuk kecurangan, termasuk pemalsuan dokumen, akan mendapat sanksi tegas dan dapat berdampak pada pelarangan pendaftaran di masa mendatang.

Selain itu, LPDP juga mengimbau seluruh pelamar untuk menyusun jadwal pendaftaran dan perencanaan studi secara matang. Kesuksesan dalam seleksi tidak akan berarti tanpa kesiapan menghadapi tahapan berikutnya, seperti pengurusan visa, akomodasi, dan penyesuaian di negara tujuan. Persiapan yang baik sejak awal akan menjadi kunci kelancaran studi dan keberhasilan akademik di masa depan.

Relate Articles

LPDP Kumpulkan 814 Pewawancara untuk Coaching dan Perkuat Kualitas Seleksi

Berita | 20-04-2026

LPDP Kumpulkan 814 Pewawancara untuk Coaching dan Perkuat Kualitas Seleksi

200 Mahasiswa President University Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Akselerasi Magister LPDP

Berita | 15-04-2026

200 Mahasiswa President University Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Akselerasi Magister LPDP

Beasiswa Akselerasi Magister, Peluang Emas S1 Lanjut S2 dan Sejumlah Pertanyaan yang Muncul

Berita | 10-04-2026

Beasiswa Akselerasi Magister, Peluang Emas S1 Lanjut S2 dan Sejumlah Pertanyaan yang Muncul