Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Buku Cerita Awardee. Ilustrasi oleh Ghilman Aminullah
Berita

Bangkit Demi Mimpi dan Misi, Sebanyak 30 Awardee LPDP Menuliskan Kisahnya

Penulis
Tony Firman
Rabu,
22 Oktober 2025

Ada yang menulis tesis sambil menggendong bayi. Ada yang mengerjakan disertasi di antara dua shift kerja paruh waktu. Ada pula yang baru menatap langit Seoul dengan mata basah setelah kehilangan ayahnya di hari ia dinyatakan lulus beasiswa. Setiap mimpi punya medan uji. Ada yang diuji lewat jarak ribuan mil dari rumah, ada yang diuji oleh waktu dan kesepian, ada pula yang diuji oleh tangis bayi di tengah malam.

Sebanyak 30 penerima Beasiswa LPDP menuliskan kisahnya menjadi sebuah buku berjudul “Cerita Awardee: Bangkit Demi Mimpi dan Misi”. Ini adalah wadah refleksi, inspirasi, dan solidaritas antar sesama penerima beasiswa. Buku ini menjadi ruang kolektif yang memotret perjalanan mental dan emosional para penerima beasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan selama studi mulai dari adaptasi budaya, tekanan akademik, hingga pergulatan kesehatan mental di tanah rantau.

Dalam kata pengantarnya, Plt Direktur Utama LPDP Sudarto menekankan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya dibentuk oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh ketangguhan mental (mental resilience) dan kecerdasan emosional. Buku ini menjadi simbol kesadaran baru di lingkungan akademik bahwa keberhasilan studi bukan semata hasil kecemerlangan akademik, melainkan juga proses jatuh-bangun dalam mengelola diri, emosi, dan makna perjuangan.

Melalui kisah nyata yang ditulis langsung oleh para awardee, antologi ini menghadirkan keberagaman pengalaman. Mulai ibu yang kembali kuliah sambil mengasuh anak, mahasiswa yang berjuang di tengah krisis perumahan di luar negeri, hingga mereka yang berdamai dengan kehilangan dan tekanan mental. Semua kisah mengajarkan satu pesan penting, yaitu bahwa kesulitan bukanlah akhir, tetapi titik balik menuju pertumbuhan dan makna baru.

Setidaknya buku ini memiliki dua tujuan utama yang ingin dicapai kepada para sidang pembaca. Pertama sebagai ruang ekspresi dan validasi pengalaman, ia memberi tempat aman bagi para awardee untuk jujur pada diri sendiri, berbagi kisah perjuangan, dan menemukan kekuatan dalam kebersamaan komunitas LPDP. 

Kedua, sebagai sarana edukasi publik mengenai pentingnya kesehatan mental dan empati. Buku ini diharapkan mampu memecah stigma terhadap isu mental health di kalangan akademisi dan profesional muda, sekaligus menumbuhkan budaya saling dukung di antara penerima beasiswa Indonesia di seluruh dunia.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada 30 penulis yang telah jujur dan berani berbagi kisah hidup.” ujar Sudarto dalam peluncuran buku ini pada Jumat (10/10) kemarin.

Buku “Cerita Awardee: Bangkit Demi Mimpi dan Misi” tersedia secara cetak di Kemenkeu Library dan dapat diunduh gratis pada tautan berikut ini s.kemenkeu.go.id/EbookCeritaAwardee 

Berita Terkait

LPDP Kumpulkan 814 Pewawancara untuk Coaching dan Perkuat Kualitas Seleksi

Berita | 20-04-2026

LPDP Kumpulkan 814 Pewawancara untuk Coaching dan Perkuat Kualitas Seleksi

200 Mahasiswa President University Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Akselerasi Magister LPDP

Berita | 15-04-2026

200 Mahasiswa President University Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Akselerasi Magister LPDP

Beasiswa Akselerasi Magister, Peluang Emas S1 Lanjut S2 dan Sejumlah Pertanyaan yang Muncul

Berita | 10-04-2026

Beasiswa Akselerasi Magister, Peluang Emas S1 Lanjut S2 dan Sejumlah Pertanyaan yang Muncul