Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Pembukaan Gelaran MIWF 2024 pada 23 Mei 2024
Berita

Berperspektif Perempuan, Gelaran MIWF 2024 Dikerjakan oleh 75 Persen Perempuan

Penulis
Tony Firman
Sabtu,
25 Mei 2024

Makassar, 24 Mei 2024 - Hajatan festival kebudayaan dan literasi di Kota Daeng bernama Makassar International Writers Festival (MIWF) kembali digelar tahun ini pada 23 Mei - 26 Mei 2024. MIWF yang ke 14 kali terselenggara ini memusatkan kegiatannya di benteng Fort Rotterdam, Makassar.

Yang menarik dari MIWF 2024 adalah acara ini dikerjakan oleh 75 persen perempuan. Ini sejalan dengan tema 2024 bertajuk “M/othering” yang artinya merawat atau mengasuh. Ketika menyebut “Mothering” tak bisa dilepaskan dari “othering” yang artinya agenda kegiatan MIWF ini berfokus pada isu-isu dan kelompok marjinal.

Aan Mansyur selaku Direktur MIWF 2024 mengatakan bahwa gelaran ini tumbuh di arena seni budaya yang melibatkan perempuan untuk berkarya. Tak cuma program acara, kerja kolektif dari tangan dan pikiran terampil para perempuan inilah yang kemudian melahirkan kesuksesan terselenggaranya MIWF 2024.

“Saya mau kasih contoh saja, semua instalasi elektrik yang membuat menyala dan kita mengalami kejadian ini adalah dikerjakan oleh perempuan” ujar Aan Mansyur sambil mengajak para penonton bertepuk tangan dalam malam pembukaan MIWF, Kamis (23/5) malam di pelataran Fort Rotterdam.

Ada banyak kegiatan dalam gelaran MIWF di Kota Daeng ini di antaranya lokakarya, panel diskusi, pemutaran film, peluncuran buku, pertunjukan teater, pameran karya, dan banyak lagi dengan mengusung tema perempuan dan suara “othering”.

Tidak hanya MIWF, secara bersamaan dan masih berkesinambungan juga terselenggara kegiatan South East Asia Screen Academy (SEAScreen Academy) di Hotel MaxOne Makassar yang mempertemukan para sineas dari Asia Tenggara dengan peserta lokakarya dari Indonesia Timur.

Terselenggaranya MIWF maupun SEAScreen merupakan bagian dari pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan (DAKB) yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). DAPK atau kemudian dikenal dengan Dana Indonesiana ini disediakan pemerintah untuk mendukung kerja-kerja kebudayaan para pelaku seni dan ekosistem di dalamnya.

Dukungan DAKB atau Dana Indonesiana mengalir ke Rumata ArtSpace sekitar Rp780 juta. Hibah dana tersebut pemanfaatannya antara lain digunakan untuk menggelar dua program, MIWF 2024 dan SEAScreen Academy.

Peran LPDP sangat krusial dalam kelancaran berbagai program Dana Indonesiana. LPDP di bawah Kementerian Keuangan bertindak sebagai pengelola keuangan dan penyalur dana kepada para penerima manfaat. Ini sekaligus wujud kehadiran pemerintah dalam penguatan seni budaya nasional yang dapat dimanfaatkan oleh setiap individu atau komunitas di seluruh penjuru nasional.

DAKB sendiri pertama kali diluncurkan pada 2022 dengan target kelolaan dana abadi sebesar Rp5 triliun oleh LPDP. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bertindak sebagai operator penyelenggara hibah Dana Indonesiana.

Motto #EksplorPotensimu

Berita Terkait

LPDP Kumpulkan 814 Pewawancara untuk Coaching dan Perkuat Kualitas Seleksi

Berita | 20-04-2026

LPDP Kumpulkan 814 Pewawancara untuk Coaching dan Perkuat Kualitas Seleksi

200 Mahasiswa President University Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Akselerasi Magister LPDP

Berita | 15-04-2026

200 Mahasiswa President University Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Akselerasi Magister LPDP

Beasiswa Akselerasi Magister, Peluang Emas S1 Lanjut S2 dan Sejumlah Pertanyaan yang Muncul

Berita | 10-04-2026

Beasiswa Akselerasi Magister, Peluang Emas S1 Lanjut S2 dan Sejumlah Pertanyaan yang Muncul