Jakarta, 22 Agustus 2024 - Penyaluran pendanaan riset dan budaya yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tidak hanya mendorong kemajuan nasional, tetapi juga memunculkan inovasi teknologi aplikasi layanan yang dikembangkan mandiri oleh LPDP.
eRISPRO adalah aplikasi administrasi pendanaan riset dan budaya yang bersifat end-to-end. Ini mencakup proses seleksi, perjanjian kontrak, pencairan dana, monitoring dan evaluasi, hingga evaluasi dampak.
Apabila mengakses dan menggunakan eRISPRO, seluruh output dan outcome proyek yang didanai akan tampil seluruhnya pada dashboard portofolio. Terdapat pula data analytics dan analisis Service Level Agreement (SLA) terkait waktu pencairan dana, analisis kesalahan administrasi termasuk prediksi kelulusan proposal riset.
Platform eRISPRO juga dibuat memudahkan pengguna bagi para periset dan pelaku budaya karena dilengkapi berbagai modul pedoman seperti berbagai buku panduan penggunaan, FAQ, video tutorial, dan lainnya.
Dapat dikatakan bahwa eRISPRO adalah satu satu-satunya aplikasi administrasi riset yang paling lengkap di Indonesia. Kelengkapan fitur dan aspek kemudahannya terinspirasi dari berbagai aplikasi serupa di level Internasional seperti Research Fish di Inggris, Grants Gov dari Amerika Serikat, FBI Digital Transformation, dan banyak lagi.
Telah Diadopsi Enam Kampus Nasional
Penggunaan eRISPRO di kalangan civitas kampus dalam pengurusan dana riset telah menarik perhatian sejumlah institusi perguruan tinggi. Kini, tercatat ada enam perguruan tinggi yang mengadopsi teknologi eRISPRO untuk pelayanan administrasi terkait, yaitu Universitas Riau (Unri), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Telkom University (Tel-U), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah), Universitas Palangka Raya (UPR).
LPDP selaku pemilik eRISPRO berkomitmen untuk melakukan transfer teknologi eRISPRO ke perguruan tinggi-perguruan tinggi di Indonesia dalam rangka mendukung terwujudnya manajemen riset perguruan tinggi yang efektif, efisien, dan akuntabel.
Munculnya eRISPRO tentu menjadi bukti komitmen LPDP dalam mendukung perbaikan iklim riset di Indonesia, dimulai dari yang paling simpel, yaitu sistem administrasi. LPDP terus terbuka untuk melakukan proses transfer teknologi eRISPRO kepada institusi yang bergerak di bidang serupa.
Berkat berbagai pencapaian dan inovasi yang ditawarkan, saat ini eRISPRO LPDP juga telah mengantongi Top Digital Implementation 2022 (bintang 4) serta terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).



