Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Penandatanganan MoU LPDP-France PhD Joint Scholarship Programme oleh Duta Besar Prancis Fabien Penone dengan Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto
Berita

LPDP-France PhD Joint Scholarship Programme, Tingkatkan Kolaborasi Riset dan Pendidikan Berkelanjutan antara Indonesia-Prancis

Penulis
Berliana Abidah Oktoviani
Rabu,
26 Maret 2025

Jakarta, 26 Maret 2025 – Kemitraan antara Indonesia dan Prancis dalam bidang pendidikan dan riset kembali diperkuat melalui penandatanganan kerja sama LPDP-France PhD Joint Scholarship Programme pada Rabu (26/3) pagi di kantor pusat LPDP Jakarta. Momen ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan doktor bagi masyarakat Indonesia di berbagai universitas terbaik di Prancis, sekaligus mempererat hubungan keilmuan dan diplomatik kedua negara.

"With this new agreement, only a year after the launch of LPDP-France Masters Program, France and Indonesia show their wish for stronger student mobility and cooperation on the research field. The fact that this is a co-funded scheme, where the French Embassy – Institut français Indonésie and LPDP work closely together, is representative of the way we want to develop our relations with Indonesia: through a win-win and partnership approach," ungkap Menteri Eropa dan Urusan Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot dengan optimis.

Acara penandatanganan nota kesepahaman LPDP-France PhD Joint Scholarship Programme dilakukan langsung oleh Duta Besar Prancis Fabien Penone dengan Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto yang disaksikan oleh Menteri Urusan Eropa dan Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot dan jajaran Direksi LPDP.

Sebagai upaya untuk membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia, LPDP-France PhD Joint Scholarship Programme akan menargetkan hingga 50 penerima beasiswa setiap tahunnya dengan durasi studi hingga empat tahun. Seleksi akan dimulai pada April 2025, dan penerima beasiswa dijadwalkan memulai studi pada Oktober 2025 di berbagai universitas di Prancis. Program ini menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat Indonesia yang ingin menempuh studi doktor di luar negeri dengan skema pendanaan co-funding yang ditanggung LPDP dan pemerintah Prancis.

Keunggulan dari program ini antara lain memiliki persyaratan bahasa lebih fleksibel dibandingkan program beasiswa doktor luar negeri lainnya, dengan ketentuan IELTS 6.0, TOEFL iBT 61, atau DELF B2. Selain itu, batas usia maksimal 47 tahun memberikan kesempatan lebih luas bagi akademisi dan peneliti berpengalaman untuk mengejar pendidikan lebih tinggi. Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Timor Leste dan ASEAN - Institut français Indonésie juga memberikan dukungan penuh dalam proses pendaftaran ke universitas-universitas di Prancis, mempermudah akses ke universitas unggulan. Dengan pilihan universitas tujuan Prancis dan program studi yang lebih beragam dibandingkan program beasiswa LPDP lainnya, para pelamar memiliki lebih banyak opsi yang sesuai dengan minat dan kebutuhan studi mereka.

Direktur Utama LPDP, Andin Hadiyanto beserta jajaran direksi LPDP menyambut hangat kunjungan dan momen ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun ekosistem akademik yang lebih kuat. Kehadiran langsung Menteri Jean-Noël Barrot beserta rombongan delegasi Prancis ke kantor LPDP berarti menegaskan maksud Pemerintah Prancis untuk memperkuat hubungan diplomatik dengan Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan dan riset.

Sebelumnya beasiswa co-funding LPDP-France untuk jenjang master telah berlangsung sejak diluncurkan tahun 2024. Terdapat 20 awardee yang sedang menempuh studi di Prancis dengan program ini. Melalui kesepakatan ini juga dilakukan peningkatan kuota dan skema co-funding untuk memastikan keberlanjutan Beasiswa LPDP-France Program Master.

Dengan dukungan penuh dari kedua pemerintah, LPDP-France PhD Joint Scholarship Programme diharapkan dapat melahirkan generasi pemimpin dan inovator yang akan membawa kemajuan yang berdampak bagi Indonesia dan dunia.

Direktur Utama LPDP, Andin Hadiyanto, beserta jajaran direksi LPDP menyambut hangat kunjungan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun ekosistem akademik yang lebih kuat. Kehadiran langsung Menteri Jean-Noël Barrot beserta rombongan ke kantor LPDP berarti menegaskan maksud Pemerintah Prancis untuk memperkuat hubungan diplomatik dengan Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan dan riset.

Dengan dukungan penuh dari kedua pemerintah, program LPDP-France PhD Joint Scholarship Programme diharapkan dapat melahirkan generasi pemimpin dan inovator yang akan membawa kemajuan yang berdampak bagi Indonesia dan dunia.

Berita Terkait

Narasi Kuat, Reputasi Meningkat: LPDP Borong 6 Piala PRIA 2026

Berita | 20-02-2026

Narasi Kuat, Reputasi Meningkat: LPDP Borong 6 Piala PRIA 2026

20 Miliar Pendanaan Riset LPDP dan Muhammadiyah, Hasilkan 26 Proposal Riset Siap Tepat Guna

Berita | 19-02-2026

20 Miliar Pendanaan Riset LPDP dan Muhammadiyah, Hasilkan 26 Proposal Riset Siap Tepat Guna

Sosialisasi Beasiswa LPDP 2026 di UKI Toraja, Dorong Agar Semakin Banyak Putra Putri Toraja yang Mendaftar

Berita | 13-02-2026

Sosialisasi Beasiswa LPDP 2026 di UKI Toraja, Dorong Agar Semakin Banyak Putra Putri Toraja yang Mendaftar