Jakarta, 27 Desember 2023 – Pemilihan umum merupakan proses politik yang berlangsung di negara demokrasi seperti Indonesia. Seluruh warga negara Indonesia yang telah genap berusia 17 tahun dapat menggunakan hak suaranya untuk ikut pemilu.
Dalam tiap gelaran pemilu lima tahun sekali ini, selalu ada kelompok pemilih pemula yang baru pertama mendapat hak memberikan suara politiknya. Para pemilih pemula ini dirasa perlu untuk diberi pemahaman seputar partisipasi pemilu dan menggunakan hak memilih dengan bijak.
Bertepatan dengan tahun politik yang akan terselenggara pada 2024, ratusan calon awardee penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang tergabung dalam angkatan Persiapan Keberangkatan (PK)-213 Askara Bhuwana mengadakan seminar terkait literasi pemilu.
Acara bertajuk “Seminar Nasional Memancar Dari Bumi, Meluas Hingga Cakrawala Menuju 2024: Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemula yang Bijak dan Bermartabat” ini telah dilangsungkan pada Selasa (12/9) September lalu yang bertempat di Auditorium SMKN 24 di Cipayung, Jakarta Timur.
Sasaran kegiatan seminar terdiri dari siswa-siswi SMA sederajat di wilayah Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, seminar ini juga akan diadakan secara daring yang disiarkan di YouTube agar dapat menjangkau siswa-siswi SMA se-Indonesia.
PK-213 Askara Bhuwana menjelaskan, tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini antara lain untuk memberikan pemahaman kepada pemilih pemula, meningkatkan kesadaran partisipasi dan wawasan pemilu, serta menjadi agen yang mengajak masyarakat untuk menjalankan pemilu damai dan bermartabat melalui berbagai kanal komunikasi.
Kegiatan ini diisi oleh para pemateri berkompeten yang banyak memberikan materi bergizi. Mereka adalah Hurriyah, S.Sos., I.M.A.S yang merupakan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik FISIP Universitas Indonesia, Reki Putera Jaya sebagai Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta, dan Cakra Yudi Putra selaku Kepala Bagian Isu Strategis Mata Garuda Institute LPDP.
Kurang lebih ada 300 peserta luring maupun daring yang menyimak acara sosialisasi pemilu bagi pemilih pemula ini. Mereka tampa antusias mengikuti jalannya sesi seminar dengan aktif bertanya ke para narasumber.
Ketiga pemateri yang hadir berbicara terkait pemilu di Indonesia, pemilih pemula, mekanisme penghitungan suara pemilu, hingga proses kampanye yang kerap dekat dengan tindakan hoaks, polarisasi, hingga politik uang.
Tidak hanya menyelenggarakan seminar saja, PK-213 juga mengadakan lomba video kreatif terkait pemilu bagi pemilih muda. Dari 21 peserta yang ikut, diperoleh tiga juara berdasarkan hasil video yang paling kreatif.
Kegiatan yang dilakukan oleh PK-213 Askara Bhuwana ini merupakan serangkaian tugas yang harus dipenuhi oleh para calon awardee beasiswa LPDP sebelum berangkat menempuh studi ke kampus tujuan.
Social project atau proyek sosial ini dilangsungkan pasca menyelesaikan kegiatan pembekalan Persiapan Keberangkatan selama tujuh hari. Setiap angkatan PK dipersilahkan untuk menentukan kegiatan yang akan disuguhkan dalam proyek sosial kepada masyarakat luas.



