Jakarta, 23 Januari 2024 - Kesadaran lingkungan menjadi sikap yang harus terus dibumikan dalam menangani krisis lingkungan saat ini. Seperti yang dilakukan oleh 313 awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini. Mereka melakukan aksi Peduli Marunda di kawasan Pantai Marunda, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (18/1) lalu.
Aksi Peduli Marunda meliputi kegiatan bersih pantai, penanaman bibit mangrove, hingga sosialisasi problem solving sampah di lingkungan Pantai Marunda. Lebih dari 100 peserta mengikuti aksi bersih pantai dengan penuh antusias. Bersih pantai juga menggandeng 25 anggota World Clean-up Day (WCD), sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang kesehatan lingkungan.
Dalam kegiatan menanam mangrove, ada 100 bibit yang ditanam di sepanjang Pantai Marunda oleh ratusan awardee yang tergabung dalam Persiapan Keberangkatan (PK) 222 Nuraga Tiyasa ini. Sementara dalam acara sosialisasi pengelolaan sampah diikuti oleh sekitar 25 warga yang berada di Rusun Blok B Pantai Marunda.
Sosialisasi pengelolaan sampah ini menekankan pentingnya warga Rusun Blok B Pantai Marunda untuk dapat memilah sampah organik dan non-organik. Hal ini diharapkan dapat mempermudah proses pengolahan sampah dalam rangka mewujudkan keberlanjutan lingkungan yang lebih baik.
Kegiatan bertajuk Peduli Marunda sekaligus memperingati Hari Samudera yang jatuh tiap tanggal 15 Januari. Bertema “T(w)o Struggle To Ocean,” tujuannya adalah untuk meningkatkan kepedulian anggota PK-222 Nuraga Tiyasa pada khususnya, dan masyarakat pesisir pantai pada umumnya untuk dapat lebih peduli dengan kebersihan dan keberlanjutan dari kehidupan di pesisir pantai Indonesia.
Badan Amil Zakat Nasional Republik Kesehatan (BAZNAS RI) turut hadir sebagai mitra kegiatan Peduli Marunda. Tepat pada pukul 14.00 WIB, Mokhamad Mahdum selaku Wakil Ketua Baznas membuka acara Peduli Marunda.
Mahdum menjelaskan tentang pentingnya kegiatan penanaman bibit mangrove guna meningkatkan rasa kepedulian terhadap masyarakat yang tinggal di pesisir Pantai Marunda pada khususnya dan seluruh Indonesia pada umumnya.
Mantan Direksi LPDP periode 2011 sampai 2019 ini juga menitip harap agar nantinya lulusan PK-222 Nuraga Tiyasa dapat berbakti kepada negara. Menjadi para pemimpin penerus bangsa.
Sementara itu Pramwidya Mazmur Novia selaku Kepala Sub Divisi Persiapan Keberangkatan dan Penerima Beasiswa LPDP berharap agar kegiatan proyek sosial Peduli Marunda dapat menjadi awal dari berbagai kegiatan sosial yang nantinya dapat dilakukan oleh PK-222 Nuraga Tiyasa di masa depan.

Baznas juga melakukan kegiatan layanan kesehatan gratis yang diikuti oleh warga dari RW 07 dan RW 11 Pantai Marunda. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh para dokter Rumah Sehat Baznas (RSB) meliputi pengecekan tensi darah, kolesterol, asam urat, gula darah, hingga pengecekan mata. Berbagai obat-obatan gratis diberikan kepada warga yang sesuai dengan diagnosa kesehatan.
Tampak dalam kegiatan ini dihadiri oleh pejabat dan perangkat setempat seperti Lurah Pantai Marunda dan perwakilan dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara.
Adapun PK-222 Nuraga Tiyasa terdiri dari 127 laki-laki dan 186 perempuan. Sebanyak 275 orang mengambil magister dan 38 orang akan menempuh doktor. Semuanya tersebar di kampus tujuan dalam dan luar negeri.
Kegiatan proyek sosial yang dilakukan oleh PK-222 Nuraga Tiyasa ini merupakan serangkaian tugas yang harus dipenuhi oleh para calon awardee beasiswa LPDP sebelum berangkat menempuh studi ke kampus tujuan.
Proyek sosial dilakukan pasca kegiatan pembekalan Persiapan Keberangkatan selesai dilakukan. Setiap angkatan PK dipersilahkan untuk menentukan kegiatan yang akan disuguhkan dalam proyek sosial kepada masyarakat luas.



