Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Para awardee PK-235 Layantara Kirana saat kegiatan social project di sungai Winongo, Yogyakarta
Berita

Sospro PK-235 Layantara Kirana, Bergerak Bersama Menyadarkan Kebersihan Sungai

Penulis
Tony Firman
Jumat,
9 Agustus 2024

Jakarta, 6 Agustus 2024 - Laut dan perairan darat seperti sungai, kanal, danau, dan waduk memiliki peran sentral dalam menunjang berbagai aktivitas sehari-hari. Di sanalah kegiatan ekonomi, transportasi, dan kebutuhan energi serta sebagai sumber utama air bersih.

Masalahnya, kondisi perairan Indonesia sangat memprihatinkan. Pencemaran limbah industri dan sampah rumah tangga, terutama sampah plastik jamak ditemui. Berdasarkan data dari United Nations Environment Programme (UNDP), Indonesia menempati urutan kedua sebagai negara dengan sumbangsih sampah plastik terbesar di dunia, dimana sebagian besar sampah plastik berakhir di laut.

Kesadaran masyarakat akan kebersihan perairan harus terus digalakkan. Para awardee PK-235 Layantara Kirana berinisiatif mengadakan proyek sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan perairan. Metode kampanye berupa pendekatan edukatif dan aksi nyata dalam pengelolaan sampah.

Dilakukan di kawasan bantaran Sungai Winongo, Kota Yogyakarta, sungai ini dipilih karena kondisi pencemaran yang sangat memprihatinkan. Di sungai Winongo sendiri, ditemukan rata-rata kelimpahan mikroplastik sekitar 2.123 partikel per kilogram sedimen kering.

Terdapat banyak penghuni warga setempat di sekitar sungai yang sebagian besar berprofesi sebagai buruh informal. Tanpa adanya intervensi atas kondisi ini, permasalahan tersebut akan memperburuk kualitas hidup warga sekitar dan berimbas pada masyarakat luas.

Kelompok PK-235 Layantara Kirana bergerak secara daring dan luring. Pada sesi daring, mereka menyajikan data dan fakta mengenai bahaya sampah plastik terhadap ekosistem perairan, membahas inovasi teknologi yang dapat membantu dalam upaya konservasi air, serta menyoroti pentingnya peran komunitas dalam menjaga kebersihan dan kelestarian perairan.

Sementara kegiatan luring berupa pemberian edukasi mengenai dampak lingkungan sungai serta solusi untuk kelestariannya kepada masyarakat sekitar Sungai Winongo. Disusul sesi pemberdayaan perempuan terkait pengelolaan sampah.

Kegiatan proyek sosial yang dilakukan oleh PK-235 Layantara Kirana merupakan serangkaian tugas yang harus dipenuhi oleh para calon awardee beasiswa LPDP sebelum berangkat menempuh studi ke kampus tujuan.

Proyek sosial dilakukan pasca kegiatan pembekalan Persiapan Keberangkatan selesai dilakukan. Setiap angkatan PK dipersilahkan untuk menentukan kegiatan yang akan disuguhkan dalam proyek sosial kepada masyarakat luas.

Editor: Tony Firman

Berita Terkait

LPDP Kumpulkan 814 Pewawancara untuk Coaching dan Perkuat Kualitas Seleksi

Berita | 20-04-2026

LPDP Kumpulkan 814 Pewawancara untuk Coaching dan Perkuat Kualitas Seleksi

200 Mahasiswa President University Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Akselerasi Magister LPDP

Berita | 15-04-2026

200 Mahasiswa President University Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Akselerasi Magister LPDP

Beasiswa Akselerasi Magister, Peluang Emas S1 Lanjut S2 dan Sejumlah Pertanyaan yang Muncul

Berita | 10-04-2026

Beasiswa Akselerasi Magister, Peluang Emas S1 Lanjut S2 dan Sejumlah Pertanyaan yang Muncul