Garut, 14 Juni 2024 - Isu pendidikan di Indonesia selalu menjadi salah satu topik yang panas dan memantik nalar kritis. Minimnya akses informasi tentang pendidikan berimbas pada banyak aspek kehidupan umat manusia, mulai dari sosial, ekonomi, hingga kesehatan.
Oleh karena itu, diperlukan cara untuk menyebarkan informasi tentang berbagai cara menempuh pendidikan lanjut dan mengembangkan diri merupakan hal yang krusial. Para awardee LPDP yang tergabung dalam angkatan Persiapan Keberangkatan (PK) 230 Tandara Agni tergerak untuk turut menyebarkan informasi pendidikan khususnya di Kota Garut.
Di kota ini, PK-230 bekerja sama dengan dua local heroes asli Garut yaitu Parmawijaya Dendasasmita (PD) yang merupakan perpustakaan dan creative hub, serta Circle Waves (CW) yang merupakan inkubator bisnis lokal.
Acara yang diberi tajuk "PD Talks: Beasiswa LPDP" ini mengundang khalayak umum dan menarik antusiasme muda-mudi setempat untuk mencari tahu tentang studi lanjut jenjang S2 dan S3.
Dibuka dengan sambutan dan materi langsung dari Kepala Subdivisi Komunikasi LPDP Ari Kuncoro, acara dilanjutkan dengan agenda fireside chat bersama awardee LPDP PK-230 dan alumni awardee dari kampus luar negeri.
Salah satu pembicara fireside chat adalah Alya Iranti yang merupakan awardee PK-230. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini menekankan pentingnya menemukan “why” dari alasan kita memutuskan melanjutkan studi dan memulai segala persiapannya.
Kegiatan selanjutnya para awardee LPDP PK-230 dikelompokkan bersama para peserta PD Talks yang sudah hadir untuk berdiskusi lebih lanjut tentang aspirasi dan rencana pendidikan mereka ke depan.
Acara di PD Talks ditutup dengan simbolis pemberian buku dari PK-230 dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama dengan PD yang diwakili oleh Muhammad Rifki Darmawan selaku Koordinator Angkatan PK-230 dan Elin Kustini selaku Penanggung Jawab PD dan disaksikan pula oleh Ari Kuncoro.
Penandatangan MoU ini diharapkan menjadi niat baik untuk mengawali kolaborasi yang berdampak kepada masyarakat yang lebih luas pada issue literasi dan pendidikan di Kabupaten Garut khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Selanjutnya, PK-230 melakukan kolaborasi business coaching bersama Circle Waves. Agenda ini menghadirkan tiga pebisnis handal dari bidangnya masing-masing, yaitu Goris Mustaqim (Semut Nusantara), Rengkuh Banyu Mahandaru (Plepah Indonesia), dan Alya Iranti (Awardee PK-230, Owner Kaje Nibbles), serta di moderatori oleh Derry Nugraha S. selaku inisiator Circle Waves.
Talkshow kali ini membahas tentang bagaimana cara membangun sebuah bisnis yang tidak hanya cuan, tapi juga berkelanjutan. Rengkuh juga menyoroti, “Seorang pebisnis perlu menyeimbangkan antara dampak sosial dan profit yang akan didapatkan, serta memiliki kemampuan membaca laporan finansial”.
Sebagai penutup, Derry menyampaikan “Pemuda Garut harus berdaya dan memberdayakan daerahnya masing-masing dan bangga akan tempat kelahirannya” tuturnya.
Ia berharap pemuda Garut akan terus memaparkan dirinya ke hal-hal yang baik dan bermanfaat untuk masa depannya.
Inisiasi ini merupakan sebuah proyek sosial dari LPDP PK-230 dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2024 di Kabupaten Garut pasca kegiatan Persiapan Keberangkatan mereka. Proyek sosial ini berhasil menggaet 147 pendaftar di PD Talks dan 30 peserta di business coaching Circle Waves.
Kegiatan proyek sosial yang dilakukan oleh PK-230 Tandara Agni ini merupakan rangkaian tugas yang harus dipenuhi oleh para awardee yang baru saja diterima beasiswa LPDP sebelum berangkat menempuh studi ke kampus tujuan.
Proyek sosial dilakukan pasca kegiatan pembekalan Persiapan Keberangkatan selesai dilakukan. Setiap angkatan PK dipersilahkan untuk menentukan kegiatan yang akan disuguhkan dalam proyek sosial kepada masyarakat luas.



