Surabaya, 13 April 2023 - Bertepatan dengan perayaan Hari Musik Nasional (HMN) ke-20, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bersama Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) melakukan sosialisasi beasiswa bagi para pelaku seni budaya yang bertempat di Bicopi Cafe, Surabaya mulai pukul 19.30 WIB.
Beasiswa LPDP kepada para pelaku seni budaya ini merupakan realisasi program dari Dana Abadi Kebudayaan yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2022. Dana Abadi Kebudayaan dibentuk sebagai wujud kehadiran negara guna meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan riset di bidang seni budaya di Indonesia.
Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengatakan, pemerintah ingin Indonesia maju dan berkembang di dunia melalui bidang kreatif, yang salah satunya bidang musik.
“Selama ini, LPDP sudah memberikan beasiswa S2 dan S3 di bidang musik. Ada 25 orang master dan doktor. Tentunya bila bekerjasama dengan PAPPRI akan lebih banyak lagi.” ujar Dwi Larso dalam sesi acara talkshow yang dipandu oleh Al-Zastrouw Ngatawi, budayawan sekaligus pemimpin grup musik Ki Ageng Ganjur.
Sejalan dengan hal itu, Sekretaris Jenderal PAPPRI Dwiki Dharmawan mengatakan bahwa perlu adanya peningkatan kapasitas sebagai warga negara yang bekerja di pelaku seni dengan cara berkolaborasi dengan LPDP.
“Kami ingin insan-insan musik meningkatkan kualitasnya, baik akademisi S1, S2, S3, vokasi, short course, ataupun riset-riset. Jangan lupa, di Indonesia ini banyak sekali seni-seni musik yang sudah hampir punah. Itu akan diriset, didokumentasikan kembali menggunakan dana dari LPDP,” papar suami penyanyi Ita Purnamasari ini.
Once Mekel yang bertindak sebagai Ketua Bidang Program PAPPRI sekaligus Ketua Panitia Hari Musik Nasional ke-20 menjelaskan bahwa musik adalah medium yang paling bisa diterima oleh banyak kalangan lintas budaya dan agama. Karenanya, Once mengajak untuk melestarikan musik yang selama ini telah diterima dan menjadi perekat masyarakat Indonesia.
Sementara Direktur Fasilitas Riset LPDP Wisnu Sardjono Soenarso yang turut hadir dalam acara sosialisasi ini berharap tidak ada lagi para pegiat budaya yang kesulitan pendanaan ketika akan mengembangkan keterampilan dan risetnya di bidang seni budaya.
“Yang pasti pemerintah sudah hadir memberikan dana pada pegiat budaya. Semoga kita jadi tuan rumah di negeri sendiri dan tidak diongkosi oleh negara lain,” ujarnya sambil disambut meriah para penonton dan pegiat musik.
.jpg)
Sosialisasi beasiswa LPDP bersama PAPPRI kemudian ditutup dengan penampilan sejumlah penyanyi ternama seperti Andre Hehannusa, Once Mekel, Sara Fajira, Ita Purnamasari, grup musik Ki Ageng Ganjur, dan sejumlah pemusik lokal Surabaya. Dari pantauan di lapangan, tampak antusiasme para penonton dari awal hingga berakhirnya acara sekitar pukul 23.15 WIB. Turut hadir pula Kadisbudpar Jatim Hudiyono dan Wakil Walikota Surabaya Armuji dalam acara tersebut.
Acara perayaan HMN ke-20 bertajuk “Musik Indonesia Keren” yang dimotori oleh PAPPRI ini merupakan gelaran roadshow yang diadakan di empat kota, yakni Medan, Makassar, Manado, dan Surabaya. Selanjutnya, acara akan digelar di Jakarta pada Minggu (16/4).



