Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Berita

Kolaborasi LPDP-BRIN: G. A Siwabessy Memorial Lecture Undang Dua Ahli Radiologi dari Tsinghua University

Penulis
Tony Firman
Rabu,
6 Desember 2023

Jakarta, 5 Desember 2023 - Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan G.A. Siwabessy Memorial Lecture dengan mengundang Dr.-Ing. Yuliang Sun dan Dr. Jun Sun dari Tsinghua University untuk berorasi ilmiah terkait tenaga nuklir.

Bertempat di  Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, BRIN, keduanya berbicara banyak tentang kiprah penelitiannya dan perkembangan teknologi nuklir di Tiongkok dan dunia pada Selasa (5/12) pagi.

Dr.-Ing. Yuliang Sun memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknik nuklir dan mesin. Saat ini, Yuliang Sun menjabat sebagai Deputy Chief Engineer of the Institute of Nuclear and New Energy Technology, Tsinghua University. 

Karier Yuliang Sun banyak dihabiskan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi nuklir. Dia telah berkontribusi pada penelitian dan pengembangan teknologi reaktor berpendingin gas suhu tinggi (high temperature gas cooled reactor/HTGR) di Tiongkok. 

Yuliang Sun juga pernah menjabat sebagai anggota Technical Working Group of Gas-cooled Reactors - International Atomic Energy Agency (IAEA), anggota kelompok pakar (expert group) Generation IV International Forum, dan Director of Nuclear Power Division, IAEA.

Sedangkan Dr. Jun Sun memiliki latar belakang pendidikan teknik termo-fisika dan power engineering di School of Aerospace, Tsinghua University. Saat ini beliau menjabat sebagai Division Head of Reactor Physics, Thermal Hydraulics, and System Simulation of the Institute of Nuclear and New Energy Technology, Tsinghua University.

Jun Sun punya kiprah kontribusi pada penelitian dan pengembangan teknologi HTGR di Tiongkok. Minat utamanya adalah pendidikan, penelitian, dan pengembangan di bidang hidrolika termal reaktor, simulator reaktor nuklir, dan desain sistem nuklir tingkat lanjut.

Latar Belakang Penghargaan G.A. Siwabessy

LPDP turut mendukung program apresiasi talenta yang diberikan oleh BRIN. Melalui #UangKita yang dikembangkan lewat Dana Abadi Penelitian, LPDP mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,675 miliar untuk lima pemenang program Apresiasi Talenta Riset dan Inovasi, yaitu Sarwono Award, Habibie Prize, Indonesia Innovator Award, Nurtanio Award, dan Siwabessy Award.

Penghargaan G.A. Siwabessy diambil dari nama salah satu radiolog pertama di Indonesia. Pada tahun 1954, bangsa Indonesia khawatir dengan adanya percobaan-percobaan senjata nuklir di wilayah Pasifik setelah terjadinya Perang Dunia ke-2. Presiden Soekarno saat itu menunjuk GA. Siwabessy sebagai ketua panitia negara untuk melakukan penyelidikan radioaktivitet untuk mengetahui apakah Indonesia terkontaminasi debu radioaktif dari percobaan nuklir di Pasifik.

Saat itu, dilakukanlah penyelidikan di wilayah timur Indonesia dan ternyata tidak ditemukan adanya kontaminasi terhadap debu radioaktif tersebut.  G.A. Siwabessy sangat aktif terhadap perkembangan kenukliran, hingga diketahui bahwa pemanfaatan nuklir tidak hanya untuk persenjataan atau energi saja, namun untuk berbagai bidang, seperti bidang kesehatan, pertanian, peternakan, industri, dan lingkungan. 

Pada 1964, Presiden Soekarno menunjuk G.A. Siwabessy sebagai Menteri Badan Tenaga Atom Nasional, dan pada 1966 juga ditunjuk sebagai Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasa G.A. Siwabessy terhadap perkembangan kenukliran, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan G.A. Siwabessy Memorial Lecture Tahun 2023.

Selain G.A. Siwabessy Memorial Lecture, sebenarnya terdapat G.A Siwabessy Award yang merupakan penghargaan bagi tokoh yang mengukir berbagai prestasi dan temuan inovasi dalam dunia ketenagaan nuklir Indonesia. Namun, sampai dengan tahun kedua penyelenggaraan, belum ada sosok penerima penghargaan ini yang memenuhi kriteria penjurian.

Diharapkan melalui program beasiswa dan riset dari pendanaan LPDP akan mampu melahirkan para ahli nuklir Indonesia yang andal di masa mendatang. 

Berita Terkait

LPDP Kumpulkan 814 Pewawancara untuk Coaching dan Perkuat Kualitas Seleksi

Berita | 20-04-2026

LPDP Kumpulkan 814 Pewawancara untuk Coaching dan Perkuat Kualitas Seleksi

200 Mahasiswa President University Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Akselerasi Magister LPDP

Berita | 15-04-2026

200 Mahasiswa President University Antusias Ikuti Sosialisasi Beasiswa Akselerasi Magister LPDP

Beasiswa Akselerasi Magister, Peluang Emas S1 Lanjut S2 dan Sejumlah Pertanyaan yang Muncul

Berita | 10-04-2026

Beasiswa Akselerasi Magister, Peluang Emas S1 Lanjut S2 dan Sejumlah Pertanyaan yang Muncul