Sambas, 11 Februari 2025 - Komitmen Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk menjangkau beasiswa di daerah terdepan dan terluar Indonesia ditunjukkan dengan pemberian jalur khusus daerah afirmasi bagi para putra-putri setempat.
Kalimantan Barat adalah salah satu provinsi dengan kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia, tepatnya Kabupaten Sambas. Terdapat Pos Lintas Batas Negara Aruk sebagai pintu resmi penghubung mobilitas warga Indonesia ke Serawak wilayah Malaysia maupun sebaliknya.
Sambas sebagai wajah terdepan dan terluar dengan negeri jiran sudah saatnya meningkatkan pembangunan SDM unggul berkualitas guna memberikan percepatan wajah kemajuan. Dalam semangat tersebut, LPDP hadir langsung menyapa putra putri tumpuan masa depan Sambas di Politeknik Negeri Sambas guna memberikan materi Sosialisasi Beasiswa LPDP 2026 yang bertempat di Gedung Kuliah Bersama pada Rabu (11/2) siang.
Antusiasme yang sangat tinggi ditunjukkan oleh sekitar 200 para peserta yang hadir memadati bangku aula mulai dari mahasiswa, dosen, hingga perangkat pemerintah daerah setempat. Ratusan orang ini menyaksikan dengan seksama materi yang disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Kerjasama dan Pengembangan Beasiswa LPDP Agam Bayu Suryanto.
Kepada khalayak, Agam menjelaskan bahwa Kabupaten Sambas yang masuk Daerah Afirmasi karena berbatasan dengan negara lain ini memiliki banyak kemudahan dan kelonggaran persyaratan administrasi mendaftar Beasiswa LPDP dibanding jalur umum. Misalnya seperti syarat minimal IPK S2 adalah 2.5 dan 3.0 untuk S3, batas usia yang lebih panjang, dan bebas sertifikat bahasa Inggris untuk kampus dalam negeri.
“Syarat umum dilonggarkan, bagi adik-adik yang ambil S2 biasanya maksimal 35 tahun untuk adik-adik Sambas maksimal kita naikkan 47 tahun. Bagi yang ambil S3 biasa LPDP minta 40, bagi adik-adik Sambas maksimal kita kasih 50 tahun” ujar Agam yang disambut gemuruh tepuk tangan senang.
Agam juga memaparkan terkait kiat-kiat mendaftar beasiswa LPDP dan bagaimana seharusnya menampilkan keunggulan dari diri masing-masing calon pendaftar. Proses tanya jawab juga berlangsung penuh antusias yang menunjukkan minat tinggi para calon penerus kemajuan Sambas.
Lebih lanjut Agam mengatakan bahwa Poltesa dipilih karena memiliki pusat inkubasi dan entrepreneur yang dinilai sangat cocok untuk dilakukan pengembangan kapasitas SDM baik untuk mahasiswa lulusannya maupun para dosen pendidik.
Hadir dalam sambutan, Direktur Poltesa Yuliansyah mengatakan bahwa pihaknya sangat senang karena politeknik ini dipilih sebagai tempat penyelenggaraan sosialisasi Beasiswa LPDP 2026. Menurutnya ini adalah langkah jemput bola yang nyata dengan kepedulian LPDP mengunjungi langsung untuk memberikan informasi berharga bagi putra-putri Sambas.
“Luar biasa. Ini wilayah perbatasan, pihak LPDP datang langsung menyampaikan informasi, kesempatan mendapatkan peluang yang bisa didengar langsung oleh berbagai stakeholder, bukan hanya dosen kami, juga ada beberapa instansi Pemda, teman-teman dari Kabupaten Bengkayang juga tadi hadir di sini. Ini menunjukkan bahwa LPDP hadir, benar-benar hadir di wilayah 3T.” ujar Yuliansyah.
Kehadiran langsung LPDP ke Sambas dinilai menjadi motivasi besar karena mampu menggerakkan psikologis masyarakat bahwa mereka dijangkau dan diperhatikan secara langsung. Lebih lanjut Yuliansyah mengatakan bahwa pihak kampus akan terus mendorong agar kesempatan emas dengan segala relaksasi persyaratan pendaftaran ini dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh insan Poltesa maupun masyarakat luas.
“Jadi nanti kita akan memonitor, kita akan ingatkan supaya ada upaya pendekatan secara kuantitas pendaftar, baik dosen, maupun alumni tadi, baik di bidang STEM maupun SHARE mereka mendaftar, termasuk masyarakat sambas.” tutup Yuliansyah.
Kegiatan ini juga menghadirkan alumni penerima beasiswa LPDP yang kini berkiprah sebagai dosen Poltesa bernama Alvina Yolanda. Dosen di Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata ini membagikan ceritanya bagaimana ia mendapat Beasiswa LPDP pada tahun 2016 silam sekaligus memberikan kiat-kiat dalam mengikuti serangkaian seleksi.
Acara yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam ini diakhiri dengan sesi penyerahan plakat dan foto bersama. Seminar Beasiswa LPDP Tahap 1 2026 juga disiarkan langsung secara lengkap di kanal YouTube resmi Poltesa.



