Gedung Danadyaksa Cikini, Jl. Cikini Raya No.91A-D, Menteng, Jakarta Pusat
Call Center 134, +62-21-23507011
Penyesuaian kuota Beasiswa LPDP pada tahun 2025 bukan merupakan bentuk pengurangan permanen, melainkan langkah manajerial sementara sampai beberapa tahun ke depan. Menjaga keberlanjutan Dana Abadi Pendidikan di tengah meningkatnya permintaan dan pembiayaan on going.
Plt Direktur Utama LPDP Sudarto saat menjawab pertanyaan awak media sesaat setelah penyampaian paparan Media Gathering Kemenkeu pada Jumat (9/10) di Bogor. Foto oleh Diky Andika
Berita

Tidak Terdampak Kebijakan Efisiensi, LPDP Pastikan Penyaluran Beasiswa Tetap Optimal

Penulis
Tony Firman
Jumat,
10 Oktober 2025

Penyesuaian kuota Beasiswa LPDP pada tahun 2025 bukan merupakan bentuk pengurangan permanen, melainkan langkah manajerial sementara sampai beberapa tahun ke depan. Menjaga keberlanjutan Dana Abadi Pendidikan di tengah meningkatnya permintaan dan pembiayaan on going.

Jakarta, 9 Oktober 2025 - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan menegaskan bahwa penyesuaian kuota penerima beasiswa pada tahun 2025 bukan merupakan bentuk pengurangan permanen, melainkan langkah manajerial sementara untuk menjaga keberlanjutan dana abadi pendidikan di tengah meningkatnya permintaan dan dinamika pendapatan investasi.

“Bukan karena efisiensi pemerintah semata, tetapi karena kita ingin memastikan sustainability dana abadi pendidikan tetap terjaga. LPDP harus menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan keberlanjutan manfaat untuk generasi mendatang,” ujar Sudarto dalam Media Gathering LPDP bersama Kementerian Keuangan, Kamis (9/10) malam.

Sejak membuka layanannya pada 2013, LPDP telah menyalurkan lebih dari 55 ribu beasiswa individu dan 578 ribu beasiswa kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), serta 40 ribu beasiswa dengan Kementerian Agama (Kemenag).

Namun, peningkatan signifikan jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 78 ribu pendaftar tahun 2025, menyebabkan rasio kelulusan menjadi semakin kompetitif.

“Animo masyarakat luar biasa besar, tapi LPDP tidak bisa serta merta menambah kuota setiap tahun tanpa memperhitungkan hasil investasi dan saldo dana abadi. Kita sedang menjaga fondasi agar manfaat beasiswa ini tidak berhenti di satu generasi saja,” tegas Sudarto di hadapan puluhan awak media yang hadir.

LPDP memproyeksikan sekitar 4.000 penerima beasiswa baru tahun ini guna tetap menjaga keberlanjutan dan realisasi keuangan termasuk pembiayaan studi para penerima beasiswa yang masih on going.

“Jumlah (penerima beasiswa) yang kita terima di tahun ini dan tahun depan itu lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya (9.358 di 2023 dan 8.592 di 2024), tahun ini kita 4.000, tahun depan 4.000, mudah-mudahan nanti di tahun 2027 kita bisa kembali normal sekitar 6.000” jawab Sudarto saat ditanya awak media terkait kuota penerimaan Beasiswa LPDP.

Semua program Beasiswa LPDP, baik Reguler, Afirmasi, Targeted, maupun kerja sama dibiayai dari Dana Abadi Pendidikan (DAP) sebesar Rp126,12 triliun. LPDP memastikan bahwa seluruh kebijakan diambil dengan prinsip keadilan akses, keberlanjutan manfaat, dan akuntabilitas pengelolaan dana publik.

“DAP inilah jantung LPDP. Dana pokoknya tidak boleh berkurang, yang kita gunakan setiap tahun adalah hasil pengembangannya (yield investasi). Prinsipnya, kita menjaga agar manfaat beasiswa terus berputar lintas generasi,” ujar Sudarto.

Per 30 September 2025, total dana abadi pendidikan nasional yang dikelola LPDP mencapai Rp154,11 triliun, dengan Dana Abadi Pendidikan (DAP) sebesar Rp126 triliun, Dana Abadi Penelitian (DAPL) Rp12,99 triliun, Dana Abadi Perguruan Tinggi (DAPT) Rp10 triliun, dan Dana Abadi Kebudayaan (DAKB) Rp5 triliun. Realisasi hasil investasi mencapai 7,10% yang artinya melampaui target rata-rata Pedoman Kebijakan Investasi Pemerintah sebesar 6,30%

Kegiatan bertajuk “Media Gathering APBN 2026: Kupas Tuntas APBN 2026, Indonesia Mandiri, Tangguh, dan Sejahtera”  ini dihadiri oleh 26 media nasional cetak dan elektronik dengan 52 wartawan. LPDP sebagai satuan kerja non eselon di bawah Kementerian Keuangan hadir memberikan pemaparan materi.

Berita Terkait

The Future Fest 2026 Resmi Dibuka, LPDP dan Mata Garuda Dorong Talenta Indonesia Terhubung dengan Dunia Industri

Berita | 04-10-2026

The Future Fest 2026 Resmi Dibuka, LPDP dan Mata Garuda Dorong Talenta Indonesia Terhubung dengan Dunia Industri

LPDP Beri Dukungan Dana Apresiasi Talenta Riset dan Inovasi Siswa SMA dan Mahasiswa pada IRIFair 2026

Berita | 24-09-2026

LPDP Beri Dukungan Dana Apresiasi Talenta Riset dan Inovasi Siswa SMA dan Mahasiswa pada IRIFair 2026

Wawan Sunarjo Ditunjuk sebagai Direktur Investasi LPDP

Berita | 15-09-2026

Wawan Sunarjo Ditunjuk sebagai Direktur Investasi LPDP