Yogyakarta, 9 November 2023 - Di sela-sela Rapat Kerja Tahunan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), para pegawai dan jajaran direksi mengunjungi Desa Panggungharjo di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (9/11) pagi.
Desa atau Kalurahan Panggungharjo dipilih LPDP untuk dikunjungi dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) karena meraih predikat Desa Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 2021.
Diketahui Panggungharjo berhasil memenuhi lima indikator desa antikorupsi, yaitu penguatan tata laksana, penguatan pengawasan, Penguatan Kualitas Pelayanan Publik, Penguatan Partisipasi Masyarakat dan kearifan lokal dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi.
Tidak hanya menghadirkan integritas dan tata kelola yang mencegah terjadinya korupsi, berbagai program menarik untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa juga diselenggarakan.
Salah satunya yang menarik adalah program Satu Rumah Satu Sarjana. Program ini menyasar para orang tua buruh tani atau buruh bangunan yang bila dilihat dalam 10 tahun kedepan belum ada peningkatan kelas. Anak dari keluarga ini akan mendapat bantuan kuliah melalui Kartu Pintar dan pendampingan.
Sekretaris Desa Panggungharjo, Yuli Trisniati turut menyebut berbagai prestasi lainnya yang berhasil disabet seperti juara satu desa aman pangan 2021, salah satu BUMDes terbaik nasional, dan tahun ini masuk dalam 10 besar Justice Award di bidang hukum.
Kegiatan visit Desa Panggungharjo yang dikemas dalam acara seminar bertema “Sinergi berantas korupsi, untuk Indonesia Maju” ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto. Ia memaparkan bahwa penegakan integritas adalah kunci dalam mencegah korupsi.
"Saya senang sekali bahwa LPDP tidak hanya mengkampanyekan anti korupsi kepada para pegawai dan mitra kerja, tetapi juga kepada calon-calon awardee di kegiatan Persiapan Keberangkatan (PK). Kita menanamkan sejak awal kepada mereka karena kelak akan berperan sebagai penerus kepemimpinan" ujar Andin Hadiyanto.
Lebih lanjut Andin Hadiyanto menekankan tentang pentingnya mengelola keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi termasuk dalam pengelolaan Dana Abadi di Bidang Pendidikan.
Penggunaan uang negara yang optimal dan bebas korupsi tentunya akan membuka peluang kesempatan Pendidikan yang lebih baik dan masif kepada anak-anak Indonesia. Kunjungan ke desa anti korupsi ini sekaligus merupakan rangkaian menuju acara puncak Hari Anti Korupsi Sedunia di lingkungan Kementerian Keuangan pada tanggal 12 Desember 2023.



